Feb 28, 2014

Little Kid Amazes Costco Shoppers With Piano Skills

What Happened When A 4-Year-Old Asked NASA For Homework Help

Katy Perry's Dark Horse video angers Muslims

Insight Keok, Honda Segera Hentikan Produksinya

Kompas.com - Honda Motor Company diberitakan oleh Bloomberg hari ini, akan mengakhiri produksi mobil hibrida yang selama ini diandalkan untuk melawan Prius, yaitu Insight. Untuk itu, Honda meminta para dealer sejak November lalu tidak lagi memesan mobil hibrida tesebut. Sementara itu, Yuka Abe, juru bicara Honda di Tokyo, tidak mau berkomentar soal rencana ini termasuk model baru untuk mengganti Insight.

Insight diperkenalkan di Amerika Serikat pada 1999 di Amerika Serikat, 7 bulan lebih awal dari Prius. Namun Prius kemudian menjadi mobil hibrida terlaris sepanjang masa, dengan kumulatif penjualan sampai Januari lalu mencapai 3,19 juta unit

Sebaliknya, Insight keok dan hanya terjual 280.629 unit di seluruh dunia sebagai besar di Jepang. Di negari asalnya, Insight terjual 157.275 unit. Sementara Amerika Serikat sebagai pasar kedua, tahun lalu penjualannya anjlok 18 persen dan hanya, tinggal 4.802 unit. Akibatnya, Insight menjadi mobil nomor dengan penjualan paling rendah, jauh dibawah CR-Z, mobil hibrida Honda yang datang belakangan.

Yamaha Recall R1 Karena Masalah Lampu

Detik.com - Masalah penarikan kembali untuk diperbaiki atau recall kini menerpa pabrikan Yamaha. Produsen sepeda motor asal Jepang ini terpaksa harus menarik 2 motornya, yakni Yamaha YZF-R1 dan Super Tenere.

Dilansir laman ultimatemotorcycling.com, penarikan itu dilakukan karena Yamah R1 dan Super Tenere mengalami masalah pada lampu yang saat menyala terlalu panas.

Untuk Sport Bike, Yamaha R1 yang harus ditarik merupakan rakitan Oktober 2008 sampai Agustus 2013 dan untuk Super Tenere yang diproduksi Oktober 2011 hingga Agustus 2013.

Menurut pabrikan berlogo Garpu Tala ini, panasnya lampu ketika menyala itu bisa membuat soket bohlamnya meleleh dan menyebabkan lampu cepat rusak.

Rusaknya lampu itu bisa mengurangi kemampuan pengendara untuk melihat dengan jelas ketika berkendara di malam hari. Visibilitas akan terganggu sehingga risiko terjadinya kecelakan sangat besar.

Just A Terrifying Electrical Anomaly In Norway

First Ride Honda Supra X 125 FI, Feeling Berkendara Tak Banyak Berubah

Otomotifnet.com - Honda Supra X 125 FI sudah resmi dipasarkan. Bebek 125 cc ini kini dilengkapi dengan teknologi injeksi bahan bakar PGM-FI untuk menggusur karburator. Selain perubahan ini, desainnya juga ikut berubah lengkap dengan beberapa fitur anyar.

Padahal secara harga tidak jauh berbeda dari versi sebelumnya, Supra X 125 karburator dengan pelek palang dilepas Rp 16,15 juta, sedang Supra X 125 FI dengan pelek yang sama dijual Rp 16,4 juta. Naik Rp 250 ribu saja tapi banyak yang baru!

Yuk langsung dicoba!

Desain dan Fitur
Desain terbarunya mengusung konsep sporty dan mewah. Secara garis besar masih mirip Supra X 125 karburator yang ramping. Jadi sekilas memang mirip banget dengan Supra X 125 sebelumnya tapi lebih agresif dengan sudut-sudut tajam.

Coba perhatikan lampu sein depannya, lebih keren dan makin mewah. Di belakang, lampu rem-nya sudah LED 6 titik. Makin keren ketika melihat desain footstep pembonceng, knalpot dan juga area sayap yang dikonsep 3D.

Mata makin segar kala dihadapkan dengan panel meter yang memiliki desain baru. Spidometer ada di tengah sebagai pusat perhatian lengkap dengan iluminasi warna biru. Posisi gigi transmisi juga bisa dilihat di sebelah kanan, pada Supra X 125 sebelumnya ada di kiri. Sayangnya, panel digital yang dulu menampilkan data fuel meter dan odometer tidak ada lagi, pada model terbaru ini diganti analog pakai jarum.

Sedang untuk fitur, yang paling baru adalah power charger di boks bagasinya. Fungsinya tentu saja untuk mengisi ulang baterai handphone pengendara. Sebenarnya ini bukan yang pertama di Indonesia, TVS sudah lebih dulu memasang fitur serupa. Bedanya, yang ini disimpan di boks bagasi.

Fitur lainnya paling hanya kunci kontak yang kini menyatu dengan kunci pembuka jok juga ada gantungan barang dengan pengaman.

Riding Position & Handling
Duduk di atas joknya, hampir sama dengan Supra X 125 karburator. Feeling segitiga berkendara, setang, jok dan footstep hampir tidak ada yang berubah. Malah agar makin nyaman, Honda membuat tinggi joknya lebih rendah 0,6 cm. Rider berpostur 170 cm, pasti kakinya mampu menapak sempurna.

Satu-satunya yang membuat kurang nyaman adalah busa joknya keras. Awal-awal berkendara kurang nyaman, meski begitu Honda mengklaim saat jalan jauh enggak bikin punggung pegal. Masih perlu dicoba berkendara lebih lama, sabarnya tunggu sesi test ride-nya.

Hampir tidak ada jalanan rusak di area pengetesan. Jadi, suspensinya terasa empuk dan nyaman-nyaman saja. Meski begitu, saat buat boncengan masih berkesan telalu lembek. Soal handling mantab dan ringan. Berkelok di jajaran kun sangat mudah dilakukan.

Rem-nya juga sudah diperbaiki, kini kaliper depannya satu piston seperti Supra X 125 Helm-In PGM-FI. Saat tuas ditekan enggak keras lagi, dan pakem banget! Begitu juga dengan rem belakangnya yang sudah disk brake, komposisi kekuatan pengereman di roda belakang terbilang pas. Menggigit tapi enggak gampang terkunci.

Performa
Platform mesinnya lebih dekat pada Supra X 125 Helm-In PGM-FI. 125 cc 4-tak SOHC yang kini dilengkapi dengan injeksi PGM-FI. Dengan injeksi mesin ini diklaim lebih irit hingga 23 persen atau mencapai 61,8 km/liter dengan metode pengukuran ECE R40.

Meski begitu ada beberapa perbedaan seperti gear ratio yang lebih ringan. "Agar lebih responsif dan makin kuat nanjak," jelas Endro Sutarno senior trainer dari Astra Honda Training Center (AHTC) ketika ditemui di area test ride Supra X 125 FI kemarin (27/2)

Dan benar saja, responnya di putaran bawah terasa makin menyentak. Power di putaran tengah sampai atas juga tetap terasa. Sayang trek tidak terlalu panjang, baru masuk gigi 3 sudah tutup gas dan ngerem lagi hehee..

Kesimpulan sementara, tidak banyak perubahan pada feeling berkendara. Performa, handling dan kenyamanannya sudah sesuai dengan target marketnya selama ini. Jadi mereka para konsumen setia Supra X 125 FI tidak akan janggal mengendarai versi terbaru ini. Malah dimanja dengan desain dan fitur baru.

Spesifikasi :
Panjang x lebar x tingg: 1.918 x 709 x 1.101 mm
Jarak sumbu roda: 1.235 mm
Jarak terendah ke tanah: 136,5 mm
Berat kosong: 106 kg (CW) dan 103 kg (SW)
Kapasitas tangki BBM: 4 liter
Tipe mesin: 4-langkah, SOHC, Silinder tunggal
Volume mesin: 124,89 cc
Sistem pendingin: Udara
Sistem suplai bahan bakar: Injeksi PGM-FI
Diameter x langkah: 52,4 x 57,9 mm
Tipe transmisi: 4 kecepatan, rotary
Perbandingan kompresi: 9,3:1
Daya maksimum: 7,4 kW (10,1 PS) / 8.000 rpm
Torsi maksimum: 9,3 Nm (0,95 kgf.m) / 4.000 rpm
Pola pengoperan gigi: N-1-2-3-4-N
Tipe starter: Starter kaki dan elektrik
Tipe kopling: Multiple wet Clutch with Coil Spring
Kapasitas minyak pelumas: 0,7 liter pada penggantian periodik
Tipe rangka: Tulang punggung
Ukuran ban depan: 70/90 - 17 M/C 38P
Ukuran ban belakang: 80/90 - 17 M/C 44P
Tipe rem depan: Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Tipe rem belakang: Cakram hidrolik dengan piston tunggal (CW), teromol (SW)
Tipe suspensi depan: Teleskopik
Tipe suspensi belakang: Lengan ayun dengan suspensi ganda
Tipe Baterai / aki: MF 12V - 3.0 Ah
Tipe Busi: NGK CPR6EA-9 / ND U20EPR9

Feb 25, 2014

Nokia XL puts Nokia's Android on a 5-inch phone

Nokia X+ Dual SIM

And Here's The 'Super Mario'/'Seinfeld' Parody Nobody Expected

Chris Harris tests the McLaren P1 at Yas Marina track

Oli Bocor Honda Recall Honda CB500F, CB500X dan CBR500R

Otomotifnet.com - Tiga moge kelas menengah Honda CB500F, CB500X dan CBR500R keluaran 2013 di Australia ditarik kembali. Penyebabnya, terdeteksi ada ceceran oli yang merembes dari mesinnya.

Kampanye recall ini serupa dengan recall yang sama untuk CB400F, CB400X dan CBR400R di Jepang. Meski kapasitas mesinnya beda, tapi secara spesifikasi mesin sama saja.

Seperti dilaporkan Motorcycle.com, masalah pada mesin motor ini adalah di seputaran sil as rocker arm atau noken as. Sil yang dimaksud kemungkinan besar tidak melekat sempurna sehingga membuat oli mesin bocor.

Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat mengurangi pelumasan di area kepala silinder yang bisa menimbulkan kerusakan lebih parah. Honda di Australia akan melakukan pengecekan sekaligus penggantian sil pada mesin yang terdeteksi mengalami kerusakan.

Gratis, Office Online Siap Saingi Google Drive

Kompas.com - Microsoft telah membawa aplikasi produktivitasnya, Office, ke internet sejak lama. Layanan yang bisa diakses melalui internet tersebut diberi nama Office Web Apps. Namun, belakangan ini Microsoft merombak namanya menjadi lebih sederhana dan mudah dimengerti.

Dalam posting-an blog resmi Office pada Rabu (19/2/2014), Microsoft menjelaskan bahwa perubahan tersebut untuk menghilangkan kebingungan penggunanya. Menurutnya, nama Office Web Apps terlalu rumit dan membingungkan.

Saat menyebut Office Web Apps, pengguna mungkin akan bertanya-tanya, apakah itu sebuah produk lain Microsoft, apakah mereka sudah meng-install-nya di PC mereka atau harus mengunduh aplikasinya terlebih dahulu untuk bisa menggunakannya.

Karena itu, Microsoft menyederhanakan nama Office Web Apps yang kini disebut Office Online. Sederhananya, ini adalah versi online dari Microsoft Office. Pengguna tidak butuh meng-install atau mengunduh aplikasi, yang mereka butuhkan hanyalah web browser.

Layanan Office Online dari Microsoft selama ini memang belum diketahui banyak orang karena tersembunyi di balik layanan cloud OneDrive, nama baru untuk SkyDrive yang juga baru diperkenalkan Microsoft.

Sebelumnya, pengguna harus mengakses OneDrive dengan akun Microsoft mereka terlebih dahulu untuk membuat atau membuka dokumen.

Kini, pengguna cukup membuka situs Office.com dan langsung bisa menggunakan versi online dari Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote secara gratis. Syaratnya, pengguna wajib menggunakan akun layanan Microsoft, Outlook, atau Hotmail.

Fitur Office Online tersebut kini diletakkan di halaman depan sehingga mempertegas layanan apa saja yang diberikan Microsoft.

Microsoft juga menambahkan fasilitas App Bar di bagian atas untuk beralih antara layanan Outlook.com, OneDrive, atau Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote Online dengan mudah.

Dengan proses rebranding tersebut, Microsoft siap bersaing dengan Google Drive yang juga memiliki fungsi yang serupa, yaitu tool produktivitas yang tersimpan dalam komputasi awan.

Feb 23, 2014

BBM Hadir Juga di Android Gingerbread

Kompas.com - Sesuai janjinya akhir Januari lalu, hari Rabu (19/2/2014) ini, BlackBerry meluncurkan aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger untuk sistem operasi Android lawas "Gingerbread".

BBM untuk Android sudah bisa diunduh di toko aplikasi Google Play Store. Bisa pula diperoleh dengan mengakses situs www.BBM.com dari ponsel Android yang bersangkutan.

BBM bisa dijalankan pada OS Android "Gingerbread" mulai versi 2.3.3 ke atas.

Sebelumnya, aplikasi BBM hanya bisa dijalankan pada smartphone yang dilengkapi OS Android "Ice Cream Sandwich" (versi 4.0) ke atas. Kini, para pemilik perangkat "Gingerbread" bisa ikut nimbrung dalam percakapan di aplikasi chatting populer itu.

OS Android Gingerbread sendiri hingga kini memang masih banyak digunakan, meski sudah berumur tiga tahun sejak diluncurkan pada Februari 2011.

"Dengan senang hati, kami menyambut banyak pengguna baru ke komunitas BBM, lewat 21 persen basis pengguna Android di seluruh dunia yang menjalankan Gingerbread," ujar kepala produk dan pemasaran BBM, Jeff Gadway, dalam sebuah posting di blog BlackBerry.

Dengan kata lain, Jumlah gadget berbasis "Roti Jahe" yang beredar hingga kini mencapai seperlima dari total populasi perangkat Android. Angka tersebut bahkan masih lebih besar dibandingkan Android "Ice Cream Sandwich" yang lebih baru dari Gingerbread.

Nintendo Teases First ‘X’ Gameplay Footage, and It’s Looking Very Xenoblade Chronicles

U.S. Navy to Zap Enemies With Futuristic Laser

Cnn.com - The future has arrived at the U.S. Navy, which will begin deploying lasers this year and an electromagnetic rail gun within two years.

The laser will be set up on the transport dock USS Ponce in the Persian Gulf. One single sailor can operate the device, which can burn through targets and fry electronics with beams that are invisible to the human eye. The laser is designed to shoot down aerial drones and disable swarming speedboats.

Besides its ability to be fired continuously, the biggest advantage of the laser is that it’s cheaper to use than missiles and smart bombs. The downside is that the laser is a lot less efficient if there’s rain, dust or turbulence in the atmosphere.

The Navy is also working on getting electromagnetic rail guns ready for deployment. The rail guns, which fires projectiles at six or seven times the speed of sound, are meant to replace or supplement traditional firearms.

Researchers grow human lungs in lab for first time


Foxnews.com - In a breakthrough that could one day revolutionize transplant medicine, researchers have successfully grown human lungs in a lab for the first time, Medical News Today reported.

Using portions of lungs from two deceased children, researchers from the University of Texas Medical Branch in Galveston created a scaffold-like structure by stripping one set of lungs down to just collagen and elastin – the main components in connective tissue. 

The researchers then gathered cells from the other set of lungs and applied them to the scaffolding, before placing it in a chamber filled with nutritious liquid. Four weeks later, the team had a complete human lung – and they were able to successfully repeat the procedure using another set of lungs.

The researchers first developed this technique in 2010, and have since tested the method on rat lungs and pig lungs before testing it on human lungs.

"It's taken us a year to prove to ourselves that we actually did a good job with it. You don't run out immediately and tell the world you have something wonderful until you've proved it to ourselves that we really did something amazing,"  researcher Dr. Joan Nichols said.

Though the researchers are excited about their discovery, they said it could take a minimum of 12 years before the use of lab-generated lungs in human transplants becomes a reality.

Hindari Aki Meledak Saat Pasang "Jumper"

Kompas.com - Aki soak dan tak mampu menyalakan mesin mobil? Sebagai solusi sementara, kerap digunakan teknik jumper (jump start). Istilah mudahnya, tindakan ini dilakukan untuk mengalirkan listrik dari baterai lain ke baterai mobil yang soak dan dipakai untuk menyalakan mesin. Alatnya dinamakan kabel jumper.

Meski demikian, untuk melakukannya tidak bisa sembarangan. Banyak orang awam yang asal menyambung aki mobil yang soak dengan aki mobil lain tanpa teknik. ”Kalau salah memperlakukan, akibatnya bisa korslet atau bahkan meledak,” terang Tunjung Pangajom, Service Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI), kepada KompasOtomotif, (13/2/2014).

Lalu, bagaimana langkah yang benar, berikut penjelasan singkat dari Tunjung:

Cara men-jumper:
1. Pastikan battery/aki yang akan digunakan sebagai battery booster (sumber) bertegangan 12V.

2. Jika battery booster-nya menggunakan kendaraan lain, pastikan kedua kendaraan tersebut tidak saling bersentuhan. Matikan semua beban mesin di kendaraan booster (lampu, audio, dsb) lalu matikan mesin kendaraannya.

3. Sambungkan kabel jumper dengan urutan seperti berikut (lihat gambar).
- Sambungkan salah satu ujung kabel pertama ke terminal positif aki yang soak (1).
- Sambungkan ujung yang lainnya ke terminal positif pada battery booster (2).
- Sambungkan salah satu ujung kabel kedua ke terminal negatif pada battery booster (3).
- Sambungkan ujung kabel yang lainnya ke komponen metal yang padat, stasioner dan terbuka (contoh, bagian depan baut dudukan mesin) jauh dari battery yang soak (4).
Pada saat proses penyambungan, usahakan ujung kabel tidak bersentuhan dengan logam atau penghantar listrik, karena akan menimbulkan setrum.

4. Hidupkan mesin pada kendaraan yang digunakan sebagai battery booster dan biarkan beberapa saat. Besarkan bukaan gas dengan menginjak pedal, dan tahan di atas 1.000 rpm. Kemudian hidupkan kendaraan yang mengalami soak

5. Setelah mesin hidup, lepaskan kabel jumper secara hati-hati dengan urutan kebalikan dari cara pemasangan (4 – 3 – 2 – 1)

Peringatan:
1. Jangan sampai terminal positif battery terhubung dengan benda metal besi. Hal ini akan menimbulkan bunga api. Masalahnya, bunga api di dekat cell battery sangat berbahaya. Gas hidrogen yang dihasilkan selama aki bekerja normal bisa menimbulkan ledakan dan luka bakar serius. Saat bekerja dekat dengan aki, jangan sampai alat kerja yang terbuat dari metal terhubung ke terminal positif dan negatif.

2. Jauhkan semua api, termasuk rokok dan percikan api dari cell battery yang terbuka.

3. Jangan men-jumper dengan aki yang beku atau aki dengan cairan yang sangat rendah. ”Ini juga berbahaya, berpotensi meledak dan mengakibatkan cedera serius,” kata Tunjung.

4. Sambungkan kabel negatif ke titik ground yang baik dan jauh dari aki.

5. Jauhkan kabel jumper dari komponen-komponen bergerak (misalnya: V-belt, motor fan, dsb).

Feb 18, 2014

Ini Komponen Honda CB150R StreetFire yang Rusak

Detik.com - Honda mengakui ada komponen yang rentan rusak pada sistem suspensi tunggal Pro-Link di motor CB150R StreetFire. Kerusakan komponen tersebut cukup fatal bahkan motor bisa kehilangan keseimbangan.

GM Technical Service Division AHM, Wedijanto Widarso menjelaskan pemeriksaan pada beberapa motor sport CB150R StreetFire karena ada kerusakan di bagian monosok tepatnya pada pro link.

"Pemegang monosok, itu Pro-Link-nya, dudukan suspensi," kata Wedijanto.

Menurutnya ada ketidaksempurnaan ketika proses perakitan komponen tersebut di pabrik Honda. Honda sendiri sudah melakukan pemanggilan konsumen sebagai bentuk tanggung jawab AHM.

"Pada proses penyatuan komponen kurang bagus," ucapnya.

Konsumen yang mendapat surat panggilan diharapkan Honda segera datang ke diler resmi Honda untuk dilakukan pengecekan.

Jika ada komponen swing arm yang bermasalah maka akan diganti dengan yang baru, namun kalau tidak ada masalah berarti dipastikan swing arm tersebut aman.

Lama pengecekan ini memakan waktu sekitar 1,5 jam. Konsumen dipastikan tidak dikenakan biaya sepersen pun.

Feb 14, 2014

High Schooler With Cognitive Disorder Finds Out He's Made The Basketball Team's Roster

WAOW - Newsline 9, Wausau News, Weather, Sports

College A Capella Group Serenades Students Just In Time For Valentine's Day

Yuk, Periksa Gratis CB150R StreetFire

Kompas.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar kampanye pemeriksaan gratis terhadap Honda CB150R StreetFire di seluruh Indonesia. Pemeriksaan ini menjadi bukti tanggung jawab agen tunggal pemegang merek (ATPM) terhadap keselamatan dan kenyamanan konsumen di Indonesia.

Dijelaskan, ada puluhan ribu StreetFire yang dicurigai memiliki kelainan pada lengan ayun. Dalam kondisi terburuk besi as bisa patah dan membahayakan konsumen ketika berkendara. Tapi, AHM menegaskan belum ada kecelakaan atau korban menyangkut masalah ini.

"Ini bukan silent recall karena sifatnya terbuka. Setiap konsumen diundang datang, dan akan kami jelaskan maksud dari pemeriksaan ini apa," jelas GM Technical Service Division AHM, Wedijanto Widarso kepada KompasOtomotif, Kamis (13/2/2014).

Semua konsumen pemilik StreetFire yang dicurigai bermasalah akan dihubungi oleh pihak dealer di seluruh Indonesia. Tapi, untuk lebih pasti setiap konsumen juga bisa langsung menanyakan ke semua AHASS yang beroperasi. "Perbaikan akan memakan waktu sekitar 1,5 jam, tapi dengan perjanjian terlebih dahulu untuk menyiapkan suku cadang pengganti. Akan kami periksa semua, kalau ada yang bermasalah akan diganti kalau tidak berarti dipastikan aman," beber Wedijanto.

Tabu
Langkah mengumumkan secara terbuka kampanye pemeriksaan gratis ini, memang patut dilakukan jika ditengarai ada masalah pada produk. Meski belum ada peraturan resmi menyangkut penyelesaian masalah seperti ini. Istilah recall yang selama ini tabu dan cenderung ditutup-tutupi, seharusnya dilihat justru sebagai bentuk tanggung jawab produsen ke konsumen.

"Permasalahan ada pada unit produksi sebelum Desember 2013, jadi setelah itu semua StreetFire dipastikan aman dari masalah," lanjut Wedijanto.

Nah, sekarang bagi Anda pemilik CB150R StreetFire segera periksakan ke jaringan bengkel remsi (AHASS) terdekat!

Honda Geser Yamaha dari Takhta Sport

Kompas.com - PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil menggeser sementara Yamaha dari takhta sport di pasar sepeda motor nasional. Faktanya memang Honda berhasil menjual lebih banyak dari rival abadinya, meski hanya terpaut sekitar 2.300 unit.

Dalam keterangan resminya, AHM mengaku berhasil menjual 32.399 unit di segmen sport, menikmati pangsa 46 persen. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat Yamaha menempel ketat dengan 30.067 unit atau menguasai 42,3 persen pangsa pasar. Sementara itu, total penjualan sepeda motor sport (semua merek) pada bulan pertama 2014 tercatat 70.938 unit, turun 6 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar 75.418 unit.

"Ini adalah awal yang baik bagi bisnis kami pada 2014, dengan berhasil memimpin segmen motor sport pada bulan Januari. Kami berharap dapat berlanjut di bulan berikutnya," ungkap Thomas Wijaya, Wakil GM Divisi Penjualan AHM, dalam keterangan resminya, Rabu (12/2/2014).

Honda berhasil memperbesar penjualan di segmen sport, dengan mengandalkan empat model di kelas 150 cc sebagai pasar terbesar, yakni Verza 150, New MegaPro, CB150R StreetFire, dan CBR150. Sementara itu, Yamaha hanya mengandalkan dua model di kelas ini, dengan Byson dan V-Ixion.

Naik
Total penjualan (semua model) Honda pada Januari 2014 juga cukup memuaskan dengan hasil 367.069 unit atau mendominasi 63,26 persen terhadap total pasar nasional, yakni 580.288 unit. Dari segmen bebek, penjualan tercatat 59.023 unit (46,3 persen), sedangkan dominasi skutik makin tak terbendung. Honda menguasai 72,2 persen pasar dengan 275.647 unit.

"Hasil positif di setiap segmen sepeda motor nasional merupakan wujud mimpi konsumen yang kami berikan," tutup Thomas.

Jutaaan Unit Toyota Prius Bermasalah

Kompas.com - Toyota Motor Corporation mengumumkan kampanye perbaikan massal (recall) terhadap 1,9 juta unit Prius di seluruh dunia. Terindikasi adanya kerusakkan pada piranti lunak (software) yang digunakan untuk mengatur konverter tenaga, berpotensi mengakibatkan mobil berhenti seketika.

Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, Toyota memutuskan untuk memanggil semua pelanggan ke jaringan bengkel untuk melakukan pengecekkan. "Karena dalam skenario terburuk, mobil bisa berhenti ketika berjalan dan ini menyangkut masalah keselamatan, ini alasan mengapa kami segera mengumumkan recall," jelas juru bicara Toyota di Tokyo, dilansir Japan Today (12/2/2014).

Toyota mengaku belum ada kecelakaan yang terjadi karena masalah ini. Dari pantauan, masalah yang kerap timbul karena kerusakkan ini adalah menyalanya lampu peringatan dan mengaktifkan moda berkendara failsafe. Dalam situasi ini mobil tetap bisa jalan, tetapi tenaga yang dimiliki berkurang. "Gejala awal akan melambat laju, kemudian akhirnya berhenti total," lanjut juru bicara Toyota.

Sebelum dilakukan recall, sudah tercatat lebih dari 400 kejadian, termasuk 300 di Jepang dan 90 lainnya di Amerika Utara. Recall terbesar terjadi di Jepang, meliputi 997.000 unit, disusul Amerika Utara (713.000 unit), sisanya di Eropa, Timur Tengah, dan China.

Sebelumnya, mobil hibrida ini pernah direcall tahun lalu (2013) dan 2010 karena masalah lain. Tapi, pengumuman terbaru ini merupakan kasus yang terbesar karena dicurigai menjangkit ke seluruh Prius yang dijual di pasar global.

Sony: Umur PlayStation 3 Masih Panjang

Detik.com - Banyak anggapan bahwa PlayStation (PS) 3 bisa langsung tergantikan setelah kedatangan PS4. Hal itu ternyata salah karena menurut Sony, PS3 masih berumur panjang.

PS3 memang terbilang sudah uzur, usianya saja sudah mencapai 7 tahun. Jadi memang wajar jika banyak gamer yang menggap era konsol itu sudah habis.

Menurut John Koller, Marketing Executive Sony Hardware, meski terkesan jadul namun PS3 diprediksi masih layak dipakai hingga beberapa tahun ke depan.

"Kami rasa platform tersebut (PS3-red) masih bisa bertahan 3 sampai 4 tahun ke depan, karena kami masih memiliki banyak line-up game tahun ini," kata Koller, seperti dikutip detikINET dari Gamespot, Kamis (13/2/2014).

Ya, sepanjang 2014 ini Sony memang berjanji akan merilis beberapa game kelas atas untuk PS3. Sebut saja Destiny, Sniper Elite 3, Metal Gear Solid: Ground Zeroes dan Watchdog. Selain itu, penjualan PS3 hingga akhir 2013 juga masih terbilang baik.

Feb 12, 2014

This Barn Owl Attacking In Slow Motion Is Mesmerizing

Is it game over for Nintendo?

Cnn.com - Nearly 30 years ago, Nintendo essentially gave the videogame industry a new life, and a second chance. In 1985, when the original Nintendo Entertainment System debuted at the North American International Toy Fair, no one even wanted to think about videogames after the great crash that saw revenues fall from $3.2 billion in 1983 to just $100 million in 1985.

Fast-forward to 2013. The industry has "leveled up," so to speak, to $93 billion in 2013 -- and according to research from Gartner, that figure could reach $111 billion by 2015. The question now is whether Nintendo will still be a part of it. The company, which was founded in 1889 as a playing-card maker, has had to reinvent itself over the years. It may need to do so again as it faces declining sales of its Wii U videogame console.

Last month, Nintendo president Satoru Iwata announced that the company had revised its full-year consolidated financial forecast for the fiscal year ending Mar. 31, 2014. Its new outlook was not good: Nintendo cut its forecast for its Wii U's annual sales by more than two thirds, from 9 million to 2.8 million, and also halved the projection for game sales to just 19 million units. The Wii U, which came out in November 2012, is far from the hit that was the original Wii, which came out in 2006 and has sold more than 100 million units worldwide.

However, part of Nintendo's woes could be that the original Wii sold well, but didn't exactly result in massive subsequent software sales, which is what any videogame hardware maker wants -- and even has to see. "The whole point of a hardware play is to sell software," independent videogame analyst Billy Pidgeon said. "Nintendo does make money on the hardware while others don't, but in the end that is really inconsequential."

The original Wii did have a great install base, but that wasn't enough, Pidgeon said. "They had so much hardware out there that it should have moved a lot more software," he said. "There were far too many cases where the Wii was bought by people who just played the one game that came with it."

Since the January announcement, the question has been raised: Should Nintendo stick with its strategy and try again, or move on to a different approach? (Is the princess in the next castle?) Since the mid-January statements by Iwata, there has been chatter that the company could shift its focus to developing games for other devices. Piers Harding-Rolls, director of games research at IHS Technology, said that this could lead to short-term revenue growth as Mario and friends move to mobile devices and tablets. But it appears that the company has already opted to stick to its core strategy.

"Nintendo, similar to Apple (AAPL), Google (GOOG), and perhaps even Valve, follows its own product development path and is reticent to follow market trends where it can only make a marginal impact," Harding-Rolls noted in his market insight report. "A short-term, or marginal impact is not aligned to its long-term strategic goals where it seeks to make relatively big bets around innovation, which increases risk but offers significant rewards."

Nintendo has acknowledged that the Wii U is in a terrible position, Harding-Rolls said, but the company has ruled out any short-term fixes such as lowering the price. Instead, Nintendo may seek to concentrate on accessories such as the Wii U GamePad. But that could do little to solve the problems even in the short term.

"These improvements are welcome for a platform struggling in the market, but appear 'bitty' or piecemeal and less than comprehensive," Harding-Rolls added. "There was no mention of significant further investment in marketing to actually tell consumers what the Wii U is, and to make it clear it is different to the Wii."

While Nintendo had a year's lead over rivals Microsoft (MSFT) and Sony (SNE), which each respectively launched next-generation videogame systems last November, it isn't likely that Mario will show up on those systems anytime soon.

"For Nintendo, its game franchises and hardware are joined at the hip. Nintendo is a game maker, and hardware is the vehicle to sell its own games," videogame analyst George Chronis of DFC Intelligence told Fortune. "That is a philosophy that is directly at odds with Sony and Microsoft which are in the business to sell hardware and create first-party games to further the selling of their consoles."

Since the release of the Nintendo 64 in 1995, the company has taken a strategy that does not require it to invest heavily in high-performance hardware. "To compete with Sony and Microsoft in developing bleeding-edge consoles was seen as a costly waste of capital," Chronis added. "So with both the GameCube and the Wii, Nintendo could operate with negligible R&D and production costs compared to Sony and Microsoft. The decision taken during the development of the Wii was to target mainstream consumers that were not already Xbox or PlayStation owners with easily accessible games that were fun to play, and were novel thanks to the advent of motion control input. The Wii turned out to be a tremendous success and won the last cycle."

But that success could be misleading.

"It depends on how you define success," Pidgeon said. "What you need to look at is the active install base, and whether people are buying multiple software titles. This certainly wasn't the case with the Wii."

The lack of software sales even resulted in some third-party publishers pulling back support. Electronic Arts (EA) has all but officially pulled support for the Wii U after releasing a number of high-profile launch titles for the system as it failed to catch on with gamers. Without high-profile titles in the pipeline, sales of the Wii U hardware continue to remain sluggish.

"That is the other big issue for Nintendo," Pidgeon said. "They haven't created a compelling business opportunity for third party." Meanwhile, a new Smash Bros. and Mario Kart -- both Nintendo titles -- are under development.

"These new initiatives are unlikely to provide an immediate or significant financial turnaround, but they will consume research and development budgets in quick time," Harding-Rolls said. Nonetheless, "this dependence on innovation and individuality is core to the company staying relevant beyond the short term and protecting the Nintendo brand value."

Twitter Tests Facebook-Style Design

Time.com - Twitter is testing a totally new design on its website that will actually make it look like rival Facebook.

An editor at Mashable first reported a major update to his Twitter profile page Tuesday, which appears to emphasize photo sharing and makes the website look more like other social media platforms. A little while later, a TIME.com editor noticed the same redesign showing up on his account as well.

Twitter declined to comment on the redesign. However, in a blog post from last September, the company wrote that it is “constantly” testing changes to its website on select groups of users.

“We are constantly evolving the product,” Twitter’s VP for engineering said. “Some changes are visible –– they may help you protect your Twitter account or make it easier to share photos; others are under-the-hood changes that help us suggest relevant content in real time and make Twitter more engaging.”

Twitter recently unveiled a separate new design to all its users, not long after the company’s Feb. 5 earnings call with analysts revealed its user base may be plateauing.

Burger King beefs up Big King, tops Big Mac

Usatoday.com - Burger King's found a new way to pull McDonald's chain.

The No. 2 burger chain has just made its new Big King burger bigger than the Big Mac. And on Monday evening, it will start bragging about that in advertising.

The move comes three months after Burger King rolled out its Big Mac-buster, dubbed Big King. The enlarged Big King beef will weigh in (uncooked) at 4 ounces, vs. 3.2 ounces for the beef on the iconic McDonald's burger that it mimicked, the Big Mac.

In the past year, Burger King has been on a new product tear — including several specifically devised so that the increasingly competitive chain could thumb its nose at McDonald's. In the past year, it also rolled out a Rib Sandwich to compete with the McDonald's McRib sandwich. And it rolled out Satisfries, a new version of its french fries with fewer calories.

It's very rare for a chain to increase the size of a core product and not increase price. But the Big King, made with two beef patties, lettuce, onions and sauce on a three-layer sesame seed bun, will still sell for $3.69. It's also currently part of a two-for-$5 promo.

"At Burger King, we know that size matters," says Alex Macedo, president of Burger King North America, in a phone interview. "This allows us to give even more value."

At least one industry consultant thinks that Burger King could be on to something — so long as it ultimately moves beyond mimicking McDonald's products. "It will drive some business," says Dennis Lombardi, executive vice president of food service strategies at WD Partners, a restaurant consulting firm. "Singles and bunts aren't so bad in our business."

But Burger King's Macedo says this is much more than a bunt. He says Burger King plans to expand its Big King platform with more innovation, though he declined to be specific. "We're testing a lot of things," he says.

When it recently tested the newly enlarged Big King burger at 200 restaurants in South Florida, guest satisfaction scores jumped more than 10%, he says. "Increasing the amount of beef makes a big difference."


Executives at McDonald's declined to comment on Big King. But, spokeswoman Lisa McComb did note, "the Big Mac remains a beloved iconic menu item at McDonald's."

Big King's big differentiator from the Big Mac: fire-grilling. That's what Burger King will continue to stress in its advertising. But it's going up against the Holy Grail of burgers. Since it went national in 1968, the Big Mac is widely viewed as one of the most successful burgers in fast-food history. Even at the risk of converting some of its current Whopper customers into Big King fans, Burger King continues to heavily push its new burger.

But McDonald's is hardly ignoring the competition. While there are no national promotions for Big Mac at the moment, in some regional markets, the burger giant has recently offered special deals in which customers get a second Big Mac for 1 cent when they purchase one at the regular price.

Samuel L. Jackson Slams News Anchor After He Confuses Actor With Laurence Fishburne—Watch the Cringe-Worthy Exchange

The Army Just Built a Whole Town for Super-Real Training

Medium.com - The U.S. Army has finished building a 300-acre training area that’s pretty much a miniature city meant to be shot up and blown up in the interest of combat readiness.

The Asymmetric Warfare Training Center at Fort A.P. Hill in Virginia cost $96 million and is designed to “replicate complex operational environments,” according to the Army’s Asymmetric Warfare Group, which “owns” the training site.

In addition to the usual firing ranges and administrative facilities, the AWTC has a number of full-size structures, said to include a five-story embassy, bank, school, subway station, train station, helicopter landing zone, bridge and more.

Video footage from the January opening ceremony also shows a church, although it’s unclear whether this is one of the training structures. All of the buildings appear to be highly realistic, especially when compared to other urban training facilities that rely heavily on simple, generic structures—often made of plywood.

For example, the subway station features rail cars either purchased straight from Washington, D.C.’s Metropolitan Area Transit Authority—or modeled to look like them, right down to the logos. Real rail cars also feature in the above-ground train station.

The facility fits with the Asymmetric Warfare Group’s mission. AWG stood up in 2006 to help the Army counter Improvised Explosive Devices in Iraq and Afghanistan. The group’s responsibilities have broadened since then. It helps develop doctrine and training for counter-terrorism, the protection of critical infrastructure like power grids and dealing with Weapons of Mass Destruction.

AWG has also helped train foreign commandos. In 2012, for instance, the group worked with Lebanese Special Operations Forces.

At the January ceremony, Col. John P. Petkosek—AWG’s commander—highlighted this broad mission. “This is a place where we can be creative and you can come up with solutions to problems we don’t even know we have yet.”

Other units will no doubt make use of the unique facilities. Special Operations Forces in particular prefer to train in places that closely model real battlefields. In just the last few months, Fort A.P. Hill has hosted training events for Army Special Forces and the Marines.

It’s even possible that the Marines’ November exercise, which involved protecting a mock embassy, used a structure built for the AWTC before the center’s official completion.

Officer Stops To Be Quarterback In Neighborhood Kids' Football Game

Philadelphia News, Weather and Sports from WTXF FOX 29

Feb 9, 2014

Aturan Membekukan dan Mencairkan ASI Perahan

Kompas.com - Air susu ibu (ASI) memiliki sejuta manfaat untuk bayi, tak hanya menyehatkan dan baik untuk perkembangan dan pertumbuhan otak, tapi juga membuat bayi lebih kuat, lincah dan semangat.

Namun dilemanya sebagai seorang ibu bekerja, pastinya Anda tak bisa setiap saat memberikan ASI segar secara langsung pada si kecil. Akhirnya, Air Susu Ibu Perahan, yaitu ASI yang disimpan dalam lemari pendingin menjadi solusi yang diterapkan oleh sejumlah ibu aktif, apakah salah satunya Anda?

ASI perahan yang dipompa dan dibekukan ini,  biasanya hanya boleh digunakan hingga beberapa jam ke depan, dengan catatan cara serta tempat penyimpanannya tepat dan kondusif.

Berikut beberapa aturan menyimpan ASI yang aman, seperti dikutip dari situs MayoClinic :

Aturan wadah dan tempat menyimpan ASI

Sebelum memompa ASI, seorang ibu wajib membersihkan tangan mereka hingga benar-benar bersih dan steril. Hal lain yang tak kalah penting, ibu juga harus cermat dalam memilih tempat untuk menyimpan ASI. Pilihlah yang bermaterial dasar kaca atau plastik kedap udara. Sebelum berangkat kerja, periksa kembali tempat penyimpanan ASI, apakah masih dalam keadaan tertutup rapat atau renggang.

Ingat, jangan sekali-kali menyimpan ASI di dalam botol susu sekali pakai dan plastik yang digunakan untuk keperluan umum rumah tangga lainnya.

Aturan menempelkan label

Biasakan untuk menempelkan label yang memuat keterangan waktu kapan ASI dipompa dan disimpan. ini sangat berguna untuk mengindentifkasikan sudah berapa lama ASI berada dalam freezer. Sehingga, Anda bisa mengalkulasikan secara akurat, apakah ASI masih layak untuk dikonsumsi bayi atau tidak. 

Aturan suhu dan temperatur

Sebelum membekukan ASI, ibu wajib mendinginkannya dahulu di dalam kulkas. Setelah dingin, baru pindahkan ke dalam freezer. Disarankan untuk menyimpannya di bagian paling dalam, di mana temperatur berada di suhu paling dingin. Tujuannya, supaya ASI dapat bertahan lama saat dibekukan dan tidak terkontaminasi unsur atau partikel lain yang terdapat di sekitarnya. Suhu penyimpanan dalam kulkas harus bersuhu 4 derajat celcius dan maksimum lima hari.

Aturan mencairan ASI perahan

Pilih ASI yang paling beku dan lama tersimpan, lalu satu malam sebelum ASI digunakan, pindahkan ASI dari freezer ke dalam bagian kulkas yang tidak terlalu dingin.  Jika tidak merepotkan, bisa juga dengan memindahkannya ke dalam baskom berisi air hangat  Sesaat sebelum diberikan kepada bayi, aduk gumpalan krim ASI yang berada di bagian atas botol dengan lembut hingga merata. Jangan sesekali mengocok botol ASI, mencairkannya dalam microwave atau dipanaskan dalam kompor. Karena menurut beberapa penelitian, proses pemanasan yang instan dapat mematikan khasiat antibodi pada ASI.

Segera berikan ASI yang telah mencair ini pada bayi Anda, waktu kadaluarsanya adalah 24 jam. Bila bersisa, segera buang karena dilarang keras untuk kembali membekukan sisa ASI perahan!

Aston Martin tarik ribuan kendaraan

Detik.com - Produsen mobil mewah Aston Martin menarik lebih dari 17.000 mobil karena pedal gas yang mungkin cacat.

Pembuat mobil asal Warwickshire, Inggris itu menarik sekitar 75% dari mobil-mobil yang diproduksi sejak 2007.

Aston Martin mengatakan penarikan kendaraan dilakukan setelah komponen pedal gas yang disediakan pemasok dari Cina memakai bahan plastik tiruan yang belum mendapatkan sertifikasi keamanan.

Perusahaan ini khawatir tentang potensi kerusakan pada lengan pedal, meskipun sejauh ini belum ada laporan kecelakaan yang disebabkan oleh komponen yang cacat tersebut.

Juru bicara Aston Martin menegaskan komponen pedal ini akan dibuat di dalam negeri Inggris.

Penarikan yang dilakukan di seluruh dunia ini berlaku untuk semua model yang dibuat sejak 2007, terkecuali untuk model Vantage coupe baru dan Volante.

"Keselamatan pemakai sangat penting dan mengganti pedal ini memakan kurang dari satu jam," kata juru bicara Aston Martin.

"Yang perlu juga kami tekankan adalah tidak ada insiden atau kecelakaan sejauh ini (yang diakibatkan oleh komponen pedal gas)," katanya.

Feb 7, 2014

Harley Luncurkan Motor Paling Murah, Rp 80 Juta

Detik.com - Merek motor besar asal Amerika Serikat benar-benar mewujudkan moge termurah mereka saat ini. Motor itu adalah Harley-Davidson Street 750 yang dijual mulai dari Rp 80 jutaan saja.

Motor tersebut baru saja diperlihatkan Harley di Auto Expo 2014 yang kini tengah digelar di India. Di sokong oleh powertrain 'Revolution X' yang pertama kali diperlihatkan di India Bike Week, motor ini lahir setelah perjalanan panjang.

Sebab, citra Harley sebagai merek motor besar seolah dipertaruhkan. Karena itulah tidak heran bila perlu survei di 10 negara dengan bertanya pada para konsumen muda sebelum Harley benar-benar memutuskan untuk memproduksi motor ini.

Hal itu tidak aneh. Sebab target pasar model ini memang mengarah ke konsumen muda yang ingin motor besar dengan harga yang tidak terlalu tinggi tapi juga mudah digunakan.

Di jantungnya ada mesin V-Twin, empat tak berkapasitas 750 cc yang mampu menghasilkan output torsi hingga 6.62 kgm pada 4.000 rpm.

Di India, menurut Autocar India, motor ini akan mulai bisa dipesan di 1 Maret mendatang dengan harga 410.000 rupee atau sekitar Rp 80 jutaan.

Menurut kabar, setelah Harley-Davidson Street 750 dijual tahun ini, akan ada Harley-Davidson 500 yang akan dijual tahun depan.


Harley Street 750 Specification
Engine                      749cc, V-Twin, liquid cooled
Torque                      6.62kgm@4000rpm
Transmission            6-speed
Length                      2226mm
Width                        815mm
Seat height                709mm
Ground clearance     144mm
Wheelbase      1704mm
Tyre (front)     100/80 R17
Tyre (rear)      150/70 R15
Fuel tank        13.1 litres
Running weight     218kg

Konsep MPV Vision XS-1, Calon Pesaing Kijang Innova dari Honda

Otomotifnet.com - Honda kembali menggeber mobil-mobil konsepnya. Kali ini pameran Auto Expo 2014 di India yang kejatahan mobil konsep terbarunya, Vision XS-1. Mobil ini berjenis MPV dengan daya tampung tujuh penumpang, yang bisa menjadi calon pesaing Kijang Innova.

Honda memang sengaja merancang mobil konsep ini bukan sebagai MPV murni, tapi berdarah campuran antara mobil dengan styling yang sporty namun punya kelapangan kabin pada tubuhnya yang kompak, berdasarkan filosofi Honda "Man Maximum Machine Minimum".

Tampangya memang terlihat sangat futuristik, dengan desain serba tajam dan melancip. Tidak ada kesan sebuah MPV sama sekali, karena secara tampang, desainnya lebih mengarah pada sebuah crossover.

Dilansir Indianautosblog, hari ini (6/2), Vision XS-1 punya konfigurasi 3 baris kursi, yang bisa menampung tujuh penumpang, dengan format pintu geser. Sayang, belum diketahui spesifikasi mesinnya. Namun, mobil ini akan diposisikan dibawah Honda Vezel.

Suzuki EN150-A, Kembaran Thunder Bermesin 150cc dan Injeksi

Otomotifnet.com - Urusan teknologi, tampaknya Suzuki Indonesia masih sedikit tertinggal ketimbang Suzuki Vietnam.  Terbukti dari banyaknya model yang di Indonesia masih memakai karburator, tapi di sana sudah mengandalkan injeksi. Seperti skuter Hayate  dan EN150-A yang merupakan kembaran Thunder.

Ya, secara fisik EN150-A memang mirip Thunder 125 yang beredar di Indonesia. Mulai dari headlamp bulat dan sepasang sein yang bersudut tajam. Bagian tangki, bodi membulat dan pelek khas Thunder juga jelas terlihat.

Sementara perbedaan tampak dari aplikasi panel engine shroud dan sokbreker ganda model tabung di bagian belakang. Serta besi behel belakang yang lebih panjang dengan tambahan rak serba guna.

Tapi perbedaan paling besar tentu saja terdapat pada bagian mesin. Dimana EN150-A mengandalkan mesin berkapasitas 149cc silinder tunggal bertenaga 11,7 dk dan torsi 11 Nm. Mesin tersebut dilengkapi sistem injeksi dan transmisi 6-speed. Jauh berbeda ketimbang Thunder yang dibekali mesin 125cc 11,3 dk dan torsi 9,4 Nm yang masih berkarburator dengan transmisi 5-speed.
Di Vietnam EN150-A ditawarkan dengan dua pilihan warna, yakni merah dan biru yang dijual dengan harga 44,99 juta Dong atau sekitar Rp 25,9 juta.

Mercedes-Benz V-Class 2014 Tambah Cantik

Kompas.com - Diciptakan sebagai kendaraan komersial di negara asalnya, Mercedes-Benz V Class berevolusi sebagai MPV mewah. Pasalnya, produsen asal Jerman itu melakukan face-off besar-besaran, hingga membuat tampang van medium ini semakin "cantik".

Dijelaskan, wajah baru generasi penerus Viano itu mengadopsi eksterior dinamis, terinspirasi desain beberapa mobil mewah Mercy lain seperti CLA-Class hingga E-Class baru. Bagian depan cukup familiar, dengan lampu utama yang ”mengalir” diikuti desain gril dinamis. Sementara di belakang dipasang kaca lebar dan lampu kecil.

Mewah
Masuk ke dalam lebih ciamik lagi. Desain mengikuti tren terkini dengan gaya interior minim sudut, lubang AC bulat, hingga penunjuk kecepatan analog. Kemewahan terpancar dari layar sentuh yang muncul di tengah.

Konfigurasi tempat duduk ditawarkan untuk enam dan delapan penumpang, bergantung pilihan konsumen. Disiapkan pula beragam aksesori dan konfigurasi tambahan, tentu dengan penambahan biaya untuk menyelaraskannya.

Mesin menggunakan generasi baru, 6-silinder, 2.1L, atau pilihan lain 4-silinder turbodiesel. Tenaga yang dikeluarkan ada tiga pilihan, 136, 163, atau 190 PS. Transmisinya otomatis 7-percepatan. Semua varian menggunakan penggerak roda depan, tapi versi all-wheel drive diyakini akan bergabung dalam waktu dekat.

Canggih
Sebagai pelengkap, ada fitur Crosswind Assist, mampu mendeteksi angin kencang dari samping dan mencegah mobil melenceng dari jalur. Lalu ada Attention Assist, yang mampu membaca mata pengemudi yang sedang mengantuk ketika berkendara. Ditawarkan pula kamera 360 derajat untuk mengetahui kondisi luar. Dengan Active Parking Assistance Systems, memarkir kendaraan dengan bodi bongsor jadi lebih mudah.

Varian ini dijadwalkan mulai dipasarkan di Jerman, Mei 2014, dengan harga dasar 42.900 Euro atau setara Rp 708 juta di luar pajak. Disertakan pula varian "pekerja", yang disebut Vito, dengan kaca belakang tertutup, pelek ”kaleng”, dan bemper plastik berkelir hitam. Varian ini akan meluncur akhir 2014.

Feb 5, 2014

The ROBOT theme park: South Korea plans £380m attraction where visitors build their own droids and watch mechanical animals

'Flappy Bird' For Android And iPhone: The Popular Game May Give 'Candy Crush' A Run For Its Money

The Skills Employers Wish College Grads Had

Foxbusiness.com - Turns out, the skills and education recent college graduates acquired during their time on campus might not be serving them well when it comes to proving their worth to potential employers.

“Soft skills have deteriorated more than hard skills in the view of CEOs and recruiters within companies,” says Candice Olson, founder of professional boot camp The Fullbridge Program.

According to a 2013 study by American Express (AXP) and Gen Y research firm Millennial Branding, managers have an overall negative view of young workers, and point to their lack of soft skills regarding communication and interpersonal interactions, time management abilities and willingness to work as a team.

A survey by York College of Pennsylvania's Center for Professional Excellence shows that many college faculty members do not think upperclassmen show a level of professionalism expected in today’s working world. Almost 40% of faculty responded that less than half of students demonstrate professionalism.

But these skills are hard to teach in a classroom setting, and tend to come with office-like experience whether it’s from an internship, volunteer work, participating in student organizations or part-time jobs.

“Soft skills include attitudes and behaviors that correlate highly with career success. They are what enable people with different skills sets and personality that make up an organization to work effectively together and without friction. They are essential,” says Olson.

The Fullbridge Program offers different programs that teach young adults the skills necessary to excel in the workplace. Olson says the admission process is “quite selective” and "is more like applying for a job than a school.” Each program is tailored to teach enrollees the skills to help leverage an education into a successful career. “None of this is taught in school, and you aren't born knowing it, but it makes sense to make sure it’s part of the portfolio. Otherwise good grades, sports and clubs are of no avail in getting and succeeding at work,” says Olson.

Jody Miller, CEO of Business Talent Group, says the pace of business today makes it tough for companies to justify taking the time to properly train new hires lacking soft skills. “Globalization and advancements in technology means the productivity and efficiency demanded from workers is higher, adding pressure to new workers. The expectations of entry-level employees and what they need to contribute is higher than ever before.”

Hiring prospects are already bleak for Millennials as many-entry level jobs disappeared in the wake of the financial crisis and companies have higher standards for recruits, she says. “You don’t want to hire someone who needs extra training and won’t be able to hit the ground running and get the job done.”

Texting is Different than Communicating

Despite their persistent use of social media and texting, a top complaint from employers about Millennial-age workers is their lack of communication skills. “Younger people are communicating at great levels but   it’s through technology,” says Lauren Stiller, author of You Raised Us, Now Work With Us. “This means their verbal communication skills are diminished. They are talking less to each other and their other communication skills are highly abbreviated and perfunctory.”

She points to her days working as a lawyer when someone would ask a younger worker to call a client with a message. “The older worker meant pick up the phone and have a conversation, but all the Millennial hears is communicate with the client, so they send a text because it’s more efficient in their mind.”

She stresses that younger candidates need to demonstrate they can hold a conversation, send professional emails and interact with the other staff and clients in a professional manner.

Strong social media skills can be a resume booster for companies looking to increase their brands’ exposure, but this expertise doesn’t translate into communication skills.  “Younger workers don’t inherently understand formal email communication, how to handle a conference call or handle workplace disagreements, which all require strong communication skills.”

Online Boldness Doesn’t Translate into In-Person Confidence

“I can’t tell you how many times I have been blown away by a candidate’s online profile and then be disappointed when they are sitting in front of me,” says Chantel Waterbury, founder of Chloe + Isabel, a jewelry direct-sales company that specifically targets Millennials in the hiring process. “I find many recent college students and grads don’t make eye contact, don’t carry themselves well and don’t speak with authority, which can be a little disheartening to the interviewer.”

The interviewing process isn’t just about learning more about what’s on a resume, it’s also the time to see how candidates interact with others and present themselves in a professional setting.

Being able to give a presentation and contribute in a meeting are skills every successful employee needs to have, says Waterbury, but they require confidence and a level of professionalism in regards to how to best articulate thoughts and ideas as well as provide criticism and critique.

There’s No ‘I’ in Team, But there is in 'Attitude'

David DeLong, author of Graduate to a Great Job and Make Your College Degree Pay Off says the best way for young workers to get on a company’s payroll is to prove their ability to work with others and maintain a positive attitude.

“We have a more diverse workforce than ever before and employers want to know that you will be able to fit right in with everybody, whether it’s veteran engineers, clients from around the world or another new hire.” Having a positive outlook and determination to get a task done also needs to be conveyed to employers, he adds.

“Proving soft skills on a resume is difficult, but it’s all about giving examples of your strong communications skills, ability to work well with others and ability to overcome obstacles. You have to prove to the company you will bring value.”

Feb 4, 2014

Toddler's Reaction To Rain Makes Us Appreciate The Simple Joys Of Life

Honda Siapkan Pesaing Innova

Detik.com - Kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) tidak hanya di Indonesia saja yang pasarnya besar, di India pun demikian. Di segmen MPV Toyota Innova menjadi rajanya di India sehingga tak ada satupun pabrikan yang mampu menandinginya.

Kini pabrikan asal Jepang juga yakni Honda mencoba mengusik keberadaan Innova di pasar otomotif India. Honda berencana untuk menampilkan pesaing Innova di ajang Delhi Auto Expo yang akan digelar pekan depan.

Pesaing Innova dari Honda yang masih berstatus konsep itu bernama XS-1. Saat ini mobil ini masih dalam tahap pengembangan dasar. Demikian dilansir MotorBeam, Minggu (2/2/2014).

Kabarnya Honda akan membuat tampilannya lebih futuristik dan menawarkan ruang kabin yang jauh lebih luas. Desain eksteriornya juga diklaim akan seperti Honda Jazz, begitu juga dengan tampilannya akan terlihat lebih sporty.

Untuk kapasitasnya sama yakni menawarkan 7 orang penumpang dan diklaim akan menjadi pesaing yang sangat kuat di segmen MPV menengah.

Untuk peluncurannya itu sendiri tidak akan dilakukan sebelum tahun 2017 mendatang dan akan diluncurkan di beberapa negara berkembang.

Feb 3, 2014

Scientists create printer that uses water instead of ink

Illustration
Smh.com - Like any ordinary printer, this machine ingests a blank page and spits it out covered in print.

But instead of ink, it uses only water, and the used paper fades back to white within a day, enabling it to be reused.

A team of chemists claims their "water-jet" technology allows each page to be reprinted dozens of times, a money- and tree-saving option in a digital world that still relies heavily on hard copy.

"Several international statistics indicate that about 40 per cent of office prints [are] taken to the waste paper basket after a single reading," said Sean Xiao-An Zhang, a chemistry professor at Jilin University in China, who oversaw the work.
Advertisement

The trick lies in the paper, which is treated with an invisible dye that colours when exposed to water, then disappears.

The print fades away within about 22 hours at temperatures below 35 degrees as the water evaporates – quicker if exposed to high heat, Zhang and a team wrote in a paper describing their invention in the journal Nature Communications.

The print is clear, claim the designers, and the technology cheap.

"Based on 50 times of rewriting, the cost is only about 1 per cent of the inkjet prints," Zhang said in a video on the Nature website.

Even if each page was re-used only a dozen times, the cost would still be about one-seventeenth of the inkjet version.

Sean said dye-treating the paper, of the type generally used for printing, added about 5 per cent to its price, but this is more than compensated for by the saving on ink.

Crucially, the new method does not require a change of printer but merely replacing the ink in the cartridge with water, using a syringe.

"Water is a renewable resource and obviously poses no risk to the environment," said the study.

Previous work in the quest for a disappearing ink has tended to yield a low-contrast print, often at a high cost, and sometimes using hazardous chemicals.

Zhang and his team used a previously little-studied dye compound called oxazolidine, which yielded a clear, blue print in less than a second after water was applied.

They have managed to create four water-printed colours so far – blue, magenta, gold and purple – but can only print in one hue at a time, for now.

The next step is to improve both the resolution and the duration of the print.

They are also working on a machine that will heat pre-printed sheets of paper as they are fed into the machine, fading the pages instantaneously for re-printing.

At 70 degrees, the colour disappears within about 30 seconds.

Zhang said the dyed paper was "very safe" but toxicity tests are underway on mice to be sure.

Sony Siapkan Emulator PS1/2 di PlayStation 4

Detik.com - Agar para gamer bisa memainkan game lawas mereka di PlayStation (PS) 4, Sony berencana merilis emulator untuk menjalan game PS1/2 pada konsol tersebut.

Ya, meski game untuk PS4 sudah mulai bermunculan, namun Sony ingin para penggunanya tetap bisa memainkan game PS sebelumnya melalui konsol tersebut.

Untuk game PS3 misalnya, para gamer bisa memainkan game tersebut pada PS4 melalui layanan streaming khusus. Sedangkan untuk game jadul PS1 atau PS2 Sony akan menyediakan sebuah emulator.

Tak seperti PS3 yang berjalan 'di awan' emulator untuk PS1 dan PS2 itu bisa diinstal pada PS4, sehingga gamer bisa langsung memainkannya tanpa harus online.

Seperti dikutip detikINET dari Eurogamer, Rabu (29/1/2014), emulator tersebut juga diklaim dapat memberikan sentuhan grafis high definition untuk game lawas yang dimainkan. Namun belum dipastikan kapan emulator itu akan dirilis.