Showing posts with label Versus. Show all posts
Showing posts with label Versus. Show all posts

Feb 3, 2015

Membandingkan Sosok Yamaha NMAX dengan Honda PCX

Yamaha NMAX dan Honda PCX
Kompas.com - Yamaha Global baru saja (26/1/2015) mengunggah rilis tentang Yamaha NMAX, skuter bongsor 150cc yang akan bersaing dengan Honda PCX 150 di Indonesia. Satu foto ikut dipampang, menunjukkan desain NMAX yang ternyata cukup mirip dengan Honda PCX.

Dari garis bodi, cukup ada kesamaan, mulai lekuk bodi depan, tameng angin, bagian samping sampai belakang. Di depan misalnya, pembeda jelas adalah lampu NMAX yang lebih kecil dari PCX. Lampu sein NMAX dipasang di bagian bawah dan terpisah, sementara PCX menyatu dengan lampu utama dan diletakkan di bagian atas.

Tameng angin mirip, tapi NMAX lebih pendek. Setang sedikit beda secara sekilas, PCX lebih kurus dan bersih. Bagian samping dan lekuk bodinya mirip, mulai dari pijakan kaki sampai desain jok dan bagian bawah.

Untuk bodi belakang belum tampak, tapi dari samping terlihat buritan cukup berbeda. Knalpot serupa tapi tak sama. Keduanya juga menonjolkan kisi-kisi pendingin (radiator) yang terletak di bagian kanan bawah. Selebihnya, kita tunggu peluncuran perdana NMAX yang akan dilakukan Februari mendatang.

Dijelaskan juga oleh Yamaha Global, model ini akan diproduksi di Indonesia dan menjadi bagian dari garda depan ekspansi bisnis sejak 2013 lalu. NMAX akan menjadi model global, dan rencananya akan diekspor ke sejumlah negara.

Apr 11, 2014

Ertiga Harus Mengakui Pendatang Baru Mobilio

Otomotifnet.com - Tak lengkap dalam melakukan komparasi tanpa menguji kenyamanan. Ternyata, karakteristik Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga sama. Renelita, seorang guru Biologi yang punya Ertiga manual mengaku, untuk pemakaian sehari-hari, suspensi Ertiga terasa enak.

Koko dengan nama lengkap Benedictus  Priyantoko, 35, menilai Mobilio sangat nyaman dikendarai. Posisi menyetir enak, ergonomis, dan blind spot minim terjadi.

Nah, dari semua sisi yang telah diulas, kesimpulannya bahwa Ertiga harus mengakui pesaingnya itu.

Kenyamanan

Sebagai MPV yang lebih ditujukan untuk keluarga, tentunya kenyamanan jadi nilai penting. Dengan konfigurasi jok 3 baris, keduanya harus bisa memberi kenyamanan baris terdepan hingga belakang.

Karakteristik suspensi Ertiga dan Mobilio pun dirasakan oleh OTOMOTIF sama. Memberikan kelembutan saat melewati jalan berlubang ataupun speed trap. Tetapi, Mobilio lebih memberikan redaman ekstra dibandingkan dengan Ertiga disaat menginjak lubang secara mendadak. Handling pun keduanya tak perlu diragukan, hanya saja, Mobilio terasa lebih stiff dan mantap saat di kecepatan tinggi.

Selain itu, kualitas material fabric yang disajikan keduanya masih terbilang nyaman untuk melintasi rute dalam kota ataupun luar kota. Tapi fabric milik Ertiga terasa lebih nyaman dari Mobilio.
Sedikit perbedaan, Ertiga memiliki busa jok yang lebih tebal dibandingkan dengan Mobilio, sehingga badan terasa amblas saat duduk. Sedangkan Mobilio, cenderung tipis tetapi memiliki tingkat keempukan yang setara dengan Ertiga.
Hasilnya, Mobilio mampu memberi kenyamanan ekstra, tak hanya di kecepatan rendah, tapi juga ketika kecepatan tinggi. Walau akan lebih baik kalau kualitas jok ditingkatkan lagi.

Kesimpulan
Tak disangka, segudang fitur yang diusung dengan harga menarik yang ditawarkan Ertiga harus mengalah pada pendatang baru, Mobilio. Unggul di parameter performa, konsumsi, akomodasi dan desain terbaru, Mobilio masih bersaing ketat berkat harga yang lebih murah untuk pilihan tipe yang sekelas dan kenyamanan berlebih.
Tak hanya di kecepatan rendah, tapi masih sanggup memberikan handling mumpuni saat kecepatan tinggi. Tipikal suspensi yang dipakai terasa khas Honda, walau butuh waktu lebih lama untuk membuktikan apakah low MPV andalan Honda ini punya kekuatan berlebih untuk menghadapi karakter konsumen khas Indonesia.

Mobilio menarik karena berhasil memasang mesin berkapasitas lebih besar dari Ertiga, namun hasil pengukuran konsumsinya juga masih lebih irit. Hebatnya, menang di data tes akselerasi, bukan berarti Mobilio mengorbankan konsumsi jadi lebih boros.
Akhirnya, menang pada segmen hangat di Indonesia dengan mengungguli 4 dari 7 parameter OTOMOTIF. Mari tunggu apakah benar Mobilio akan mengguncang dunia low MPV Tanah Air.

Feb 6, 2013

Komparasi New V-Ixion VS CB150R, Performa Bikin Bimbang!

Otomotifnet.com - Urusan performa, erat hubungannya dengan spesifikasi mesin kedua motor ini. Meski sama-sama 150 cc, Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion punya beberapa perbedaan mendasar pada spesifikasi.

CB150R menawarkan karakter overbore 63,5 x 47,2 mm, DOHC 4 klep berpendingin cairan transmisi 6 speed. Sedang New V-Ixion mengandalkan mesin lamanya, karakternya hampir square 57 x 58,7 mm, SOHC 4 klep berpendingin cairan transmisi 5 speed.

Pasokan bensin keduanya injeksi, hanya beda di detail dan kelengkapan sensor karena New V-Ixion sudah pakai 02 sensor, sedang CB150R belum. Aliran udara ke ruang bakar dikawal dengan throttle body (TB) 28 mm sedang CB150R lebih besar pakai TB 30 mm.

Nah... Kini saatnya dicoba lewat dua pengetesan yang berbeda. Pertama uji akselerasi pakai racelogic. Dan yang kedua langsung dinaikan ke atas dynamometer, untuk melihat power dan torsinya secara real dalam kondisi lingkungan yang sama dan mesin dyno yang sama pula.

Hasil tes akselerasi, StreetFire unggul dari Lightning. Dites pakai Racelogic oleh 1 tester berpostur 173 cm 65 kg di bawah 0-60 km/jam StreetFire hanya butuh 3,8 detik. Sementara Lightning perlu 4,1 detik. Jarak 201 meter CB150R unggul dengan 11 detik, berbanding V-Ixion 11,3 detik. Sementara jarak 402 meter ditempuh oleh CB150R hanya 18,2 detik sedang V-Ixion 18,4 detik.

Top speed keduanya beda tipis, andalan Honda 135 km/jam sedang Yamaha 132 km/jam, dites dengan trek 1 km. Data lain ada di bawah.. Silahkan dilihat dan dibandingkan.

Keunggulan CB150R tentu saja ditunjang karakter mesin overbore yang melengking cepat di rpm menengah ke atas dengan nafas panjang, ditambah rasio 6 speed rapat plus rasio akhir ringan. Sedang V-Ixion cenderung rata, dari bawah sampai atas rpm naik stabil. Mengandalkan feeling, mesin CB150R terasa lebih bulat dan halus sementara V-Ixion sedikit kasar.

Tak cukup akselerasi dan top speed, kami juga penasaran dengan potensi mesin on wheel, makanya dites pakai dynamometer. Mengejutkan! Baik tenaga maupun torsi V-Ixion ternyata lebih besar dari CB150R!

Anda terkejut? Sama dong! Bahkan kami sampai mengukur di dua tempat berbeda. Pertama di-dyno milik Aerospeed, Jl. Haji Nawi 74, Jaksel. Kedua, di Sportisi Motorsport, Jl. Tenggiri 4A Rawamangun, Jaktim. Ternyata hasilnya identik, tetap lebih besar V-Ixion.

Tepatnya di dynamometer Dynojet 250i milik Sportisi tenaga V-Ixion 14,17 dk pada 8.850 rpm dan torsi 12,76 Nm pada 7.050 rpm. Sementara CB150R 13,45 dk pada 10.300 rpm torsi 10,83 Nm pada 7.800 rpm. Kedua motor kondisi standar pabrik dengan bahan bakar yang sama.

Nah loh.. Jadi bimbang kan..!!! Mau pilih yang akselerasi dan top speed nya unggul atau yang power dan torsinya lebih besar?

Nov 12, 2011

Honda CBR 150R Vs Yamaha YZF R15


Detik.com - Honda punya motor andalan di kelas 150 cc yakni CBR 150R yang dibanderol Rp 22 juta di Thailand, sedangkan Yamaha juga punya yakni New Yamaha R15 yang baru saja diluncurkan di India dengan harga Rp 19,8 juta.
Sementara harga Honda CBR 150R di Indonesia sudah pasti yakni Rp 33 juta, dan untuk harga rivalnya belum jelas ketika masuk pasar roda dua Tanah Air.
Nah, jika Anda tertarik satu di antaranya sebaiknya harus benar-benar menyimak sisi kelebihan dan kekurangan kedua motor tersebut. Dari segi konsep, keduanya sama-sama sportbike berkapasitas 150 cc.
Namun mana yang lebih bersahabat? Kali ini detikOto ingin mengulas persamaan dan perbedaan antara Honda CBR 150R vs Yamaha R15. Selebihnya Anda yang menentukan.
Yamaha R15 memiliki mesin kapasitas 149.8 cc SOHC 1 silinder liquid cooled, 4 valve, 4 langkah dan Honda CBR 150R dilengkapi mesin kapasitas 149.4 cc DOHC 1 silinder tipe CS150RE, liquid-Cooled, 4 langkah.
Soal tenaga mesin Yamaha R15 terbaru dapat menyemburkan tenaga hingga 17 Ps pada 8.500 rpm dan torsi 15 Nm pada 7.500 rpm sedangkah Honda CBR 150R bisa menyemburkan 17,8 Ps pada 10.500 rpm dan torsi 12,66 Nm pada 8.500 rpm.
Meski Yamaha R15 menggunakan mesin SOHC namun tenaga mesinnya bisa menyaingi tenaga mesin Honda CBR 150R.
Berikut data lengkap kedua motor sport itu: