Showing posts with label BMW. Show all posts
Showing posts with label BMW. Show all posts

Jul 19, 2017

Suspensi Bermasalah, BMW "Recall" Puluhan Ribu R 1200 GS

Kompas.com - BMW Motorrad resmi mengumumkan kampanye recall global untuk model R 1200 GS. Penarikan pada sepeda motor bergenre petualang tersebut diakibatkan adanya permasalahan pada sistem suspensi depan atau fork stanchions.

Jun 15, 2016

BMW Kembali “Recall” akibat Kantong Udara Takata

Kompas.com - BMW merupakan salah satu merek asal Eropa yang kena imbas kampanye perbaikan massal (recall) airbag merek Takata. Setelah Februari 2016 menarik 840.000 unit, kini BMW kembali harus melakukan recall pada 120.000 unit mobil yang beredar di Amerika Serikat (AS).

Dec 15, 2015

BMW X1 dan Seri-5 Diskon Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - Akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk membeli mobil. Sebab, hampir semua merek menawarkan promo diskon menarik, tak terkecuali BMW.

Jul 22, 2014

BMW "Recall" 1,6 Juta Unit Seri-3 di Dunia

Kompas.com - BMW mengumumkan kampanye perbaikan massal (recall) terhadap seluruh Seri-3 di dunia dalam rentang produksi Mei 1999 sampai Agustus 2006. Tidak tanggung-tanggung, total 1,6 juta unit sedan menengah di seluruh dunia dicurigai bermasalah pada komponen kantong udara (airbag) penumpang depan.

Seluruh model ini menggunakan pasokan komponen dari Takata Corp yang sebelumnya sudah menjangkit jutaan unit produk Toyota, Nissan, dan Honda. Masalahnya, pompa pada kantong udara bisa mengembang sendiri tanpa adanya benturan atau kecelakaan, sehingga justru mengancam keselamatan penumpang depan.

Dave Buchko, juru bicara BMW mengatakan, perusahaan memutuskan menggulirkan recall untuk seluruh model Seri-3 yang dipasarkan global. Tahun lalu, recall serupa sudah dilakukan karena masalah yang sama terhadap 240.000 unit Seri-3 juga di pasar global.

"Langkah antisipasi, kami merasa sekarang waktu yang tepat adalah membawa semuanya masuk dan menggantikan komponen kantong udara penumpang depan," jelas Buchko (16/7/2014). Model yang sudah masuk dalam recall sebelumnya, dipastikan sudah diperbaiki.

Dalam lima tahun terakhir, tercatat lebih dari 12 juta unit kendaraan yang kena recall karena komponen kantong udara bermasalah pasokan Takata asal Jepang. Selain BMW, beberapa merek lain yang terjagkit masalah ini, juga terjadi pada Honda, Mazda, Subaru, Mitsubishi, Ford, dan Chrysler.

Sampai pengumuman ini dilakukan, BMW mengaku belum ada kecelakaan atau korban karena masalah ini. Jika diurai, lokasi pemasaran terbesar BMW Seri-3 ada di AS dengan 574.000 unit kendaraan. Sekitar 450.000 unit dipasarkan ke Jerman, dan 189.000 unit di Inggris.

May 30, 2014

Mesin Skuter Bongsor BMW Berpotensi Jebol

Kompas.com - Ratusan skuter bongsor BMW, yakni C600 Sport dan C650 GT, yang tersebar di seluruh dunia, buatan 2012-2014 diindikasi bermasalah. Berdasarkan penyelidikan Transport Canada, pemasangan tensioner rantai timing kurang tepat, berpotensi membuat rantai kendor. Jika ini terjadi, akan muncul suara berisik dan ketika dioperasikan, kemungkinan mesin jebol sangat besar.

Alhasil, BMW melakukan recall, dan untuk sementara diumumkan di Kanada dan Jerman. Kemungkinan besar, skuter-skuter sejenis yang sudah beredar termasuk di Amerika Serikat juga akan kena dampak, karena dibuat di satu pabrik, yaitu di Jerman.

Oleh karena itu, disinyalir, dalam waktu dekat NHTSA akan melakukan pengumuman serupa untuk konsumen di negeri Paman Sam.

Dealer BMW akan mengganti tensioner rantai timing dengan kualitas dan pemasangan yang lebih baik. Jumlah sementara masih bisa dihitung di Kanada, yaitu 163 unit. Jumlah ini akan bertambah, karena belum ada data untuk jumlah sepeda motor yang sudah beredar di Jerman. Diprediksi menjadi lebih dua kali lipat jika NHTSA juga mengumumkan hal serupa.

Mar 16, 2014

BMW Tarik Ribuan Motor

Detik.com - Produsen motor BMW terpaksa harus menarik kembali (recall) ribuan motor mereka karena ada masalah pada standar samping motor. Total ada 4.453 motor yang ditarik karena masalah ini.

Motor-motor yang ditarik pun merupakan motor model tahun 2013 yang meliputi banyak model yakni skuter C600 Sport dan C650GT serta motor sport F700GS, F800GS, F800GS Adventure, F800GT, R1200R dan R1200GS.

Menurut Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) masalah pada standar samping ini terjadi karena air. Bila motor terkena hujan lebat atau air yang digunakan untuk mencuci motor masuk ke sela standar samping maka air dapat menyebabkan side stand switch tidak berfungsi.

Bila sudah begitu, menurut Motorcycle, menyalakan mesin akan sulit dan ketika berjalan mesin bisa saja mati karena standar samping ini berhubungan dengan mesin.

BMW mengatakan kalau piranti ini tidak diproduksi dengan spesifikasi tepat yang memungkinkan air untuk masuk ke saklar. Piranti ini dibuat oleh pemasok Toyo Jianng Tsang Electric Co asal Taiwan.

Masalah ini pertama kali dilaporkan pada Juli 2013 selama tes daya tahan di internal BMW terhadap C600 Sport. BMW mengatakan mesin yang sedang diuji tiba-tiba mati setelah 9.525 dan telah menjalani beberapa kali siklus cuci.

BMW lalu melakukan investigasi dan memberitahu Toyo Jiann Tsang tentang kemungkinan masalah. Dan setelah di selidiki, Toyo Jiann Tsang pun mengakui kalau produknya memang berpotensi bermasalah.

Jan 22, 2014

BMW R nineT Incar Pasar Moge Indonesia!

Otomotifnet.com - Moge bergaya klasik BMW R nineT benar-benar membuat heboh pecinta moge di Eropa. Kehadiran perdananya pada EICMA, Milan 2013 mampu menarik perhatian. Dan kini, R nineT dijadwalkan bakal dipasarkan juga di Indonesia.

"Rencananya sekitar bulan Maret 2014," buka Geri Centura, Marketing Coordinator, BMW Motorrad Indonesia. Oiya sebagai info tambahan, di Indonesia BMW Motorrad dipasarkan melalui PT.Bali Dirt Bike selaku BMW Motorrad Indonesia dan berpusat di Kuta, Bali.

Sedang untuk harganya, Geri masih belum bisa memastikan. "Kisaran harganya menyusul ya," ungkap Geri yang kantornya ada di Jl.By Pass Ngurah Rai no.3 Simpang Dewa Ruci – Kuta, Bali.

Motor ini mengusung mesin boxer dua silinder 1.170 cc dengan pendingin udara dan oil cooler. Powernya lumayan meledak, puncaknya 110 dk di 7.750 rpm dan torsinya 88 lbs.ft pada 6.000 rpm.

Peleknya klasik model jari-jari, tapi sisi modern-nya juga kental. Lihat saja sokbraker depannya sudah upside down dan yang belakang single arm. Pengeremannya dari Brembo tipe radial, rem ini menggunakan kaliper 4 piston dan dikawinkan dengan disk brake floating 320 mm.

Uniknya, bagian buntutnya knock down. Pemiliknya bisa memilih tiga desain sekaligus. Mau bergaya cafe racer dengan jok single seater, dipasangi jok boncengan atau mau dibuat buntung. Bagian sub frame di belakang bisa dibongkar pasang sehingga memungkinkan perubahan desain ini.

Jan 15, 2014

BMW Tarik 51.000 Moge

Detik.com - Akibat potensi kebocoran bahan bakar, BMW Motorrad terpaksa harus menarik puluhan ribu moge mereka. Masalah kebocoran bahan bakar ini tentu membahayakan para pengendaranya.

Penarikan kembali (recall) itu dilakukan setelah Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mulai menyelidiki.

Total ada sekitar 51.000 moge BMW yang akan ditarik. Sebagian besar adalah seri R dan seri K model tahun 2005 sampai 2011.

Penyelidikan ini sudah 14 dilakukan oleh NHTSA setelah banyaknya keluhan konsumen terkait masalah ini. Meski terjadi kebocoran bahan bakar, BMW mengklaim kalau masalah ini tidak menimbulkan resiko yang terkait dengan keselamatan.

"Saya mulai menyalakan mesin sepeda motor, beberapa detik setelah itu dimulai bensin mulai menyembur dari depan motor ke mesin," kata satu pemilik yang menuliskan surat ke NHTSA seperti dikutip New York Times.

"Sebelum aku sadar, aku berada di genangan bensin. Saya mematikannya begitu saya menyadari apa yang terjadi. Aku membersihkan bensin dari lantai untuk menghilangkan bahaya kebakaran," tambahnya

Sementara beberapa pemilik lain yang mengeluh bercerita kalau mereka menyadari hal itu setelah habis berkendara dimana mereka menemukan kalau celana mereka ternyata terkena bensin.

BMW sendiri mengaku kalau mereka sebenarnya sudah menerima keluhan mengenai hal itu pada tahun 2006 dan beberapa lagi tahun-tahun berikutnya. Pada awal 2010, perusahaan telah mulai menyelidiki masalah ini dan menyimpulkan bahwa kebocoran itu terjadi karena teknik servis yang tidak tepat.

Dan selama semester pertama tahun 2010, BMW pun membuat perubahan manufaktur untuk model-model baru untuk mencegah masalah tersebut.