Apr 26, 2016
Mercy Indonesia Buka Diler Mobkas Ketiga
Mar 18, 2016
Cara Baru Jual Mobkas ke Mobil88
Apr 19, 2015
Mar 14, 2013
Teliti Sebelum Membeli Mobil Bekas
1. Buka kap mesin, perhatikan kondisi besi bagian depan, yaitu pegangan radiator (upron). Pastikan masih lurus dan tidak ada bekas las ataupun dempul di semua permukaan, khususnya ujung dekat sepakbor (fender). Jika ada cacat, dipastikan sudah pernah tabrakan dengan efek yang cukup kencang. Juga periksa bagian belakang. Buka bagasi atau pintu belakang untuk mengetahui kondisinya.
2. Perhatikan pula kaca depan, apakah sudah diganti atau belum. Kecenderungannya, bila terjadi kecelakaan cukup hebat, kaca depan kerap pecah. Untuk mengetahuinya, bisa dilihat pada bagian bawah di sisi kiri atau kanan. Kaca yang asli masih ada cap dari produsen pembuat mobil.
3. Lihat juga kondisi pilar B mulai dari atas hingga bawah. Buka pintu samping dan perhatikan apakah ada bekas las atau dempulan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui, apakah pernah mengalami tabrakan dari samping.
4. Cek juga, apakah lekukan garis (nat) pada bodi samping masih lurus atau tidak. Paling mudah memeriksa sambungan antara pintu samping dan sepakbor depan atau belakang. Jika tidak segaris, salah satu bagian tersebut pernah diganti atau dicat ulang dengan hasil dempulan yang kurang bagus.
5. Jarak atau celah antar bagian pada mobil baru biasanya sama, yaitu bemper dengan lampu atau bemper dengan gril. Jika ada celah yang tidak sama berarti ada panel yang diganti atau tidak sesuai dengan bawaan pabrik.
6. Pandangi cat dari jarak agak jauh dan ditempat terang. Usahakan di siang hari. Proses pengecatan yang kurang baik atau asal-asalan, menyebabkan cat terlihat belang.
Jun 7, 2012
Toyota Harrier, SUV Terlaris di Pasar Mobkas
Mesin 2.4L-nya sama dengan Toyota Camry. “Mesinnya jarang bermasalah selama mengikuti servis berkala,” ujar Sartono, Technical Leader Auto2000 Bintaro.
“Kalaupun ada penyakitnya paling di remote immobilizernya saja yang suka ngadat dan remote pintu bagasinya suka nggak mau ngebuka,” tukasnya.Lainnya, masih menurutnya, paling hanya penggantian packing cover timing chain saja.
“Itu juga biasanya karena usia dan panas mesin ya,”tutur pria ramah ini. Mau terlihat mewah?
May 9, 2009
Jazz Bekas Paling Diburu
Honda Jazz memang fenomenal. Dimensinya yang kompak dan ragam fitur serta desain yang sulit dicontek kompetitor menjadikan kendaraan ini layak menjadi nomor satu di pasar mobkas. Seiring dengan penjualan Honda Jazz, termasuk versi All New Jazz terus laris di Tanah Air.
Dari luar mobil berkapasitas mesin 1.500 cc i-DSI maupun VTEC ini memang kecil, tapi asumsi itu langsung berubah ketika melongok ke interiornya.
Mesin i-DSI/VTEC 1.500 cc, terkenal irit konsumsi bahan bakar. Di sisi lain, torsi maksimum dapat tetap dipertahankan pada putaran rpm menengah. Sedangkan mesin VTEC 1.500 cc berstandar konfigurasi seperti pada mesin VTEC Honda pada umumnya. Lantas, kompartemen penyimpanan yang lengkap menambah kemudahan pengguna dalam mengatur penempatan barang.
Eksterior Honda Jazz pun terlihat sporti dengan aroma prestise yang terpancar meskipun dari jauh. Wajah lampu depan dengan reflektor cahaya yang cenderung bulat menjadi ciri khasnya.
Namun fungsionalitasnya dalam memancarkan cahaya di malam hari tetap terjaga sehingga nyaman berkendara di malam hari. Lampu belakangnya juga mendukung aroma sporti.
Penampilannya makin sempurna dengan velg racing Honda berbahan aluminium alloy yang terlihat gagah. Rentetan keunggulan ini yang menjadikan Honda Jazz tetap banyak dicari orang. Di kelas hatchback, Honda Jazz tetap terdepan dibandingkan Suzuki Swift, Toyota Yaris, dan Daihatsu Sirion.
Kalau Anda kepincut dengan model Jazz ini, silakan berburu langsung dari pemiliknya. Alhasil, urusan banderol bakal jauh lebih terjangkau daripada membeli di gerai mobkas. Namun, bila Anda nggak masalah membelinya di gerai mobkas, silakan lihat ilustrasi di bawah ini.
Semisal Jazz i-DSI M/T 2004 dihargai Rp 108-113 juta. Atau keluaran 2005 Rp 110-115 juta dan 2006 Rp 115-118 juta. Penasaran dengan Jazz VTEC A/T 2005 dikisaran Rp 125-128 juta dan 2006 Rp 133-135 juta.
Avanza Cocok Buat Keluarga Baru
Bagi Anda yang baru berkeluarga dengan tingkat kemapanan level menengah ke bawah, bisa lirik small MPV (Multipurpose Vehicle) ini. Mobil ini kali pertama dikenalkan pada awal 2004 yang langsung mengambil hati jutaan masyarakat Indonesia.
Mengusung kapasitas mesin 1.300 cc yang terkenal irit dengan daya tampung tujuh penumpang. Nah, bila Anda membeli versi 2004 hingga akhir semester pertama 2006, tidak menutup kemungkinan mobkas yang dipilih masih terjangkit penyakit mesin ndut-ndutan. Namun, bila Anda melirik versi penjualan semester kedua 2006, maka Avanza itu sudah mendapatkan mesin VVT-i.
Avanza sudah mengusung konstrusi bodi monokok dan suspensi per keong di seluruh rodanya. Model itu seakan menjawab kekecewaan konsumen atas kerasnya suspensi per daun Toyota Kijang ‘kapsul’. Fitur Avanza pun tergolong lengkap. Varian G yang menjadi strata tertinggi, sudah mengadopsi power steering, central door lock, spion elektrik, power window, cup holder, foglamp, wiper kaca belakang, dan bangku yang bisa dilipat untuk mendapatkan ruang penyimpanan yang luas.
Mesin generasi pertamanya berkapasitas 1.300 cc 16 katup dengan semburan tenaga 86 dk yang sama persis dengan milik Daihatsu YRV. Bedanya terletak pada penggunaan teknologi katup variable dimana Avanza belum menerapkannya. Sama halnya dengan Xenia , Avanza pun terkenal akan keiiritan BBM-nya. Untuk soal pajaknya, tak perlu khawatir karena tak bakalan banyak mengeluarkan isi kantong.
Di sinilah alasan mengapa Avanza jadi mobil yang masih banyak peminatnya. Ini mobil yang punya aneka pilihan warna masuk kasta favorit di kelas mobil bekas. Untuk ilustrasi harga bisa ambil contoh Avanza 2005 tipe E Rp 100-105 juta, dan E VVTi 2006 Rp 111-115 juta. Atau dengan tipe yang sama keluaran 2007 dibanderol Rp 116-120 juta.