Sep 19, 2012

"Upgrade" Fortuner Lama ke VNT? "Not recommended!"

Kompas.com - Ketika Toyota Fortuner Variable Nozzle Turbo (VNT) dirilis Juni lalu dan mulai terbukti ketangguhannya di rpm bawah, mungkin yang ada dalam benak konsumen Fortuner lama adalah upgrade ke VNT. Apakah bisa? Bagaimana caranya?

Ditanya soal ini, Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor (TAM), Widyawati Soedigdo menjawab dengan tegas, bisa. Meski demikian, dirinya tak merekomendasikan konsumen untuk upgrade, karena perbedaan biayanya sangat jauh. "Fortuner lama dengan yang VNT bedanya cuma Rp 10 juta. Kalau upgrade, sudah kami survei biayanya lebih dari Rp 25 juta," ujarnya.

Memang, secara teknis, memasang VNT dan intercooler bisa saja dilakukan. Dan sudah banyak bengkel-bengkel "performance" yang mampu mengerjakannya. Namun, menurut Section Head Technical Support Department TAM, Iwan Abdurahman, melakukannya butuh usaha keras dan tidak semudah membalik telapak tangan.

"Kelihatannya simpel, tinggal pasang satu set VNT dan intercooler. Tapi buntutnya banyak, mulai dengan penyesuaian pipa-pipa, kabel-kabel, melubangi kap mesin, hingga penyetelan ulang ECU. Belum lagi risiko gagal atau bahkan efek samping lain jika pemasangan tidak sempurna, akan menambah ribet proses upgrade," terang Iwan.

Bahkan menurutnya, sekali saja salah perkiraan untuk meng-upgrade, biaya akan semakin bengkak. Belum lagi garansi dari TAM yang hilang jika ada perubahan mendasar di sektor mesin. Ketika konsumen merasakan keganjilan dan mengklaim, sudah menjadi tanggung jawab pribadi.

Satu lagi pertanyaan yang mungkin mengganjal, jika konsumen sanggup menanggung semua risiko itu, apakah TAM dan jaringan bengkelnya mau meng-upgrade? Iwan dengan tegas mengatakan tidak bisa. "Bukan kami tak mampu, tetapi untuk memasang VNT dan intercooler sudah masuk ranah modifikasi. Sedangkan bengkel resmi Toyota tidak melayani modifikasi," terangnya.

No comments:

Post a Comment