Showing posts with label Military. Show all posts
Showing posts with label Military. Show all posts

May 9, 2017

USS Gerald R Ford, Kapal Induk Super Berharga Rp 173 Triliun

Kompas.com - Delapan tahun setelah pembangunannya dimulai, awal bulan ini kapal induk milik Amerika Serikat, Gerald R Ford menjalani uji coba pelayaran di Samudera Atlantik.

Jul 8, 2015

US jets intercepted Russian bombers off the California and Alaska coasts on July 4

Businessinsider.co.id - On July 4th, two pairs of Russian Tupolev Tu-95 bombers approached the US West coast, causing the Air Force to scramble to intercept the planes before they breached US airspace.

Fox News reports that the first incident occurred at 10:30 am ET off the coast of Alaska, when NORAD identified the Russian planes and two F-22s hurried to intercept them. Another incident occurred at 11 am ET off the coast of central California, and was responded to by two F-15s.

The Russian bombers they intercepted are capable of carrying nuclear weapons, but sources do not indicate whether or not they were armed.

The Air Force intercepted the bombers before they entered America’s sovereign air space, which extends 12 miles out from the coast, but the presence of the bombers is an ominous sign during the heightened tensions between Russia and the US.

As retired Air Force Lt. Gen. Thomas McInerney, who formerly commanded the North American Aerospace Defense Command (NORAD) told the Washington Free Beacon:“It’s becoming very obvious that Putin is testing Obama and his national security team.”

The type of warfare being teased is reminiscent of the Cold War not only in theory, but in practice.

“These long-range aviation excursions are duplicating exercises I experienced during the height of the Cold War when I commanded the Alaska NORAD region,” McInerney told the Free Beacon.

Pentagon officials haven’t given the exact location of the interceptions, but ABC News cites one official as saying that it could have taken place as “far out as 200 miles.”

The Pentagon’s John Kirby told the Free Beacon that they assessed the flight of the Russian bombers as another training activity.

Saab's advanced stealth submarine is 'effectively invisible'

Jun 29, 2015

Militer AS Ingin Tetap Pakai Windows XP

Kompas.com - Lebih dari setahun setelah "dimatikan" pada April 2014 lalu, Windows XP ternyata masih punya penggemar sejati.

Misalnya saja angkatan laut AS (US Navy) yang rela merogoh kocek hingga 9,1 juta dollar AS atau setara Rp 121 miliar demi tetap bisa memakai sistem operasi berumur 14 tahun ini.

Dirangkum KompasTekno dari Geek.com, Jumat (26/6/2015), uang berjumlah besar tersebut dipakai membayar dukungan teknis dari Microsoft, untuk komputer-komputer AL AS yang masih menjalankan si Windows usang.

Seluruh dukungan teknis terhadap Windows XP memang telah dihentikan pada April 2014 itu. Walaupun demikian, Microsoft masih bersedia memberikan dukungan bagi mereka yang bersedia membayar, seperti AL AS di atas.

Selain Windows XP, AL AS juga membayar dukungan teknis untuk sejumlah software tua lain yang masih dipakai, di antaranya Office 2003, Exhcange 2003, dan Windows Server 2003.

Angka yang dibayarkan sepintas mungkin terlihat besar, tapi sebenarnya cuma "uang receh" buat matra laut angkatan bersenjata terkuat di dunia itu. Setiap tahun, AL AS mendapat anggaran belanja lebih dari 100 miliar dollar AS (lebih dari Rp 1.300 triliun).

F-35B makes first ski-jump launch

Apr 1, 2015

Jepang Pamerkan Kapal Perang Terbesarnya Pasca-Perang Dunia II

Kompas.com - Angkatan Laut Jepang, Kamis (25/3/2015), memamerkan kapal perang terbesarnya sejak berakhirnya Perang Dunia II.

Izumo, sebuah kapal pengangkut helikopter, memiliki ukuran sebesar kapal induk AL Kekaisaran Jepang saat menghadapi AL Amerika Serikat dalam perang di Samudra Pasifik.

Dengan kemampuan mengangkut awak sebanyak 470 orang, kapal ini menjadi contoh nyata berkembangnya kapabilitas militer Jepang untuk melakukan operasi di luar negeri.

Kapal sepanjang 248 meter itu sebenarnya dari sisi ukuran sama besar dengan kapal induk AS. Namun, kapal ini ditujukan untuk mengangkut helikopter serbu. Sebuah fungsi yang masih sejalan dengan konstitusi Jepang yang melarang negeri itu memiliki peralatan yang bisa digunakan untuk memulai perang.

Kapal induk, karena memiliki kemampuan untuk menghasilkan kekuatan tempur, dianggap sebagai sebuah senjata ofensif.

"Kapal ini bisa menjalankan berbagai jenis tugas, termasuk operasi perdamaian, penanggulangan bencana, dan mengirimkan bantuan. Kapal ini juga meningkatkan kemampuan kami dalam menghadapi kapal selam," ujar Menteri Pertahanan Jepang Jenderal Nakatani dalam upacara peresmian kapal itu di Yokohama.

Selain itu, Jepang juga menambah pesawat-pesawat terbang patroli jarak jauhnya dan pesawat-pesawat kargo. Jepang juga membeli jet tempur F-35, kendaraan serang amfibi dan pesawat angkut personel Osprey. Semua peralatan tempur itu bisa dioperasikan dari atas geladak Izumo.

Meski memiliki penampakan seperti kapal induk, Izumo tak memiliki katapel yang digunakan untuk memudahkan penerbangan pesawat-pesawat jet bersayap tetap.

Namun, varian F-35 yang memiliki kemampuan tinggal landas dan pendaratan vertikal (VTOL) bisa dioperasikan dari atas kapal ini.