Showing posts with label Perawatan. Show all posts
Showing posts with label Perawatan. Show all posts

Apr 4, 2017

Ingat Lagi Pentingnya "Kick Starter" pada Skutik

Otomania.com - Salah satu alasan orang menyukai sepeda motor Skutik adalah kemudahan dalam mengendarainya. Sayangnya, banyak yang kebablasan, sampai ada yang tidak pernah memanfaatkan fungsi kick starter atau engkol saat menghidupkan mesin.

Jan 16, 2015

Cara Mudah Merawat AC Mobil Agar Awet

Detik.com - Meski perannya sangat penting dalam menunjang kenyamanan berkendara dan orang kerap melupakan perawatan air conditioner (AC) mobil. Mereka baru rebut tatkala perangkat itu tak berfungsi maksimal atau bahkan mati total, padahal untuk merawatnya cukup mudah.

Tips perawatan AC mobil yang dilansir Keep in Cool Australia, Selasa (13/1/2015), kunci menjaga AC tetap berfungsi dengan baik adalah niat dan kemauan.

"Banyak orang dengan mudah dan cekatan memeriksa mesin dan ban mobil, tetapi mereka sering melawati bagian AC," tulis laman itu.

Berikut cara mudah dan murah merawat AC agar tetap sehat:

1. Periksa secara rutin

Memeriksa bagian demi bagian AC sangatlah penting untuk menghindari kerusakan yang lebih besar. Ingat, sekecil apapun masalah yang Anda temukan di sistem AC, jika tak segera diatasi akan merembet.

Lakukan pemeriksaan maksimal setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan tak berarti harus membongkar bagian demi bagian tetapi cukup dengan merasakan embusan udara yang disemburkan serta mendengar suara, atau membersihkan kisi-kisi AC.

2. Jangan mematikan AC dalam waktu lama

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa penggunaan AC adalah pemborosan bahan bakar dan mematikannya selama berbulan-bulan. Cara itu justru membuat AC cepat rusak.

Soalnya, dengan tidak aktif maka selang dan belt AC mengering. Akibatnya selang dan belt tersebut cepat getas.

Jika Anda tidak ingin menggunakan AC saat berkendara demi penghematan bahan bakar atau alasan lain, maka sebaiknya sering melakukan pemanasan. Hidupkan AC selama 10 menit minimal seminggu sekali, agar semua sistem di AC berfungsi.

3. Operasikan dengan benar

Mengaktifkan AC saat mobil telah melaju atau saat putaran mesin tinggi adalah sebuah kesalahan yang sering dilakukan. Cara seperti itu menyebabkan putaran pulley tinggi.

Gesekan yang hebat antara pressure plate dengan pulley pun terjadi. Jika itu dilakukan secara berulang, maka pressure plate dan pulley akan cepat aus.

Kesalahan lain yang kerap dilakukan orang adalah, tak membuang udara di kabin mobil sebelum menyalakan AC. Udara panas di kabin setelah diparkir menyebabkan AC harus bekerja lebih lama untuk mendinginkan udara kabin.

4. Matikan AC sebelum mematikan mesin mobil


Hal lain yang juga patut diperhatikan adalah, mematikan AC sesaat sebelum mesin mobil dimatikan. Jika AC masih dalam kondisi aktif pada saat mesin akan dinyalakan, maka entakan terhadap clutch akan lebih besar.

Oct 23, 2013

Lampu Indikator ABS Honda Jazz Nyala. Jangan Panik!

Otomotifnet.com - Jangan panik ketika lampu indikator ABS (anti-lock brake system) pada All New Honda Jazz mendadak menyala. Segera bawa ke bengkel resmi yang punya engine diagnostic tool minta dilakukan diagnostic untuk mengetahui kondisi sensor di roda depan atau belakang.

Jika, hasilnya menunjukkan sensor bermasalah, jangan buru-buru langsung diganti. Seperti dibilang Rio Tanumihardja, pemilik Padimas Motor di Kemayoran, Jakarta, " Takutnya cuma kotor saja. Sayang harus diganti wheel sensor-nya. Lumayan bisa menghemat ketimbang mengganti yang harganya Rp800 ribu per unit."

Untuk membersihkannya, bisa dilakukan sendiri. Peralatan yang dibutuhkan, di antaranya dongkrak, kunci roda, kunci ratchet, kunci sok 10 mm, sambungan sok pendek, kain bersih, dan brake cleaner.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Dongkrak dan lepas roda di bagian sensor bermasalah (depan atau belakang).

2. Terlihat sensor ABS yang diikat satu baut.

3. Gunakan kunci sok 10 mm serta retchet untuk membuka baut dengan cara diputar seperti baut biasa yang anti clockwise.

4. Jika sensor sudah dilepas, semprotkan cairan brake cleaner ke sensor dan kemudian di lap. Selesai pasang kembali.

Jun 12, 2013

Diagnostic Tools Injeksi Honda HiDS, Dijual Masal Rp 3,3 Juta

Otomotifnet.com - Salah satu special tools wajib untuk melakukan perawatan berkala sepeda motor berteknologi injeksi adalah diagnostic tools. Tiap pabrikan memiliki alat sendiri, termasuk Honda yang sejak awal menggunakan diagnostic tools berlabel HiDS buatan Starnics.

Nah asiknya, HiDS kini bisa dimiliki oleh bengkel umum. Jadi bukan hanya menjadi monopoli bengkel resmi Honda. Tentunya, dengan makin banyak special tools yang menyebar di bengkel-bengkel umum, mampu mengurangi kekhawatiran konsumen soal perawatan teknologi terbaru ini.

"HiDS merupakan perangkat diagnostic motor Honda yang dibuat oleh Starnics dan telah digunakan di dealer resmi motor Honda. Tapi kini, bukan hanya dealer resmi Honda, bengkel umum pun berkesempatan untuk melengkapi alat kerjanya dengan HiDS," jelas Injeksi Motor Globalindo dalam press realese yang diterima redaksi.

HiDS dapat menganalisis atas alat-alat kontrol elektronik pada sepeda motor Honda yang menggunakan teknologi injeksi. Data-data yang dapat ditampilkan diantaranya adalah data kesalahan sensor yang terdeteksi ECM, baik data kesalahan yang sudah terjadi dan tersimpan dalam memori ECM ataupun data yang sedang terjadi yang terdeteksi ECM.

Data-data tersebut akan ditampilkan pada layar peraga HiDS dengan menggunakan Bahasa Indonesia sehingga mudah dimengerti dan informatif. HiDS juga memiliki fasilitas untuk melakukan re-set atau menghapus data-data kesalahan yang tersimpan di ECM dengan amat mudah.

HiDS yang dijual Rp 3,3 juta ini dapat digunakan pada seluruh sepeda motor Honda yang dipasarkan di Indonesia yang sudah mengadopsi fuel injection. Mulai dari Supra-X 125 PGM-FI, PCX 150, CBR250R sampai yang terbaru BeAT FI dan CB150R dan Verza150.

Oiya, Injeksi Motor Globalindo dan Starnics juga sedang mencari dealer untuk berbagai area di Indonesia, untuk yang ini bisa menghubungi Injeksi Motor Globalindo di 081-212-967-19, atau kontak lewa BB di 26232FFA.

Apr 18, 2013

Cegah Masalah, Headlamp dan Spidometer Ninja 250 FI Harus Kering!

Otomotifnet.com - Kejadian tak mengenakan, dialami oleh Sutandani. Pemilik Kawasaki New Ninja 250 ini, alami masalah di pacuannya. “Sebenarnya motor saya jarang dipakai. Tapi, sekali waktu saya pakai, dihadang hujan deras,” buka Dani.

Keesokan hari saat Dani panaskan motornya, panel odometer tak berfungsi. “Hanya ada tampilan garis putus-putus,” jelasnya. Motor pun dibawa ke bengkel resmi Kawasaki terdekat. Dani, dapat jawaban bahwa odometernya tak dapat diperbaiki.

Kasus lainnya juga dialami Andi Sekti Radianto dengan New Ninja 250 miliknya. Masalah, pada bagian fairing. “Fairing depan renggang. Sudah coba rekatkan dengan double tape, tetap saja renggang. Selain itu, headlamp juga terdapat embun,” kata Andi.

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), selaku pemegang merek Kawasaki di Indonesia cepat tanggap. “Kami langsung lakukan penggantian parts yang bermasalah tersebut,” kata Aris Sudiaji, Technical Service KMI.

Untuk fairing renggang, KMI sudah lakukan antisipasi. “Fairing renggang, kemungkinan saat pemasangan breket di Thailand yang kurang pas. Tapi, hal ini sudah diinformasikan ke dealer-dealer Kawasaki dan cara penanggulangannya,” tambahnya.

Untuk spidometer dan headlamp, pihak KMI masih berkordinasi dengan Kawasaki Jepang buat analisa kerusakan. “Sebaiknya, hati-hati ketika cuci motor. Jangan sampai terkena air bertekanan tinggi, karena bagian elektroniknya cukup sensitif dan tetap harus kering,” saran Aris.

Apr 10, 2013

Motor Sudah Tak Empuk Lagi? Servis Cuma Rp 60 Ribu

Detik.com - Shockbreaker memiliki peran penting bagi kendaraan bermotor. Jika fungsi dari peredam kejut ini sudah tidak maksimal tentunya akan membuat Anda menjadi tidak nyaman saat berkendara.

Nah buat Otolovers yang shockbreaker pada motornya sudah mulai tidak nyaman digunakan jangan langsung diganti dengan yang baru karena tidak ada salahnya untuk melakukan servis terlebih dulu.

Bengkel Samudra Motor yang berada di Jalan Raya Cipinang Lontar, Jakarta Timur selain menjajakan berbagai aksesoris dan spare part motor juga menerima servis shockbreaker untuk semua jenis motor.

"Untuk servis total kita patok harga Rp 60 ribu, itu untuk motor bebek dan matik tapi kalau motor besar seperti Tiger, V-ixion harganya Rp 80 ribu," papar Yana pemilik bengkel Samudra Motor saat ditemui detikOto.

Yana menambahkan harga tersebut untuk servis shockbreaker belakang kiri dan kanan sedangkan untuk shockbreaker depan lebih murah.

"Harga depan dan belakang bedanya cuma Rp 10 ribu. Lain lagi kalau shockbreakernya bocor, itu bukan diservis total dan harganya cuma Rp 35 ribu saja. Pengerjaannya juga bisa ditunggu paling lama 1 setengah jam," bebernya.

Selain itu, Samudra Motor juga menerima jual beli atau tukar tambah shockbreaker motor untuk semua jenis dan merek motor.

"Untuk shockbreaker bekas kita juga jual dengan harga yang cukup terjangkau," pungkasnya.

Mar 7, 2013

Daftar Setelan Kerenggangan Klep Motor Sport, Jaga Mesin Tetap Fit

Otomotifnet.com - Untuk menjaga mesin tetap bekerja dengan baik, tak ada salahnya bagi bikers untuk menjaga kerenggangan klep di pacuan. Sebab, jika kerenggangan klep tidak sesuai, maka bisa berakibat sesuatu juga di besutan. Misalnya, motor menjadi lebih boros konsumsi bahan bakarnya ketimbang sebelumnya.

“Menyetel kerenggangan klep bertujuan untuk memberikan jarak pemuaian antara klep dan silinder head. Karena perbedaan antara material baja (klep) dengan alumunium (silinder head) agar bisa pas pada waktu mesin dingin atau panas,” ungkap Sarwono Edhi, Technical Training Development PT Astra Honda Motor (AHM).

Menurut Edhi yang sapaan akrab pria berkacamata ini, jika setelan klep terlalu rapat, bisa mengakibatkan konsumsi BBM menjadi boros. Itu disebabkan kompresi yang bocor. Tapi, jika terlalu renggang, akan menimbulkan suara berisik di engine.

Nah, untuk itu, perlu setelan klep yang sesuai. Terutama, sesuai dengan kerenggangan yang dianjurkan pabrikan motor. Tetapi sekarang ini, kerenggangan klep tak hanya berdasarkan setelan filler gauge saja.

Untuk motor-motor tertentu, bisa juga ditentukan dari sim klep yang diaplikasi. Misalnya seperti Honda CBR 150 dan CBR 250 atau Kawasaki Ninja 250. Bahkan, Suzuki Satria FU150 yang basis mesinnya serupa dengan Suzuki FXR 150.

“Untuk FU150, bisa ganti ketebalan sim untuk setelan klep. Misal, pakai setelan klep in 0,10 – 0,20 dan klep ex 0,20 - 0,30. Tetapi, biasanya pakai yang in 0,15 dan ex 0,25,” ujar Sugio, Kepala Mekanik Suzuki Saharjo di bilangan Tebet, Jakarta Selatan.

Untuk harga sim klep yang layaknya topi untuk batang klep itu dijual sekitar Rp 27 ribuan untuk satu piece-nya. “Tetapi kalau perawatannya bagus, jarang sekali ganti sim klep,” beber Sugio.

Oh ya! Biasanya, tiap pabrikan juga memberikan batasan maksimal alias toleransi seting kerenggangan klep. Artinya, tidak selalu baku. Misalnya seperti Honda yang memberikan batasan kerenggangan klep sekitar 0,02 - 0,03 mm buat pacuannya.

Nah, biar sobat atau mekanik enggak asal tebak untuk setel celah kerenggangan klep, ini ada panduan buat pacuan sport. Untuk pacuan bebek dan skubek, menyusul di edisi depan ya.

Tetapi yang pasti, setelan kerenggangan klep ini berlaku untuk semua tipe pelatuk klep. Baik itu yang usung tipe pelatuk klep konvensional, model roller atau juga untuk yang aplikasi sim klep. Semoga bermanfaat ya!

DAFTAR KERENGGANGAN KLEP

HONDA
Tiger: IN 0,1 / EX 0,1
Mega Pro: IN 0,08 / EX 0,12
New Mega Pro: IN 0,1 / EX 0,1
CB150R: IN 0,16 / EX 0,25
CB 150R: IN 0,16 / EX 0,25
CBR 250R: IN 0,16 / EX 0,27

KAWASAKI
KLX 150: IN 0,04 – 0,08 / EX 0,09 – 0,12
KLX 250: IN 0,10 – 0,19 / EX 0,15 – 0,24
Ninja 250: IN 0,15 – 0,24 / EX 0,22 – 0,29

SUZUKI
Thunder 125: IN 0,03 – 0,08 / EX 0,08 – 0,13
Thunder 250: IN 0,03 – 0,08 / EX 0,08 – 0,13

YAMAHA
V-ixion: IN 0,16 – 0,20 / EX 0,15
Scorpio: IN 0,10 / EX 0,15

Mar 4, 2013

Melumasi Karet Jendela, Licin Lebih Enak

Otomotifnet.com - Membiarkan mobil langsung diterpa kondisi alam, jelas efeknya akan negatif. Masih ditambah dengan melekatnya debu-debu yang berterbangan, semakin mengacaukan penampilan mobil. Bahkan bukan tak mungkin, akan mengganggu kinerja komponen.

Salah satunya akan menimpa karet-karet kaca mobil. "Bisa jadi mengeras dan membuat kinerja naik-turun kaca jadi kurang lancar," sebut Parwata dari Otomotif Service Station (OSS) di Jl. Panjang No.8A, Jakbar.

Enggak hanya bikin kaca seret, tapi efeknya juga ke usia pakai motor power window yang bakal lebih cepat aus. Sehingga, kerusakan akan menjalar ke komponen lainnya.Tapi, enggak perlu barang mahal atau susah dicari. Cukup dengan perlengkapan mandi loh. Begini nih...

Supaya hal tersebut tidak terjadi, maka sebaiknya karet-karet pintu dilumasi. Caranya, cukup dengan membersihkan karet pintu yang kotor (gbr.1). "Bisa menggunakan lap basah, atau gunakan air langsung supaya lebih bersih," sebut Sukandi Endah, juga dari OSS. Jika pakai air, sebaiknya masukkan ke botol lalu beri slang untuk menyemprot (gbr.2). Pembersihan dilakukan pada semua karet pintu.

Setelah itu, lumasi menggunakan shampo mobil di semua karet yang ada (gbr.3). Untuk bisa menjangkau celah-celah karet gunakan slang yang telah dipotong. Tunggu beberapa saat, supaya sampo mobil tersebut mengalir ke bawah dan masuk ke pori-pori karet.

Selain menggunakan shampo mobil, bisa juga gunakan oli yang SAE 10. Tapi mesti pilih yang masih baru, supaya pelumasan semakin maksimal. Caranya sama seperti pakai shampo. Tinggal tuang oli di sela-sela karet (gbr.4). Gunakan slang supaya oli tidak keluar dari karet.

Jika seluruh proses sudah dilaksanakan dengan baik, coba naik dan turunkan kaca. Pasti kaca jalan lebih lancar dibanding sebelum dilumasi.

Keuntungan lainnya, licinnya karet kaca akan mengurangi kemungkinan karet kaca menggumpal pada satu tempat. Bahkan juga mencegah karet keluar dari tempatnya.

Oct 19, 2012

"Power Window" Rusak Karena Ini

Kompas.com - Toyota Jepang baru saja melakukan pemanggilan untuk perbaikan (recall) terhadap 7,4 juta unit dari beberapa model karena ada gangguan pada  power window. Terutama pada motor yang mengeluarkan bau hangus akibat terjadi gesekan karena kurang pelumasan. Ada lagi, meski motor bekerja, tapi kaca jendela tidak mau turun yang bila dipaksakan bisa merusak motornya.

Seperti dibilang  Yadi, punggawa Bengkel Jaya, yang khusus mereparasi AC dan power window, di kawasan Patal Senayan, Jakarta Selatan. "Biasanya, penyebab kaca nggak mau turun karet lis kaca sudah mulai getas dan cenderung mengeras sehingga mempersempit jalur. Nah, di situlah awal dari kerusakan," ungkapnya.

Bila ada yang sampai mengalami hal tersebut, langkah preventif bisa dilakukan seperti di bawah ini.

1. Lumasi semua bagian lis kaca (karet) dengan obat pengilap ban agar membantu bahan kembali lentur. Tidak dianjurkan pakai oli karena karet akan melar, sehingga membentuk lengkungan.

2. Jika sudah dilumasi masih tetap macet berarti karet harus diganti. Bila tetap seret, jangan dipaksa dengan menekan (turun) dan menarik (naik) kaca pakai tangan karena motor akan panas dan akhirnya menimbulkan arus pendek (bau hangus).

3. Selain itu, bila dipaksakan juga membuat pegangan kaca yang di bawa bergeser yang akhirnya menyebabkan macet karena tidak dalam posisi yang benar.

4. Periksa atau lakukan servis ketika gejala-gejala tersebut sudah muncul. Begitu juga bila terdengar suara-suara aneh seperti decitan. Perawatan diperlukan, mulai dari gigi-gigi di motor, regulator serta kawat penjaga kaca untuk mobil-mobil keluaran terbaru.

5. Karet lis kaca cenderung hilang kelenturannya ketika sudah berusia lebih dari 5 tahun. Sebaiknya segera diganti, apalagi penggunaan obat tidak membantu mengembalikan kelenturan karet tersebut.

Sebagai tambahan informasi, servis atau perawatan power window relatif murah dengan rentang antara Rp 150.000 - 250.000. Waktu pengerjaannya pun tidak begitu lama, hanya 2 jam.