Showing posts with label Antivirus. Show all posts
Showing posts with label Antivirus. Show all posts

Mar 14, 2013

McAfee Tawarkan Proteksi 'Bagian Dalam' Android

Detik.com - Biasanya sebuah antivirus hanya menawarkan proteksi di bagian luar sistem operasi, atau sebatas menangkis serangan aplikasi jahat. Namun McAfee juga menyodorkan cara yang berbeda untuk penguna Android.

Ya, apa yang ditawarkan McAfee Application Control untuk Android diklaim berbeda dengan produk sejenisnya. Aplikasi ini menawarkan proteksi hingga ke bagian kernel Android, yakni komponen dasar yang menjadi pilar 'si robot hijau' tersebut.

Ini berarti bahwa antivirus itu memberikan proteksi yang lebih mendalam, bisa mencegah aplikasi pihak ketiga memodifikasi bagian kernel tanpa diketahui sang pemilik.

Dengan cara ini McAfee mengklaim bahwa aplikasinya mampu melindungi pengguna Android dibanding aplikasi lainnya. Demikian yang dikutip detikINET dari Slashgear, Rabu (13/3/2013).

Feb 28, 2013

Lima Antivirus Portabel Gratis

Kompas.com - Kekhawatiran utama saat menggunakan komputer yang bukan milik pribadi adalah virus atau program berbahaya lainnya yang mungkin menjangkiti komputer tersebut.

Ada kalanya pula, antivirus yang terpasang di komputer yang bersangkutan tidak cukup untuk menangkal virus, misalnya karena jarang di-update. Selain itu, mungkin juga komputer tersebut sudah terinfeksi sedemikian parahnya sehingga tak mampu berjalan dengan lancar.

Dalam kasus-kasus seperti itu, antivirus portabel yang bisa dibawa-bawa dalam media penyimpanan eksternal, seperti USB flash drive, dapat membantu.

Pengguna tak perlu meng-install seperti halnya antivirus konvensional, tetapi cukup menjalankan antivirus portabel langsung dari media penyimpanan.

Nah, berikut ini daftar lima jenis produk antivirus portabel yang keandalannya sudah teruji dan bisa diperoleh secara gratis, sebagaimana dikutip dari Tech Republic:

1. ClamWin Portable

Seperti versi konvensionalnya, ClamWin Portable adalah antivirus open source yang bisa diperoleh secara cuma-cuma, tapi memiliki kemampuan membasmi virus yang mumpuni.

ClamWin Portable memiliki tingkat deteksi virus yang sangat tinggi dan mengusung grafis antarmuka yang bersahabat. Pembuatnya pun rajin memperbarui database definisi virus.

Satu kekurangannya adalah tidak menyediakan fasilitas real-time scanning, tapi hal tersebut sama sekali bukan masalah untuk antivirus portabel yang memang tidak ditujukan untuk pengawasan secara berkelanjutan.

2. Sophos Anti Rootkit Portable

Inilah salah satu jenis software yang enggan dipakai oleh pengguna kalau tidak benar-benar terpaksa. Namun ketika dibutuhkan, software buatan Sophos ini memiliki "penciuman" sangat tajam yang mampu mengendus dan membuang rootkit, bahkan ketika PC tengah digunakan.

Sophos Anti Rootkit Portable 100 persen gratis serta dapat berjalan di Windows XP, Vista, dan Windows 7. Software ini pun bisa berjalan berdampingan dengan antivirus lain.

3. Emsisoft Free Emergency Toolkit

Software yang satu ini adalah tool pembasmi malware yang bisa mendeteksi dan membersihkan lebih dari 6 juta jenis ancaman komputer. Emsisoft Free Emergency Toolkit memiliki GUI dan mode command line, jadi pengguna tetap bisa memakainya walaupun grafis antarmuka tidak bisa diakses.

Selain anti-malware, pengguna juga akan mendapat tool deteksi spyware HiJackFree dan pembersih locked files BlitzBank dalam paket Emsisoft Free Emergency Toolkit. Rangkaian software ini bisa di-download gratis, tapi pengguna juga bisa membeli USB flash drive yang berisi kompilasi aplikasi-aplikasi tersebut.

4. Vipre Rescue

Ketika infeksi malware sudah sangat parah, Anda membutuhkan software pembersih yang mampu berjalan tanpa GUI. Itulah Vipre Rescue. Perangkat lunak command window yang berjalan di Safe Mode ini hanya perlu di-klik sekali sebelum mulai men-scan sistem dengan kecepatan luar biasa.

5. Spybot Search and Destroy portable.

Versi portabel dari Spybot Search and Destroy yang sangat populer. Sesuai namanya, tool ini memiliki kemampuan yang bisa diandalkan dalam hal mencari dan menghancurkan program berbahaya di komputer.

Salah satu fitur unik Spybot adalah kemampuan backup registry Windows sebelum memulai proses scanning untuk berjaga-jaga apabila registry Windows mengalami kerusakan selama proses pembersihan.

Mar 21, 2012

Tips Amankan Tablet Android Dari Serangan Virus

Kompas.com - Perangkat Android baik ponsel pintar maupun tablet bila sering digunakan untuk browsing atau menerima file dari perangkat lain maka akan rentan terkena virus (malware). Apalagi pengguna yang sering mengunduh aplikasi atau informasi di toko virtual.

Bahkan para praktisi virus pada perangkat keras sudah mendeteksi tiga installer palsu untuk update aplikasi untuk Android, yakni Androidos_ADSMS.A, Androidos_Dordrael.l, dan Androidos_crusewin.A. Begitu juga Malware Android terbaru,yang disebut Droid Dream Light (DDLight). Malware ini telah berhasil mengecoh 30.000–120.000 pengguna Android. Di luar itu masih banyak virus atau malware yang lainnya.

Berikut tips-tips agar perangkat Android kesayangan Anda aman dari serangan virus atau malware jahat:

1.Manfaatkan standar fitur keamanan di perangkat Android
Masuklah ke menu > Setting, lalu Pilih > Location & Security > dan masukkan data seperti no PIN dan Password untuk mengunci ponsel. Hal ini bermanfaat untuk mengamankan data-data pribadi saat ponsel hilang secara fisik.

2.Jangan pilih setting Auto Connect untuk Wi-Fi
Masuklah ke dalam menu > Wireless & Network, lalu pilih > WiFi Setting, nonaktifkan fungsi Auto Connect untuk Wi-Fi. Apalagi jika Anda memakai Internet banking.

Biasanya perangkat Android yang sering dikoneksikan dengan wifi (terutama di luar negeri) justru lebih rawan disusupi peretas (hacker). Lemahnya keamanan seperti ini dialami oleh aplikasi yang menggunakan authentication protocol bernama ClientLogin yang berjalan pada OS Android versi 2.3 ke bawah.

Dengan ClientLogin, pengguna hanya perlu memasukkan username dan password yang diminta. Selanjutnya proses autentifikasi aplikasi akan mengambil dari data yang tersimpan pada ClientLogin. Data autentifikasi tersimpan pada ClientLogin inilah yang memiliki sistem keamanan rentan. Hacker bisa mengakses data autentifikasi yang tersimpan pada ClientLogin tersebut apabila pengguna terhubung pada jaringan Wifi Unencrypted.

Solusinya, hindari penggunaan jaringan wifi unencrypted (jaringan wifi yang open). Namun bila pilihan jaringan hanya wifi open, lebih baik menggunakan aplikasi tambahan untuk keamanan koneksi wifi seperti SSH Tunnel. Aplikasi ini bisa menciptakan koneksi yang aman antara perangkat handset Android Anda dengan server jatingan wifi unencrypted.

3. Hindari instal aplikasi selain dari Android Market
Agar terhindar dari Trojan Android, instal hanya aplikasi yang ada di Android Market. Baru-baru ditemukan Trojan Android dari sebuah penyedia layanan aplikasi pihak ketiga di Cina.

4. Hati-hati saat sebuah aplikasi meminta ijin untuk membuka akses data pribadi
Jika aplikasi yang diinstal meminta ijin untuk membuka beberapa data, pastikan Anda tidak memberikan ijin akses untuk masuk ke data pribadi, seperti list kontak telepon.

5. Gunakan aplikasi keamanan khusus perangkat Android Anda
Selain waspada saat menginstal dan membuka link tertentu, Anda disarankan untuk juga menginstal aplikasi keamanan untuk ponsel. Trend Micro Mobile Security for Android misalnya, bukan saja mengamankan password yang kita miliki, tapi juga semua data transaksi mobile banking kita.

Feb 21, 2010

Patent for Hardware Antivirus Device Granted To Russian Inventor

Kaspersky Labs, a cybersecurity group based in Russia, was recently awarded the patent for a hardware antivirus device that aims to keep your computer secure by attaching directly to the disk drive, below rootkit access.

Software can always be compromised, and solution proposed by the mad geniuses at Kaspersky is to put an antivirus system deeper in your computer than your infected software can reach. Here's the device, as explained the abstract for the patent:

An anti-virus (AV) system based on a hardware-implemented AV module for curing infected computer systems and a method for updating AV databases for effective curing of the computer system. The hardware-based AV system is located between a PC and a disk device. The hardware-based AV system can be implemented as a separate device or it can be integrated into a disk controller. An update method of the AV databases uses a two-phase approach. First, the updates are transferred to from a trusted utility to an update sector of the AV system. Then, the updates are verified within the AV system and the AV databases are updated. The AV system has its own CPU and memory and can be used in combination with AV application.


As some people are pointing out, the device's lack of network access means that it has to be updated via some software, somewhere on your machine, which ostensibly is just as susceptible to attack as anything else.

Still, the idea of putting a teeny tiny shield right at the heart of our computer definitely makes us feel safer from viruses. And it would also probably be a lot less annoying than our current AV software.