Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts

Jun 24, 2017

Windows XP Dapat Update Baru dari Microsoft, Ada Virus Baru?

Kompas.com - Microsoft telah menghentikan dukungan terhadap Windows XP sejak 8 April 2014 lalu. Artinya, sistem operasi lawas tersebut tidak akan lagi mendapatkan penambal celah keamanan baru dari raksasa software tersebut.

May 28, 2017

Sudah Distop, Windows XP Diperbarui Lagi Gara-gara Virus WannaCry

Kompas.com - Microsoft mengambil langkah tidak biasa dalam menghadapi ancaman ransomware WannaCry. Raksasa software tersebut memutuskan merilis patch atau penambal celah keamanan untuk Windows XP, sistem operasi lawas yang telah dihentikan dukungannya, bagi semua konsumen.

Mar 17, 2017

11 April, Microsoft "Bunuh" Windows Vista

Kompas.com - Microsoft bakal "bunuh" Windows Vista pada 11 April mendatang. Semua dukungan untuk sistem operasi dan fitur-fitur di dalam Vista akan dihentikan oleh Microsoft mulai tanggal tersebut.

Dec 13, 2015

Microsoft Patok Tanggal Pensiun Windows 7 dan Windows 8

Kompas.com - Microsoft memasang tenggat waktu untuk dua sistem operasi lama mereka, WIndows 7 dan WIndows 8.

Dec 12, 2015

"Umur" Browser Chrome di Windows XP Tinggal Enam Bulan

Kompas.com - Pengumuman penting bagi pengguna sistem operasi Windows XP dan Vista di laptop atau PC mereka.

Aug 21, 2015

Is Windows 10 really a privacy nightmare?

Cnn.com - Microsoft just can't seem to shake the image that Windows 10 is spying on you. And Microsoft's lack of transparency about Windows 10's privacy isn't doing much to dispel the notion.

Jun 29, 2015

Acer Rilis Ponsel Windows Phone Murah di Indonesia

Kompas.com - Acer telah merilis smartphone terbarunya Liquid M220 di Indonesia. Ini merupakan ponsel berbasis Windows Phone 8.1 pertama yang dirilis di Tanah Air.

"Kami bangga dapat memperkenalkan Liquid M220, Windows Phone pertama dari Acer. Smartphone ini datang sebagai alternatif bagi pengguna yang mencari pengalaman dalam menggunakan sistem operasi Windows 8.1 yang intuitif dan dinamis dengan tampilan Live Tiles," tulis Martin Wibisono, Product Director Acer Indonesia dalam keterangan pers yang diterima KompasTekno, Rabu (24/6/2015).

Acer Liquid M220 bakal hadir menggunakan layar dengan bentang 4 inci yang mendukung resolusi 480 x 800 piksel. Tingkat kerapatannya sebesar 233 piksel per inci.

Dari segi "jeroan", ia dilengkapi dengan SoC Snapdragon 200 1,2 GHz yang dipadukan dengan RAM 512 MB. Perangkat tersebut dipersenjatai pula dengan media penyimpanan internal 4 GB.

Spesifikasi yang dihadirkan tersebut memang tidak terlalu tinggi. Namun, pihak Acer mengklaim bahwa spesifikasi internal hardware tersebut sudah bisa membuat rekaman foto dan video berkualitas tinggi tanpa lag atau force close.

Dari segi kamera, Acer Liquid M220 dilengkapi dengan kamera 5 megapiksel dengan kemampuan autofocus dan lampu kilat LED. Kamera depannya sendiri memiliki sensor 2 megapiksel.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Liquid M220 berjalan di sistem operasi Windows 8.1. Saat diluncurkan nanti, perangkat tersebut dinyatakan sudah bisa diupdate ke Windows 10.

Acer Liquid M220 saat ini sudah bisa dipesan di situs e-commerce Lazada dengan harga yang terbilang sangat terjangkau, yakni Rp 749.000. Setelah periode pre-order, produk ini bakal tersedia di Acer Store Indonesia, toko retail, dan toko online lainnya.

Militer AS Ingin Tetap Pakai Windows XP

Kompas.com - Lebih dari setahun setelah "dimatikan" pada April 2014 lalu, Windows XP ternyata masih punya penggemar sejati.

Misalnya saja angkatan laut AS (US Navy) yang rela merogoh kocek hingga 9,1 juta dollar AS atau setara Rp 121 miliar demi tetap bisa memakai sistem operasi berumur 14 tahun ini.

Dirangkum KompasTekno dari Geek.com, Jumat (26/6/2015), uang berjumlah besar tersebut dipakai membayar dukungan teknis dari Microsoft, untuk komputer-komputer AL AS yang masih menjalankan si Windows usang.

Seluruh dukungan teknis terhadap Windows XP memang telah dihentikan pada April 2014 itu. Walaupun demikian, Microsoft masih bersedia memberikan dukungan bagi mereka yang bersedia membayar, seperti AL AS di atas.

Selain Windows XP, AL AS juga membayar dukungan teknis untuk sejumlah software tua lain yang masih dipakai, di antaranya Office 2003, Exhcange 2003, dan Windows Server 2003.

Angka yang dibayarkan sepintas mungkin terlihat besar, tapi sebenarnya cuma "uang receh" buat matra laut angkatan bersenjata terkuat di dunia itu. Setiap tahun, AL AS mendapat anggaran belanja lebih dari 100 miliar dollar AS (lebih dari Rp 1.300 triliun).

Mar 17, 2015

Smartphone Lumia Termurah Masuk Indonesia

Kompas.com - Microsoft resmi merilis Lumia 435 di Indonesia, Jumat (6/3/2015). Smartphone Windows Phone 8.1 ini merupakan anggota seri Lumia 400 pertama yang dirilis oleh perusahaan tersebut.

Menurut Irwan Hermawan, Marketing Manager Microsoft Devices, perangkat ini ditargetkan bagi para pengguna yang ingin menggunakan smartphone untuk pertama kalinya dan ingin beralih dari feature phone ke smartphone.

"Anak muda juga menjadi target dari Lumia 435," kata Irwan kepada KompasTekno.

Salah satu nilai jual dari perangkat ini adalah harganya. Lumia 435 bahkan disebut sebagai Lumia termurah saat ini. "Lumia 435 dijual dengah harga Rp 1.099.000. Produk ini sudah dijual di pasar Indonesia mulai hari ini, Jumat (6/3/2015)," ujar Irwan.

Lumia 435 adalah ponsel entry-level yang dilengkapi dengan layar 4 inci beresolusi 800 x 480 piksel. Ia dipersenjatai prosesor MSM8210 Snapdragon 200 1,2 GHz dual-core, RAM 1 GB, dan media penyimpanan internal 8 GB yang dapat ditingkatkan menggunakan kartu microSD 128 GB.

Untuk urusan kamera, perangkat ini dilengkapi kamera utama 5 megapiksel dan kamera depan VGA. Lumia 435 berjalan di sistem operasi Windows Phone 8.1. Belum dikabarkan apakah produk tersebut dapat ditingkatkan ke Windows 10 atau tidak.

Sayangnya, Lumia 435 belum mendukung teknologi jaringan 4G LTE. Produk ini pun baru mendukung teknologi jaringan 3G. Sama seperti namanya, perangkat tersebut sudah mendukung penggunaan dua kartu SIM sekaligus.

Feb 4, 2015

Yuk, Coba Taklukkan TTS "Kompas" di Android dan iPhone

Kompas.com - Teka-teki silang (TTS) harian Kompas yang disisipkan tiap edisi Minggu selalu menantang pembaca untuk mengasah otak dalam mengisi soal-soalnya.

Kini, pengguna gadget Android dan iOS bisa menjajal kemampuan mengisi TTS Kompas setiap saat lewat aplikasi mobile game yang tersedia di toko Google Play dan App Store.

Mobile game TTS Kompas yang dikembangkan dalam native environment untuk masing-masing platform ini dapat dimainkan di smartphone maupun tablet, sesuai dengan keinginan dan kenyamanan pengguna.

Setelah mengunduh game TTS Kompas, pengguna dipersilakan membuat akun Kompas ID agar dapat memamerkan prestasi skor yang diraih di leader board. Hal tersebut juga akan menciptakan persaingan di antara pemain.

Akun Kompas ID sekaligus membuka akses ke soal premium dan soal berhadiah yang dihadirkan sesuai program dari harian Kompas. Pemain bisa juga mengisi TTS dalam mode offline setelah soal selesai diunduh.

Dalam menyelesaikan soal TTS, ada dua tipe bermain yang tersedia. Tipe permainan "hitung waktu" akan mencatat lamanya waktu yang dibutuhkan pemain dalam menyelesaikan semua soal dengan benar.

Tipe permainan kedua adalah "tanpa waktu" yang memungkinkan pengguna bermain lebih santai dan tidak dikejar target.

Beberapa fitur yang dapat membantu pemain menyelesaikan soal turut disediakan. Fitur "Hint", misalnya, dapat memberi petunjuk tambahan atas sebuah jawaban, sementara "Cek Jawaban" dipakai untuk memastikan kebenaran jawaban.

Selain di platform Android dan iOS, game TTS Kompas tersedia untuk pengguna perangkat Windows Phone lewat toko aplikasi Windows Store.

Jan 25, 2015

Windows 7 Mulai Masuk Masa "Pensiun"

Kompas.com - Hampir enam tahun berlalu sejak Windows 7 pertama dirilis pada pertengahan 2009 silam. Memasuki 2015, sistem operasi beken ini mulai memasuki masa “pensiun”.

Menurut informasi yang dilansir Kompas Tekno dari Read Write Web, Senin (19/1/2015), Microsoft telah mengakhiri dukungan mainstream bagi Windows 7 Service Pack 1, terhitung mulai 13 Januari 2015.

Artinya, pemilik komputer dengan Windows 7 tak akan lagi mendapat tambahan fitur baru terkait sistem operasi. Dukungan teknis cuma-cuma pun tidak lagi tersedia.

Adapun update vital terkait keamanan masih akan terus disalurkan secara rutin, seiring dengan masa berlaku “extended support” untuk Windows 7 yang baru akan berakhir pada 14 Januari, 2020 mendatang.

Untuk sekarang setidaknya Windows 7 belum benar-benar “ditinggalkan” seperti Windows XP yang semua dukungannya resmi dicabut pada April 2014.

Windows 7 sendiri hingga kini masih memegang predikat sebagai sistem operasi komputer terpopuler di dunia.

Data terbaru dari Netmarketshare menunjukkan bahwa Windows 7 masih menguasai pangsa pasar sebanyak lebih dari 56 persen, jauh lebih besar dibandingkan sistem operasi lain, seperti Mac OS X, ataupun duet Windows 8 dan Windows 8.1 yang pangsa gabungannya hanya berkisar di angka 13 persen.

Jan 18, 2014

Microsoft Undur 'Kematian' Windows XP

Detik.com - Meski terbilang lawas, tak dapat dipungkiri masih banyak pengguna komputer yang masih menggunakan Windows XP. Rencana Microsoft yang ingin 'mengubur' Windows XP pada April mendatang pun kemungkinan besar akan diundur.

Hal tersebut didukung langsung oleh data jumlah pengguna Windows XP yang dikumpulkan Microsoft. Dukungan terhadap Windows XP pun diperpanjang hingga tahun 2015 mendatang. Sebelumnya Microsoft mengumumkan akhir dukungan terhadap Windows XP pada 8 April.

Artinya hingga 2015 nanti pengguna Windows XP masih akan mendapatkan dukungan keamanan menangkal kerentanan yang mengintai.

Dengan kata lain, Microsoft Security Essentials, Forefront Client Security, Forefront Endpoint Protection, System Center Endpoint Protection, dan Windows Intune yang ditujukan bagi Windows XP masih akan terus diperbaharui.

“Untuk membantu organisasi menyelesaikan migrasi mereka, Microsoft akan terus memberikan update anti malware dan pembaharuan engine Windows XP hingga 14 Juli 2015,” tulis Microsoft dalam Blog resminya yang dikutip detikINET, Jumat (17/1/2014).

Salah satu pengguna terbesar Windows XP berasal dari China. Saking banyaknya, pemerintah China bahkan meminta Microsoft memperpanjang ‘umur’ Windows XP. Pengumuman ini pun menjawab permintaan pemerintah China tersebut.

Mar 4, 2013

Internet Explorer 10 Akhirnya Hadir untuk Windows 7

Kompas.com - Setelah hanya tersedia di sistem operasi Windows 8, peramban termutakhir Microsoft, Internet Explorer (IE) 10, akhirnya diluncurkan juga di Windows 7. Pada versi terbarunya ini, IE10 menjanjikan peningkatan performa, privacy yang lebih baik, dan juga dukungan terhadap standar web terbaru.

Microsoft mengklaim, IE 10 memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan IE generasi sebelumnya. Berfokus pada JavaScript, IE10 dikatakan lebih cepat 25 persen dibandingkan IE 9.

Salah satu fitur unggulan dari IE10 adalah pengecek kata (spell-checker) terintegrasi dan tool AutoCorrect. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan pengecekan dan mencari kata yang benar. Microsoft mengatakan, melalui fitur ini, pengguna dapat mengetik lebih cepat dan juga akurat.

Tak hanya itu, IE10 kini mendukung 30 standar web baru, yang tidak ada di IE 9, terutama di bidang CSS3 dan HTML5.

Sebenarnya, IE10 sendiri bukanlah produk terbaru. Peramban ini sudah hadir secara pre-installed sejak diluncurkannya Windows 8, yaitu pada 26 Oktober 2012. Para pengguna Windows 7 juga sudah dapat menikmati software ini dengan mengunduh versi "release preview" alias versi uji coba.

Meski begitu, baru sekaranglah para pengguna Windows 7 dapat menginstal versi stabil dari software tersebut.

Seperti dilansir Betanews, Kamis (28/2/2013), IE10 hanya dapat digunakan di perangkat berbasis Windows 7 dan 8. Pengguna Windows XP dan Vista dipastikan tidak dapat menggunakan IE10.

Hal ini tentu menjadi nilai minus dari IE10 karena versi-versi terbaru dari peramban pesaing, seperti Firefox dan Chrome, justru mendukung komputer berbasis XP dan Vista.

Dec 1, 2012

Siap-siap, Windows XP Bakal "Dilepas" Microsoft

Kompas.com - Masa dukungan Microsoft terhadap Windows XP sudah tinggal hitungan hari.

Dalam 496 hari ke depan atau tepatnya pada 6 April 2014, Microsoft akan menghentikan semua dukungannya, baik itu update patch maupun perbaikan keamanan, terhadap lebih dari 500 juta pengguna Windows XP.

Memang masih cukup lama namun para pengguna Windows XP harus segera bersiap upgrade ke Windows 7 atau Windows 8 sekalian.

Karena ketika dukungan ini berakhir pada 2014, Microsoft tak akan memberikan update sama sekali. Dengan demikian, Windows dan data di dalamnya akan rentan terhadap serangan dari internet dan virus.

Beberapa perusahaan dikabarkan telah bersiap untuk mengambil untung dari dihentikannya dukungan Microsoft terhadap Windows XP ini.

Dikutip dari ZDnet, Selasa (27/11/2012), beberapa perusahaan sudah mulai menawarkan paket migrasi ke sistem operasi dengan versi di atas Windows XP. Saat tanggal "matinya" Windows XP semakin dekat, maka harga dari paket tersebut diprediksi akan semakin meningkat.

Perusahaan keamanan jaringan pun diprediksi dapat mengambil laba yang banyak. Mereka bisa menetapkan harga yang tinggi untuk solusi keamanan bagi Windows XP kepada perusahaan-perusahaan yang ingin tetap menggunakan sistem operasi tersebut.

Walaupun begitu, hal tersebut dipandang tidak akan terlalu berpengaruh terhadap Microsoft, mengingat sistem operasi tersebut memang sudah lawas dan diputuskan tidak akan didukung lagi.

Menurut Netmarketshare, saat ini ada sekitar 50,5 persen pengguna yang sudah menggunakan Windows 7 atau Vista. Sedangkan pengguna XP sudah tinggal 40,7 persen.

Nov 19, 2011

Cerita di Balik Ketenaran Wallpaper Windows XP

Detik.com - Familiar dengan foto di atas? Ya, foto tersebut adalah wallpaper di sistem operasi Windows XP. Ternyata ada kisah menarik di balik penjepretan wallpaper yang mungkin paling banyak disaksikan di dunia itu.

Penjepretnya adalah Chuch O'Rear, mantan fotografer majalah National Geographic. Suatu ketika kala dia sedang mengemudi menuju rumah pacarnya, dia melihat sebuah pemandangan alam nan indah.

Naluri sebagai fotografer membuat Chuch berhenti di tempat yang berlokasi di North Carolina tersebut. Pemandangan menghijau dilatarbelakangi langit biru dan arak-arakan awan yang mempesona itu pun dijepretnya.

"Aku mengemudi dengan rute yang sama beberapa kali, namun Januari itu rumputnya tampil dengan warna hijau yang paling brilian sehingga aku keluar dari mobil dan mengambil beberapa foto," kata Chuch.

Tak pernah terpikirkan olehnya bahwa foto tersebut nantinya akan menjadi salah satu yang paling banyak disaksikan di planet ini. Diperkirakan, lebih dari 1 miliar orang telah melihat wallpaper bertajuk Bliss di Windows XP, yang adalah foto karya Chuch.

Microsoft memilih foto itu sebagai gambar latar di Windows XP. Chuch tidak mau mengaku berapa banyak pembayaran yang diterima. Konon jumlahnya sangat banyak dan foto itu termasuk deretan foto termahal.

"Aku tidak berpikir ketika aku menjepret, foto tersebut akan populer seperti itu. Mungkin saja foto ini adalah yang paling dikenal di planet ini," kata Chuch, dikutip detikINET dari DailyMail, Senin (14/11/2011).

May 13, 2010

Siap-siap, Windows 2000 dan XP Kadaluwarsa

Kompas.com - Peringatan buat para pengguna Microsoft Windows 2000 dan XP SP2. Microsoft berencana menghentikan dukungan teknis atas kedua sistem operasi buatannya itu mulai 13 Juli 2010. Update patch untuk mengatasi bug atau celah keamanan tidak akan dilakukan lagi terhadap software tersebut mulai saat itu.

Artinya, kalau Anda masih menggunakan kedua software tersebut, silakan tangung sendiri risikonya. Jika tidak ingin mengalami masalah, pengguna Windows 2000 disarankan beralih ke software yang lebih baru seperti Windows Server 2003, 2008, 2008 R2 (server), atau Windows 7. Sedangkan pengguna Windows XP SP2 bisa upgrade ke SP3 secara cuma-cuma atau migrasi ke Windows 7.

Windows Vista versi pertama yang belum ter-install service pack juga akan tidak mendapat dukungan teknis lagi mulia tanggal yang sama. Sebagai solusinya, pengguna disarankan upgrade ke Windows Vista SP2 yang dapat dilakukan secara online dengan cuma-cuma.


Oct 30, 2009

7 Reasons to Stick with Windows XP

Windows 7 has arrived! Huzzah! But wait; if you're still rocking Windows XP, you might want to think twice before upgrading. Here are some reasons to stick with an old OS.

1. Updating will be a huge pain

You do realize that you can't just pop in the disc and install the OS, right? Coming from XP, you're going to need to backup all of your data, format your hard drive, install a clean version of Windows 7, and then start from scratch, reinstalling all of your old programs—and that's assuming Old Faithful even meets the system requirements. Sounds delightful!

2. Software investment

How many programs do you have installed? You're going to have to reinstall all of them. Do you have all of your install discs handy? And I hope you haven't lost any CD Keys! Do you still have all of your downloaded installer executables? Feel like finding them or redownloading them? Because that's what you're going to have to do. And as far as new programs go, you do realize that almost all new software is still compatible with XP, right?

3. Most of what you use your computer for doesn't need an upgrade

What do you do on your computer? Surf the internet, maybe use some office programs? I'm going to go out on a limb here and assume that Windows XP has been handling such duties just fine for you. So why upgrade? For shiny new aesthetics? For a fancier taskbar? For juggling 22 devices? You don't need that.

4. It's expensive

Do you have $120+ to burn? Because that's how much upgrading will cost you unless you use the $30 college-kid discount. Why not put that money in savings or use it to pay off a credit-card bill, like a grown up?

5. You can wait for SP1

Every OS has bugs when it's first released, and even if 7 isn't the shitshow that Vista was, it'll surely need some patching up once the masses get their hands on it. You won't get any bonus points for being an early-adopter. Why not play it safe and, if you do decide to upgrade, hold out for Service Pack 1?

6. Microsoft will keep supporting XP for a while

Tons of people (including you) still use XP, and will continue to do so for the foreseeable future. Because of that, Microsoft has no choice but to continue supporting it, releasing security patches and the like. You don't need to upgrade in order to get such benefits.

7. You'll buy a new computer eventually

You won't have your current computer forever, especially if you bought it long enough ago to come pre-loaded with XP. Since installing a new OS is one of the most risky and frustrating things you can do with your computer, you might as well just hold out until you buy a new one. It'll have Windows 7 pre-installed on a clean drive, allowing you to start from scratch.

If you're running Vista, however, you should by all means upgrade. What are you, crazy? Upgrade!

Aug 31, 2008

Jesus Tries to Save Your Soul But Windows Stops Him


And I heard, as it were, the noise of thunder: One of the four beasts saying: "Come and see." And I saw. And behold, there was the other Jesus, the Bible character, calling me from a big screen saying "Jesus is the Reason for The—V-Sign this program-and will be shu-whaaa?" Clearly, Jesus is good with all this saving Humanity and making water into wine tricks, but I'm afraid he's no match for Windows errors.

Jul 23, 2008

Beijing's Apple Store Gets Crashed By Windows XP


We literally have no further information other than what you see in the image above, but either way, it's a very interesting photo even if it might be a fake. It makes sense that whatever huge display is running off a Windows XP machine—many giant displays do. What's also interesting in the photo are the cops (are they cops?) manning the line with fire extinguishers in case one of the Beijingnese Apple customers gets outta line.


In comparison, there's a WSJ shot of the same angle, but this time with an iPod+iTunes ad banner running. Could be that the XP shot is when the thing's in sleep mode?