Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts
Dec 27, 2017
May 31, 2017
May 7, 2017
Apr 13, 2017
Mar 31, 2017
Mar 24, 2017
Mar 14, 2017
Jun 9, 2016
Jan 20, 2016
Dec 13, 2015
Dec 12, 2015
Dec 11, 2015
Oct 4, 2015
Jul 29, 2015
Jul 9, 2015
Jul 6, 2015
Jun 29, 2015
First Ride Yamaha All New Byson FI, Akselerasi Cepat di Putaran Bawah
Otomotifnet.com - Serangkaian perubahan pada Yamaha All New Byson FI telah dilakukan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Kini saatya untuk mencicipi performa motor yang mengusung konsep 'The Most Aggresive Muscular Cruiser'. Yuk gas!
Riding Position & Handling
Byson FI dibekali setang 727 mm, tergolong lebar khas naked bike yang membuat pengendara terlihat gagah karena lengan jadi membuka. Kendati ground clearance naik 10 mm, namun tinggi jok tetap 790 mm sehingga terasa tak ada beda dengan Byson lama, posisi duduk cukup tegak sehingga enggak mudah pegal. Apalagi busa joknya tetap empuk.
Riding Position & Handling
Byson FI dibekali setang 727 mm, tergolong lebar khas naked bike yang membuat pengendara terlihat gagah karena lengan jadi membuka. Kendati ground clearance naik 10 mm, namun tinggi jok tetap 790 mm sehingga terasa tak ada beda dengan Byson lama, posisi duduk cukup tegak sehingga enggak mudah pegal. Apalagi busa joknya tetap empuk.
Penerapan sasis lebih kokoh 12% dan bobot keseluruhan turun 3 kg dari versi lama (jadi 133 kg), lumayan terasa efeknya, bermanuver jadi lebih lincah dan presisi tanpa ada lendutan kendati lewat jalur tak rata. Sektor suspensi redamannya tergolong lembut, sehingga memberikan kenyamanan kendati lewat jalan tak rata. Pas untuk yang doyan turing jauh nih.
Performa
Kapasitas mesin turun dari 153 cc jadi 149,3 cc hasilnya performa mesin sedikit turun dari 13,6 dk jadi 12,9 dk. Meski begitu, dengan bobot juga turun 3 kg Yamaha mengeklaim akselerasi di 0-400 m malah lebih cepat 1 detik. Wah mesti dibuktikan nih, tunggu hasil test ride-nya ya!
Namun yang pasti, akselerasi di putaran bawah memang terasa lebih cepat, walaupun di atas dari 7.000 rpm cenderung datar. “Sesuai masukan konsumen, mereka maunya akselerasi cepat namun tetap efisien,” terang M. Abidin, GM Technical Service & Motorsport PT YIMM.
Kapasitas mesin turun dari 153 cc jadi 149,3 cc hasilnya performa mesin sedikit turun dari 13,6 dk jadi 12,9 dk. Meski begitu, dengan bobot juga turun 3 kg Yamaha mengeklaim akselerasi di 0-400 m malah lebih cepat 1 detik. Wah mesti dibuktikan nih, tunggu hasil test ride-nya ya!
Namun yang pasti, akselerasi di putaran bawah memang terasa lebih cepat, walaupun di atas dari 7.000 rpm cenderung datar. “Sesuai masukan konsumen, mereka maunya akselerasi cepat namun tetap efisien,” terang M. Abidin, GM Technical Service & Motorsport PT YIMM.
Fitur
Spidometer bentuknya berubah jadi kotak, dengan tampilan tetap full digital dan ada tambahan Eco Indicator, yang menyala di kecepatan 10-70 km/jam.
Sektor kaki-kaki tetap aplikasi suspensi depan 41 mm dan belakang monosok konvensional. Pelek masih sama dengan versi karburator, 2,50 x 17 dan 3,50 x 17 dibalut ban 100/80-17 sedang belakang diperbesar jadi 130/70-17. Rem depan cakram dijepit kaliper 2 piston, sayang belakang masih teromol nih.
Spidometer bentuknya berubah jadi kotak, dengan tampilan tetap full digital dan ada tambahan Eco Indicator, yang menyala di kecepatan 10-70 km/jam.
Sektor kaki-kaki tetap aplikasi suspensi depan 41 mm dan belakang monosok konvensional. Pelek masih sama dengan versi karburator, 2,50 x 17 dan 3,50 x 17 dibalut ban 100/80-17 sedang belakang diperbesar jadi 130/70-17. Rem depan cakram dijepit kaliper 2 piston, sayang belakang masih teromol nih.
Jun 27, 2015
Jun 26, 2015
Subscribe to:
Posts (Atom)