Dec 12, 2015
Dell Mengaku Laptopnya Bawa Malware dari Pabrik
May 13, 2015
Aspire R11, Laptop "Lipat" Terjangkau dari Acer
Salah satu perangkat teranyar dari perusahaan asal Taiwan ini dapat dinilai cukup unik karena layarnya dapat diputar hingga 360 derajat.
Produk yang satu ini dapat dikatakan sebagai laptop "lipat" karena layar monitor bisa diputar sehingga membuat perangkat itu dapat difungsikan sebagai tablet.
"Layarnya dapat diputar hingga 360 derajat, mengubah perangkat ini menjadi tablet," kata Jason Chen, CEO Acer, dalam acara peluncuran yang dihadiri langsung wartawan KompasTekno, Deliusno.
Menurut pihak Acer, salah satu kelebihan dari Aspire R11 terletak di bagian engsel atau hinge-nya. Dengan desain bernama "dual-torque", Acer mengklaim bagian engsel tersebut kuat untuk menangani layar yang dilipat secara terus menerus.
Sekadar informasi, bagian engsel pada layar biasanya mudah aus apabila terus dilipat.
Dari segi spesifikasi, Acer Aspire R11 dilengkapi dengan layar sentuh 11,6 inci beresolusi HD. Layar tersebut masih dilindungi atau dilapisi dengan produk kaca dari Corning, Gorilla Glass.
Ia dipersenjatai dengan prosesor Intel Pentium dan Intel HD. Perangkat ini nantinya bakal dijual dengan RAM hingga 8 GB dan media penyimpanan hingga 1 TB.
Salah satu nilai jual dari Aspire R11 terletak dari kekuatan baterainya. Baterai yang melengkapi notebook lipat ini diklaim mampu membuatnya hidup selama 8 jam, saat baterai dalam keadaan penuh.
Saat ini, Aspire R11 berjalan di sistem operasi Windows 8.1. Menariknya, sistem operasi tersebut bakal bisa diperbarui ke Windows 10 secara gratis, apabila sudah dirilis nantinya.
Perangkat ini sendiri bakal dijual dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu sekitar 249 dollar AS atau sekitar Rp 3,2 juta.
Belum diketahui harga pasti dari Aspire R11 nantinya di Indonesia. Akan tetapi, perangkat ini dipastikan akan masuk ke Tanah Air di tahun 2015 ini.
Jan 13, 2015
Komputer Seukuran Flashdisk Bisa Jalankan Windows 8.1
Cukup menempelkannya pada slot HDMI sebuah monitor atau TV, komputer tersebut dapat beroperasi layaknya komputer desktop. Komputer ini pun dibekali konektivitas Bluetooth serta WiFi untuk terhubung ke internet.
Ukuran mungil tersebut dapat terwujud berkat teknologi prosesor mobile Intel. Kinerjanya memang hanya setingkat tablet. Namun, ukuran yang sekecil flashdisk membuatnya sangat mudah dibawa ke manapun. Penggunanya jadi bisa mengubah TV atau monitor menjadi PC, selama memiliki port HDMI.
Dapur pacu di Compute Stick, seperti KompasTekno kutip dari ZDNet, Kamis (8/1/2015), berupa prosesor Intel Atom Z3735F Bay Trail. Sementara, spesifikasi lainnya dibuat menyesuaikan sistem operasi yang diadopsi.
Compute Stick dengan sistem operasi Windows 8.1 dibekali dengan RAM 2 GB dan memori internal 32 GB.
Sedangkan pengadopsi sistem operasi Linux dibekali RAM 1 GB dan memori internal 8 GB. Pengadopsi Linux menggunakan RAM yang lebih kecil karena keperluan pengoperasiannya tidak sebesar Windows.
Komputer yang dipamerkan di Concumer Electronic Show (CES) 2015 ini juga memiliki slot MicroSD. Pengguna bisa memanfaatkan slot ini bila merasa memori internal yang disediakan sudah tidak cukup.
Sayangnya, komputer mungil ini tidak dapat mengisi daya via port HDMI. Pengisian daya cuma bisa dilakukan via micro-USB, harus dicopot dan dengan charger terpisah.
Compute Stick rencananya akan mulai dijual pada Maret 2015. Versi Windows-nya dibanderol seharga 149 dollar AS atau sekitar Rp 1,8 juta dan versi Linux dibanderol 89 dollar AS atau sekitar Rp 1,1 juta.
Sep 4, 2014
Rawan Terbakar, Jutaan Charger Laptop HP Ditarik
Kabel adaptor milik model-model laptop bikinan kedua perusahaan itu yang pasarkan antara bulan September 2010 hingga Juni 2012 ditengarai bisa menyebabkan masalah overheating yang berujung pada kebakaran.
Menurut kabar lansiran Daily Mail, sejauh ini HP telah menerima 29 laporan kebakaran yang diduga diakibatkan oleh kabel tersebut.
Sebanyak lebih dari 6 juta kabel adaptor laptop pun ditarik dari peredaran. Selain laptop, kabel ini turut dibundel bersama komputer netbook dan docking station buatan HP dan Compaq.
"Pada 26 Agustus 2014, HP mengumumkan penarikan produk secara global dan program penggantian melalui kerjasama dengan badan-badan pemerintah," tulis HP dalam peryataan resminya.
Kabel yang bersangkutan memiliki kode berbunyi "LS-15" tertulis di bagian ujung konektor yang tersambung ke unit adaptor.
Pengguna yang memiliki kabel tipe ini disarankan agar berhenti menggunakannya dan segera memesan pengganti yang disediakan secara cuma-cuma dari situs HP.
Jan 27, 2014
Transformasi Komputer Mac dari Masa ke Masa
Desain-desain produknya selalu membuat kita tercengang saat pertama kali diperkenalkan dan disukai banyak orang setelahnya. Salah satunya adalah komputer Macintosh. Semenjak pertama kali kemunculan komputer Mac, Steve Jobs seperti merevolusi bentuk komputer pribadi.
Perubahan itu tetap berlangsung hingga kini, setelah 30 tahun komputer Mac diperkenalkan. Desain komputer Mac dari tahun ke tahun selalu berubah. Walau kini saat kita melihat desain komputer Apple di tahun 80-an terlihat jadul, namun pada masanya, komputer Mac selalu tampil beda dan menarik perhatian.
Pada 24 Januari kemarin, komputer Mac berusia 30 tahun. Situs Mashable telah membuat daftar desain komputer Apple dari masa ke masa, yang layak untuk diperhatikan. Berikut adalah diantaranya:
Model pertama komputer Apple ini diberi nama Lisa, seperti nama putri Steve Jobs. Walau tidak sepenuhnya merupakan komputer Mac, namun desain ini memiliki pengaruh pada desain Macintosh yang pertama yang diluncurkan pada 24 Januari 1984. Butuh waktu tiga tahun dan biaya 50 juta dollar AS dalam pengembangannya. Di masanya, Lisa dijual seharga hampir 10.000 dollar AS, atau setara 25.000 dollar AS untuk ukuran masa kini.
Lisa kemudian didesain ulang pada tahun 1985, untuk mendongkrak penjualannya. Apple kemudian menamainya dengan Macintosh XL, dan membanderol harga 3,495 dollar AS untuk tiap unitnya.
Macintosh 128K menjadi PC Macintosh sejati yang pertama. Dibuat pada 1984, Apple menjualnya dengan harga 2,495 dollar AS. Macintosh 128K memiliki layar berukuran 9 inci, RAM 128K, dan aksesibilitas yang saat itu diklaim lebih mudah.
May 17, 2013
Oct 31, 2012
HP Kenalkan Sleekbook 14 "Kembar"
Kedua model itu adalah Pavilion Sleekbook 14-b012TX dan Pavilion Sleekbook 14-b009AU. Keduanya sama-sama didesain berukuran layar 14 inci dengan resolusi 1366 x 768 pixel. Tersedia dalam pilihan warna hitam dan merah, dengan bobot 1,8kg dan tebal 21mm.
Tak hanya itu, keduanya juga dibekali 2 buah perangkat pengeras suara internal Altec Lansing, kamera webcam HD, dan RAM 2GB.
Perbedaan antar keduanya terletak pada prosesor, media penyimpanan data, kartu grafis, dan tentu saja, harganya pun berbeda. Berikut perbedaan antara kedua model Pavilion Sleekbook 14.
Pavilion Sleekbook 14-b012TX
Prosesor Intel Core i3-3217U kecepatan 1,8GHz
Kartu grafis Nvidia GeForce GT 630M 1GB
Sistem operasi Windows 8
Hard disk 500GB
Harga Rp 6.099.000
Pavilion Sleekbook 14-b009AU
Prosesor AMD Dual Core E1-1200 kecepatan 1,4GHz
Kartu grafis terintegrasi AMD Radeon HD 7310
Tanpa sistem operasi (DOS)
Hard disk 320GB
Harga Rp 3.599.000
Dec 5, 2009
Department of Defense Buys 2,200 PS3s to Upgrade Supercomputer
Apparently the Department of Defense believes that PS3s are a better value when it comes to supercomputers than IBM products specifically designed for the purpose. Granted recent price drops probably didn't hurt in justifying a 2,200 console order either.
This isn't the first time that the DoD is using PS3 consoles for supercomputing. In fact, these 2,200 units are going to be added to an existing Linux cluster of 336 PS3s used by the United States Air Force. According to Justification Review Documents, the purchase is all about getting the best value out the DoD's budget:
With respect to cell processors, a single 1U server configured with two 3.2GHz cell processors can cost up to $8K while two Sony PS3s cost approximately $600. Though a single 3.2 GHz cell processor can deliver over 200 GFLOPS, whereas the Sony PS3 configuration delivers approximately 150 GFLOPS, the approximately tenfold cost difference per GFLOP makes the Sony PS3 the only viable technology for HPC applications.
Oct 13, 2009
Lima Model Notebook Acer Ditarik
Jika jawabannya kembali ya, notebook Anda termasuk tipe yang ditarik kembali oleh Acer. Ini dikarenakan casing notebook berpotensi berubah bentuk dan sistem menjadi tidak berfungsi dengan baik akibat kabel mikropon yang kepanasan ketika tekanan besar diberikan berulang-ulang di bagian palm rest kiri.
Namun jangan kuatir, Acer akan mengganti kabel mikropon di unit yang terpengaruh itu. Cuma untuk memastikan apakah notebook Anda termasuk yang bermasalah dan harus diservis, Anda dipersilakan memasukkan Serial Number (kode alfanumerik 22 digit yang ada label putih pada bagian bawah produk) atau masukkan SNID (kode numeric 11 digit, juga ada di label putih) di situs Acer.
Jun 26, 2009
Hard Rectangular Drive Is Faster, More Efficient Than SSD
British scientists have developed a new breed of hard drive that uses not spinning discs, but rather a rectangular platter and millions of moving data heads to read/write data. In theory, this could mean transfer speeds of 500 MB/s.
Register Hardwaresays that The Hard Rectangular Drive (HRD), developed by DataSlide, is roughly 4x faster than current HDDs, and uses the same process to manufacture CPUs for the data heads. Piezoelectric actuators are used to scan the data heads and access specific parts of the magnetically-encoded platter. At any one time, 64 data heads are able to simultaneously transfer data. It also only uses 4W of power, which makes it half as power thirsty as a SSD.
The current technology consists of a single platter in a 3.5-inch drive, though it will be possible to stack platters in the future.
Sep 8, 2008
Space Invaders Invade New Space: Bendy Keyboard's Keys

This Bendiboard Retroboard Invaders is a flexible roll-up rubber keyboard adorned with those famous pixellated alien Space Invaders. It's bendy, it's got aliens, it's got a space key depicting a laser gun-base. You can spill coffee on it safely if you get a little energetic in your gaming, and it's $40.
Aug 10, 2008
"Biggest Military Hack of All Time" Was Done Over a 56k Connection

Using his own computer at home in London, McKinnon hacked into 97 computers belonging to and used by the U.S. government between February 2001 and March 2002. McKinnon is accused of causing the entire U.S. Army's Military District of Washington network of more than 2,000 computers to be shut down for 24 hours. Using a limited 56-kbps dialup modem and the hacking name "Solo" he found many U.S. security systems used an insecure Microsoft Windows program with no password protection. He then bought off-the-shelf software and scanned military networks, saying he found expert testimonies from senior figures reporting that technology obtained from extra-terrestrials did exist. At the time of his indictment, Paul McNulty, U.S. Attorney for the Eastern District of Virginia, said: "Mr. McKinnon is charged with the biggest military computer hack of all time."
He's currently awaiting extradition to the United States where, if convicted, he'll face up to 70 years in jail and up to $1.75 million in fines. Let us know about that alien technology first, Gary!