Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Nov 12, 2018

Soekarno Tertawa Ada Tap MPRS Melarang PKI, karena...

Ilustrasi
Tempo.co - Seusai sidang kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo, pejabat yang menangani urusan keamanan membagi tugas. Rapat pada Selasa, 10 Mei 2016, itu membahas banyaknya laporan tentang peredaran kaus bergambar palu-arit serta kegiatan yang diduga akan memunculkan komunisme.

Oct 6, 2016

Kisah Toni Ruttiman, Relawan asal Swiss yang Bangun Daerah Terpencil di Indonesia

Kompas.com - Sosiolog Imam B Prasodjo menulis sebuah catatan menarik di akun Facebook pribadinya mengenai seorang relawan asal Swiss bernama Toni Ruttiman.

Oct 9, 2015

G30S 1965: Terungkap, Kedekatan Soeharto dan Letkol Untung

Letnan Kolonel Untung Samsuri
Tempo.co - Hari Selasa, pengujung 1966. Penjara Militer Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Dua pria berhadapan. Yang satu bertubuh gempal, potongan cepak berusia 39 tahun. Satunya bertubuh kurus, usia 52 tahun. Mereka adalah Letnan Kolonel Untung Samsuri dan Soebandrio, Menteri Luar Negeri kabinet Soekarno. Suara Untung bergetar. "Pak Ban, selamat tinggal. Jangan sedih," kata Untung kepada Soebandrio.

Oct 8, 2015

G30S 1965: Ini Penyebab di Jawa Barat Tak Ada Pembantaian

Tempo.co - PERINTAH itu datang dari Mayor Jenderal Ibrahim Adjie. Kepada Benedict Anderson, Indonesianis dari Universitas Cornell, Amerika Serikat, Panglima Komando Daerah Militer VI Siliwangi itu menegaskan, "Saya sudah kasih perintah kepada semua kesatuan di bawah saya, orang-orang ini ditangkap diamankan, tapi jangan sampai ada macem-macem." Ibrahim dan Anderson bertemu pada 1968.

Oct 4, 2015

Omar Dani: CIA Terlibat G30S 1965 dan Soeharto yang Dipakai

Omar Dani
Tempo.co - Buku "Pergunakanlah Hati, Tangan dan Pikiranku: Pledoi Omar Dani" adalah satu dari sekitar seratus buku tentang G30S 1965. Jelas buku ini penting karena ditulis oleh salah satu pelaku utama. Setelah dibungkam selama 29 tahun, bekas pucuk pimpinan Angkatan Udara itu mau bicara.

Jul 16, 2015

Ahok Izinkan Rumah Ahmadiyah Ubah Peruntukan Jadi Tempat Ibadah

Kompas.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah menindaklanjuti permasalahan penyegelan tempat tinggal yang dijadikan tempat ibadah bagi jemaah Ahmadiyah.

Basuki memutuskan tempat tinggal yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan, itu bisa berubah peruntukan menjadi tempat ibadah Ahmadiyah.

"Saya sudah disposisi ke Dinas Penataan Kota, kemarin disegel kan karena menyalahi tata ruang. Kami izinkan dia ubah peruntukan, jadi boleh rumah diubah peruntukan jadi tempat ibadah," kata Basuki, di Balai Kota, Rabu (15/7/2015).

Basuki mengaku belum bertemu dengan pihak Ahmadiyah. Namun, ia telah memberi mandat Wali Kota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor untuk segera mencabut penyegelan rumah ibadah tersebut.

Basuki mengatakan, seharusnya di Jakarta banyak tempat ibadah yang juga disegel karena berdiri tidak menggunakan izin mendirikan bangunan (IMB). Ia tidak mengkhawatirkan jika nantinya keputusannya ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat luas.

"Kami sebagai negara enggak mau ikut mencampuri urusan itu dan secara konstitusi enggak mencampuri itu. Prinsip kami, semua orang berhak menjalankan kepercayaannya masing-masing karena di dalam undang-undang sudah diatur. Negara ini tidak didirikan berdasarkan mayoritas dan minoritas karena negara ini dasarnya konstitusi," kata Basuki.

Dengan demikian, Basuki memastikan jemaah Ahmadiyah tetap dapat beribadah dengan tenang di tempat ibadahnya.

"Boleh dong (beribadah), asal dia (jemaah Ahmadiyah) enggak menyebarkan (aliran) saja. Menurut saya gitu lho. Kalau dia menyebarkan (aliran), urusannya sudah dengan agama. Kalau soal ibadah, mereka tetap punya hak," kata Basuki.

Sebelum rumah ibadah itu disegel, Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah mengeluarkan Surat Peringatan 1 yang menyatakan bahwa bangunan itu tak sesuai fungsi tentang rumah ibadah dan menyalahi tata ruang.

Menyusul SP1 itu, SP2 dikeluarkan Pemkot Jaksel pada 3 Juli, dan akhirnya bangunan itu disegel pada 8 Juli 2015.

Jul 2, 2015

Teman Ahok: Pengumpulan KTP Harus Disertai Bukti Tanda Tangan

Kompas.com - Juru bicara "Teman Ahok", Amalia Ayuningtyas, mengaku belum tahu seputar adanya selebaran atas nama kelompoknya yang membuka jalur pengumpulan KTP dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melalui aplikasi WhatsApp.

Menurut Amalia, sejauh ini, memang sudah banyak para relawan yang mencoba mengumpulkan KTP melalui berbagai cara.

"Kalau soal yang WhatsApp, saya belum tahu. Tapi, sejauh ini memang sudah banyak teman yang mencoba mengumpulkan KTP dengan berbagai cara. Mungkin itu salah satunya (melalui WhatssApp)," kata Amalia kepada Kompas.com, Selasa (30/6/2015).

Meski tidak mempermasalahkan, Amalia menyatakan, sejauh ini cara pengumpulan KTP yang mereka lakukan adalah dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga ataupun meminta warga untuk mengirimkan fotokopi KTP-nya ke sekretariat mereka yang beralamat di Kompleks Graha Pejaten Nomor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut Amalia, kedua cara tersebut adalah cara yang memungkinkan untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh KPUD. Sebab, KPUD telah mensyaratkan fotokopi KTP yang dikumpulkan harus disertai dengan formulir pernyataan dukungan yang ditandatangani secara langsung oleh si pemilik KTP.

"Jadi, KPUD mensyaratkan harus ada bukti tanda tangan basahnya. Kalau melalui WhatsApp kan belum tahu bagaimana cara ngumpulin tanda tangan basahnya," ujar dia.

Sebagai informasi, saat ini beredar selebaran yang mengatasnamakan Teman Ahok dari pos komunikasi Pasar Rebo. Dalam selebaran yang beredar di media sosial itu, masyarakat yang mendukung Ahok diminta untuk mengirimkan KTP mereka ke sebuah nomor WhatsApp.

Jun 18, 2015

Kisah lucu Soekarno batal marah gara-gara diajak nonton tari perut

Merdeka.com - Berbicara tentang Proklamator Soekarno memang tidak ada habisnya. Mulai tentang pidato-pidatonya yang menggugah, cerita Soekarno dengan wanita-wanita di sekelilingnya, hingga cerita lucu tentang sang proklamator.

Pernah, suatu ketika saat berkunjung ke Mesir, Soekarno diajak oleh pemimpin Mesir kala itu, Gamal Abdul Nasser untuk menonton tari perut pada suatu malam saat dia baru saja tiba di Cairo, ibukota Mesir.

Ceritanya, saat baru tiba di Bandara Cairo, Soekarno dan rombongan langsung menuju ke penginapan. Karena tidak ada acara di malam pertama, Soekarno langsung masuk ke kamar penginapan dan bergegas untuk istirahat.

Saat Soekarno istirahat, ajudan pribadi Soekarno, Letnan Kolonel Sabur tiba-tiba datang mengetok pintu. Soekarno pun memarahi ajudannya itu.

"Heh, Bur ada apa kau datang malam-malam begini? Aku kan sudah bilang mau istirahat," kata Soekarno lantang saat membuka pintu.

Cuma mengenakan piyama, kemarahan Soekarno mereda saat melihat utusan Presiden Nasser bersama dengan Subur. Nasser pun mengatakan kepada Soekarno kalau dirinya diminta untuk menjemput Soekarno untuk melakukan inspeksi.

Soekarno heran. Tengah malam apalagi saat dia baru saja tiba di Cairo dirinya diminta untuk menghadiri inspeksi. Saat Soekarno masih terbengong-bengong, Marsekal Abdul Hakim Amir melanjutkan pembicaraannya.

"Presiden kami mengundang sahabat beliau, Presiden Soekarno, untuk menginspeksi penari-penari perut di Kairo ini," ujar Amir. Mendengar ucapan tersebut, Soekarno pun beranjak dan langsung semangat.

"Kenapa tidak dari tadi. Sampaikan kepada Nasser, Soekarno dari Indonesia akan siap dalam sepuluh menit," kata Soekarno mantap.

Menurut salah satu putra Soekarno, Guntur Soekarnoputra, acara nonton tari perut Soekarno dan Nasser tersebut merupakan agenda tidak resmi saat berkunjung ke Mesir. Hal tersebut dia sampaikan dalam bukunya yang berjudul Bung Karno, Bapakku, Kawanku dan Guruku.

Jun 17, 2015

Saat berusia 14 tahun, Soekarno sudah berani cium gadis Belanda

Merdeka.com - Soekarno muda membenci tindakan pemuda-pemuda Belanda yang arogan dan merendahkan pribumi. Soekarno punya cara sendiri untuk menunjukkan dia tidak kalah dengan pemuda-pemuda Belanda itu. Caranya, dengan memacari gadis-gadis Belanda.

Bukan perkara sulit bagi Soekarno muda untuk mendekati gadis Belanda. Otaknya pintar, wajahnya pun tampan. Tak heran, gadis-gadis Belanda mau saja didekati walau Soekarno pribumi. Apalagi sejak anak-anak, jiwa kepemimpinan Soekarno sudah terlihat. Dia selalu menjadi pemimpin teman-temannya.

Kakak kandung Soekarno, Wardoyo, menceritakan kelakuan adiknya dalam buku 'Bung Karno Masa Muda'. Buku ini diterbitkan Pustaka Yayasan Antar Kota Jakarta tahun 1978.

"Menurut pengakuannya sendiri, gadis Belanda yang pertama kali dipacarinya adalah Rika Meelhuysen. Gadis itu pulalah yang pertama kali dicium oleh Soekarno. Ketika itu umur Soekarno baru 14 tahun," tutur Wardoyo.

Awalnya memang Soekarno mendekati Rika karena ingin dianggap memiliki kelas yang sama dengan pemuda Belanda. Namun Soekarno ternyata lupa dengan niatnya itu. Namanya cinta monyet, Soekarno benar-benar tergila-gila pada Rika.

Dia rela membawakan buku-buku milik noni Belanda itu. Dia juga rela memutar jalan hanya untuk bisa melewati rumah Rika dan berharap melihat sekilas gadis pujaannya.

Walau begitu, Soekarno tak mau cinta monyetnya diketahui sang ayah, Raden Sukemi Sosrodiharjo. Soekarno tahu ayahnya benci orang Belanda. Apa yang akan dilakukan ayahnya jika melihat Soekarno menjalin kasih dengan noni Belanda. Soekarno takut akan dihajar dengan rotan.

Nah suatu sore, Soekarno sedang asyik berboncengan dengan Rika Meelhuysen. Di persimpangan dia tak sengaja menabrak seorang pengendara sepeda lain. Ternyata Soekarno menabrak Raden Sukemi, ayahnya sendiri! Bukan main takutnya Soekarno.

Tapi ketika itu ayahnya tidak marah. Ketika tiba di rumah, ayahnya malah berkata dengan lembut.

"Nak, kau jangan kuatir aku akan marah karena kau bergaul dengan gadis Belanda itu. Hal itu baik sekali. Itulah jalan terbaik agar Bahasa Belanda mu menjadi lebih baik lagi," ujar ayah Soekarno.

Soekarno lega bukan kepalang. Dia pun makin bersemangat mendekati gadis-gadis Belanda.

Sebut saja, Paulina Gobee, Laura, lalu dengan putri keluarga Raat. Ada lagi Mien Hessels. Mien inilah yang benar-benar membakar hati Soekarno yang berusia 18 tahun.

"Rasanya dia bersedia untuk mati untuk Mien. Tidak ada yang diharapkan selain percintaan dengan penuh berani pada Mien," kenang Wardoyo menggambarkan polah adiknya yang kasmaran.

Soekarno yang saat itu berusia 18 tahun bahkan nekat menemui Pak Hessels untuk melamar Mien. Apa jawaban keluarga Hessels?

"Kamu? Inlander kotor seperti kamu berani-beraninya mendekati anakku? Enyah kau binatang kotor!" bentak orang tua Hessels dengan geram.

Soekarno merasa terhina, malu, marah. Inilah salah satu hal yang akan terus diingat Soekarno. Memacu dirinya untuk membawa rakyat Indonesia agar bisa dipandang sejajar dengan bangsa manapun di dunia.

Waktu juga yang membuat Soekarno melupakan cintanya pada Mien Hessels. 23 Tahun kemudian, di tahun 1942. Soekarno sedang berjalan-jalan di Jakarta. Tiba-tiba dia ditegur oleh seorang wanita Belanda yang gemuk, tua dan jelek.

Wanita itu tertawa terkekeh-kekeh. "Dapatkah kau menebak siapa aku?" tanyanya pada Soekarno. Soekarno memperhatikan wanita itu dengan teliti. Berusaha mengingat-ingat. Tapi dia tidak tahu.

Wanita itu masih terkekeh. "Aku Mien Hessels," katanya. Soekarno terkejut luar biasa.

"HUhhhhh! Mien Hessels! Ratuku yang cantik seperti bidadari itu sudah berubah menjadi wanita sihir. Dengan cepat aku memberi salam padanya dan terus berjalan sambil mengucap syukur dan memuji Tuhan Yang Maha Penyayang karena telah melindungiku. Caci-maki yang telah dilontarkan ayahnya dulu sesungguhnya adalah rahmat yang terselubung bagiku. Kalau dipikir-pikir, dulu aku telah tertambat pada perempuan ini. Aku berterima kasih atas perlindungan Tuhan," ujar Soekarno dengan penuh rasa syukur.

Jun 21, 2013

Pensiun dari MK, Mahfud MD Luncurkan e-keadilan.com

Detik.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD bersama Menristek Gusti M Hatta meluncurkan e-keadilan.com. Situs tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Indonesia.

"Kita putuskan soft launching e-keadilan, penegakan hukum melalui media online," ujar Mahfud dalam acara peluncuruan di Kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2013)

Situs yang didominasi warna merah dan putih ini situs ini menyematkan statistik peradilan, kolom pengaduan, arsip aduan, pendapat pakar hukum, acuan perundang-undangan. Tidak cukup hanya itu, situs ini juga terintegrasi dengan twitter dan sosial media lainnya.

Dengan adanya beragam fitur tersebut, masyarakat diberi berbagai fasilitas seperti konsultasi hukum. Masyarakat juga bisa memberikan pengaduan, berdiskusi soal kasus hukum, dan memberikan opininya terkait hukum dan keadilan.

"Nanti yang lebih merangkum banyak hal dalam proses keadilan, itu ada saatnya. Leading sektor dalam hal ini adalah Kemenristek, nanti akan dikembangkan lebih luas lagi ke segala segmen masyarakat," ujar Mahfud.

Medium online dipilih karena teknologi informasi telah berkembang ke setiap segmen masyarakat. Mahfud pun menambahkan orang-orang sudah terikat dengan intervensi teknologi ini. Namun ada tiga tujuan utama e-keadilan yang disampaikan Mahfud.

"e-keadilan dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat yang disebut kesadaran hukum. Ini juga untuk mengontrol proses peradilan hukum, dan masyarakat jadi tahu. Kalau kita tidak mengontrol maka banyak akan terjadi tersangka tahu-tahu bebas demi hukum," ujar Mahfud.

"Ini banyak sekali karena menyangkut orang-orang penting. Lalu untuk membangun kesadaran masyarakat untuk bangsa ini dalam penegakan hukum dan keadilan," ujar Mahfud menambahkan.

Usai memberikan sambutannya, Mahfud kemudian bersama Menristek berpegangan menggenggam palu hakim. Ketukan palu sebanyak tiga kali menandai diluncurkannya portal untuk para pencari keadilan tersebut.

Apr 22, 2013

Daayiee Abdullah, Ulama Pendukung Pernikahan Gay

Kompas.com - Seorang pria Afrika-Amerika yang menjadi mualaf, Daayiee Abdullah, melakukan langkah yang terbilang kontroversial. Dia membantu menikahkah pasangan gay Muslim dan merahasiakan orientasi seks pasangan itu dari keluarganya.

Tentu saja, Abdullah harus sangat berhati-hati saat melakukan hal yang dianggap melanggar perintah agama oleh sebagian besar umat Islam itu.

"Kami harus bertanya kepada semua tamu kami agar tidak mengabarkan pernikahan ini lewat jejaring sosial. Tidak ada Facebook, Twitter atau Instagram," kata MQ, salah seorang dari pasangan gay yang baru dinikahkan Abdullah.

"Keluarga kami akan menderita jika pernikahan kami tersebar di internet," lanjut dia.

Abdullah, sebagai seorang pemuka agama yang tak biasa, dianggap sebagai pahlawan di kalangan komunitas gay Muslim.

"Dia sangat membantu mereka yang ingin menyesuaikan orientasi seksualnya dengan kepercayaan kami," kata Faisal Alam, aktivis Muslim yang berbasis di Washington.

Meski mendapat banyak dukungan, Abdullah juga mendapatkan banyak resistensi.

"Sejumlah pemuka agama lokal menolak mengucapkan salam kepada saya," kata Abdullah.

Kemarahan terhadap Abdullah juga muncul di dunia maya. Abdullah disebut sebagai pelaku ide yang sangat dilarang dalam Islam.

Pandangan Islam pada umumnya adalah seks hanya bisa dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah. Dan, pernikahan hanya bisa dilakukan pasangan yang berbeda jenis kelamin.

"Saya tak setuju dengan pandangan imam Daayiee," kata Johari Abdul-Malik, anggota komite eksekutif Dewan Organisasi Muslim di Washington Raya.

Namun, lanjut Johari, semua komunitas memang membutuhkan pemimpin spiritualnya masing-masing.

"Saya menantang dia untuk mengayomi mereka yang menyetujui pandangannya," Johari menegaskan.

Abdullah memang eksentrik. Tindakan pertamanya saat diangkat menjadi imam adalah memimpin upacara pemakaman untuk seorang gay Muslim yang meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang disebabkan AIDS.

Abdullah adalah satu-satunya pemuka agama Islam di kawasan itu yang bersedia memimpin jalannya upacara pemakaman.

"Ada kebutuhan di sini. Terutama untuk mereka yang sudah ditindas secara brutal hanya karena mereka adalah gay," kata Abdullah.

Urooj Arshad, anggota Aliansi Muslim untuk Keragaman Seksual dan Jender, mengatakan, permasalahan yang dihadapi Abdullah bertambah ketika banyak pasangan gay yang ditolongnya justru meninggalkan Islam.

"Namun, dia (Abdullah) adalah satu-satunya orang yang kami miliki. Tak ada orang lain di AS yang melakukan apa yang sudah dia lakukan selama ini," kata Arshad.

Mar 7, 2013

Ini 25 Orang Terkaya di Indonesia

Kompas.com - Majalah Forbes kembali merilis daftar 1.426 orang terkaya di dunia pada tahun 2013. Nilai total harta dari keseluruhan orang terkaya di dunia ini mencapai 5,4 triliun dollar AS.

Amerika Serikat menjadi negara asal yang paling banyak pada daftar orang terkaya, yakni 442 orang, diikuti oleh negara-negara Asia Pasifik 386 orang, Eropa (366), Amerika (129), serta Timur Tengah dan Afrika (103).

Dari 386 orang terkaya Asia Pasifik, terdapat 25 orang kaya yang berasal dari Indonesia. Keluarga Hartono masih memimpin daftar orang terkaya di Indonesia.

R Budi Hartono masih memuncaki orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan mencapai 8,5 miliar dollar AS dengan sumber kekayaan dari perbankan dan tembakau. Pemilik BCA dan Djarum ini berada di urutan 131 orang terkaya di dunia versi Forbes, naik dibanding tahun lalu yang berada di posisi 146 dengan kekayaan 6,5 miliar dollar AS.

Peringkat kedua orang terkaya di Indonesia adalah Michael Hartono dengan 8,2 miliar dollar AS di urutan 138 orang terkaya di dunia. Tahun lalu, ia juga berada di urutan 138 orang terkaya di dunia dengan kekayaan 6,3 miliar dollar AS.

Berikut 23 orang Indonesia lainnya yang masuk ke dalam daftar orang terkaya versi Forbes.

395. Sri Pakash Lohia
Dia menjalankan Indorama Venture dan menjadi pemasok terbesar resin Polyethylene terephthalate (PET) di dunia. Kekayaannya mencapai 3,4 miliar dollar AS. Tahun lalu, dia baru masuk ke posisi 634 dengan kekayaan 2 miliar dollar AS.
395. Chairul Tanjung
Pengusaha media yang sukses melalui CT Corporation ini memiliki kekayaan 3,4 miliar dollar AS. Sebelumnya, CT juga berada di urutan 634 di daftar orang terkaya versi Forbes di 2012.
503. Sukanto Tanoto
Pemilik Royal Golden Eagle (RGE) ini memiliki perusahaan kelapa sawit Asian Agri dengan kekayaan 2,8 miliar dollar AS. Tahun lalu, ia masih berada di urutan 418 dengan kekayaan yang jumlahnya sama.
589. Peter Sondakh
Ia sukses melalui Rajawali Group dengan kekayaan mencapai 2,5 miliar dollar AS. Sebelumnya, di tahun lalu, ia berada di urutan 464 dengan kekayaan 2,6 miliar dollar AS.
736. Martua Sitorus
Martua adalah salah satu pendiri dan CEO Wilmar International, perusahaan perkebunan dan pengolah minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia dan produsen gula terbesar kedelapan. Kekayaannya mencapai 2 miliar dollar AS. Sebelumnya, ia ada di posisi 377 dengan kekayaan 3 miliar dollar AS.
736. Tahir
Pemilik Bank Mayapada dan memiliki sejumlah realestate dan hotel di Jakarta, Bali, dan Batam serta menara di Singapura. Kekayaannya mencapai 2 miliar dollar AS.
882. Low Tuck Kwong
Ia adalah pemilik perusahaan batubara Bayan Resources dengan kekayaan 1,9 miliar dollar AS. Tahun lalu, Low menempati urutan 304 dengan daftar kekayaan 3,6 miliar dollar AS. Kekayaannya menurun karena harga batubara merosot di tahun lalu dan tahun ini.
882. Theodore Rachmart
Pemilik usaha CPO, Triputra Agro Persada, dan turut berinvestasi di Adaro Energy dengan kekayaan 1,7 miliar dollar AS.
882. Hary Tanoesoedibjo
CEO MNC dengan kekayaan 1,7 miliar dollar AS.

931. Keluarga Achmad Hamami (1,6 miliar dollar AS)  Peralatan berat
931. Murdaya Poo (1,6 miliar dollar AS) Berbagai sumber
931.  Djoko Susanto  (1,6 miliar dollar AS) Ritel Alfamart
974.  Keluarga Ciputra (1,5 miliar dollar AS) Realestate   
1.107. Edwin Soeryadjaya (1,3 miliar dollar AS)  Batubara
1.175. Kiki Barki (1,2 miliar dollar AS) Batubara
1.175. Sjamsul Nursalim (1,2 miliar dollar AS) Ban
1.250  Garibaldi Thohir (1,15 miliar dollar AS) Batubara
1.268  Lim Hariyanto Wijaya Sarwono (1,1 miliar dollar AS) CPO
1.268  Benny Subianto (1,1 miliar dollar AS) Batubara
1.342  Soegiarto Adikoesoemo (1 miliar dollar AS) Kimia
1.342  Santosa Handojo (1 miliar dollar AS) Peternakan
1.342   Harjo Sutanto (1 miliar dollar AS) Produk konsumer
1.342   Alexander Tedja (1 miliar dollar AS) Realestate

Jun 10, 2012

Digosipkan Ada Video Pornonya, Merry Putrian Bilang Sudah Biasa Diterpa Gosip

Tabloidbintang.com - PRESENTER Merry Putrian tak mau ambil pusing. Ia mengatakan tak mau dibebani pikiran perihal peredaran video porno yang dimainkan perempuan mirip dirinya.

Menurut sang manajer, Budi, Merry bukan kali ini saja dihampiri kabar miring seperti ini. Dia memilih untuk fokus pada pekerjaan.

"Sebenarnya kalau gosip-gosip murahan sudah sering ya. Jadi media yang kita anggep bagus, malah jadi media yang beritanya sampah. Tapi sih Merry konsen aja sekarang
buat kerja," jelas Budi, saat dihubungi wartawan, Senin (14/5).

Hingga saat ini, lanjut Budi, Merry belum melihat video yang ramai diperbincangankan. Budi malah menantang media untuk menunjukkan video tersebut.

"Merry belum lihat, malah kalo ada benar-benar videonya ya tunjukin aja. Ya dia cerita, amit-amit lah ya.

May 31, 2012

Sudi Beberkan 'Dosa' Buyung Selama Jadi Anggota Wantimpres

Detik.com - Kontroversi buku 'Nasihat Untuk SBY' yang ditulis mantan anggota Wantimpres Adnan Buyung Nasution mendapat reaksi cukup keras dari Istana. Aksi nyeleneh Buyung selama menjadi anggota Wantimpres pun dibeberkan. Seperti apa?

Mensesneg Sudi Silalahi yang saat itu menjadi Sekretaris Kabinet mengaku jadi saksi hidup soal aktivitas Buyung. Setidaknya ada dua hal yang menjadi catatan Sudi, pertama soal saran pemberian gelar pahlawan bagi Soeharto dan nasihat Buyung yang bocor terlebih dulu sebelum disampaikan ke SBY.

"Untuk rekan-rekan tahu contohnya ya. Misalnya ada pertimbangan yang disampaikan Bang Buyung Nasution yang tidak dijalankan presiden ketika menjelang wafatnya Pak Harto. Saat detik-detik sebelum wafat, Pak Buyung minta supaya digelar perkaranya pak Harto," kata Sudi sebelum rapat kabinet di kantor presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (29/5/2012).

"Saya kira pantas nggak menurut rekan? Di dalam situasi yang seperti begitu menggelar perkara pak Harto. Ini ada banyak aspek yang ditimbang, bukan hanya semata-mata. Mungkin barangkali buat Pak Buyung membekas sekali saran untuk menggelar perkaranya Pak Harto tidak dilaksanakan," sambungnya.

Selain itu, Sudi juga pernah mengingatkan Buyung agar nasihatnya tidak disampaikan pada wartawan lebih dulu, sebelum terdengar oleh Presiden SBY. Hal itu tidak etis dan tak sesuai dengan norma anggota Wantimpres.

"Misalnya presiden minta, 'tolong saya diberi pertimbangan sesuatu' belum sampai ke presiden, beliau sudah gelar pers sudah ramai ke mana-mana," cerita Sudi.

Karena itu, Sudi meminta masalah ini tidak menjadi polemik berkepanjangan. Sebab, saran seorang anggota Wantimpres ada yang dilaksanakan, ada juga yang tidak dengan pertimbangan khusus presiden.

"Banyak pertimbangan perorangan maupun secara dewan diterima oleh presiden dan dijalankan. Tapi kan tidak perlu juga digembar-gemborkan ini yang saya terima, dan yang saya tidak terima," imbuh Sudi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (25/5) lalu, Buyung meluncurkan buku berjudul 'Nasihat untuk SBY'. Buku setebal 310 halaman itu menceritakan pengalaman pria berambut putih itu selama menjadi Wantimpres pada tahun 2007-2009.

Salah satu nasihat yang disampaikan Buyung adalah mengenai polemik anugerah pahlawan bagi Soeharto. Buyung memberi saran bahwa Soeharto tidak bisa diangkat menjadi pahlawan nasional karena disebutkan penguasa orde baru itu orang yang melegitimasi merajalelanya korupsi. Saat itu, Buyung mengaku sulit bertemu SBY.

Finalis Miss Indonesia Keracunan, McDonald's PS Minta Maaf

Detik.com - Gerai waralaba McDonald's di Plaza Senayan (PS), Jakarta meminta maaf atas kejadian keracunan lemon tea yang dialami Dea Amelia, finalis Miss Indonesia 2012 dan rekannya Hani. McDonald's cabang PS kini tengah mencari penyebab lemon tea milik Dea dan rekannya bisa berbau kamper.

"Dengan kejadian tersebut, saya minta maaf. Nanti akan kita cari permasalahannya. Sedang kita troubleshoot permasalahannya," kata Manajer McDonalds PS, Mahendra saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2012).

Mahendra mengaku pihaknya pun tidak tahu mengapa minuman lemon tea yang dipesan Dea bisa berbau kamper. "Nanti sedang kita cari akar permasalahannya sampai bahan makanan itu berbau kamper," jelasnya.

Namun dia mengakui bahwa di salah satu ruangan diberi kamper. Mungkin saja, kamper itu menguap sehingga terjadi kesalahan.

"Bukan di dalam makanannya, bukan di dalam lemarinya. Kita sedang mencari akar permasalahannya sedang kita troubleshoot," jelasnya.

Kasus ini pun akan dia laporkan ke atasannya. Dia berharap, tidak terjadi sesuatu pada Dea dan rekannya. Mahendra menjelaskan, dia pun sudah meminta maaf kepada Dea dan Hani.

"Saya sudah sempat minta maaf. Kata Mbak-nya nggak apa-apa. Saya hanya ngasih feedback, dia bilang gitu. Terus saya kasih teh kotak dia nggak mau, saya kasih mineral water mau," tuturnya.

Dea dan rekannya Hani dilarikan ke RS Sahid Sahirman. Dea mengalami muntah-muntah sedang Hani mengalami pusing-pusing. Keduanya sempat menikmati lemon tea di McDonald's PS sekitar pukul 16.30 WIB.

May 27, 2012

Lady Gagal Manggung, Singapura yang Untung

Kompas.com - Singapura adalah pihak yang paling diuntungkan dengan batalnya konser Lady Gaga di Jakarta, Indonesia.

Betapa tidak? Tak sedikit orang Indonesia dari berbagai kalangan ramai-ramai terbang ke Singapura untuk menonton konser pelantun lagu "Judas" itu begitu mendengar kabar ribut-ribut penolakan Lady Gaga.

Selain Singapura negara terdekat Indonesia, negeri itu mendapat jadwal persis sebelum tanggal konser di Indonesia. Sebelumnya, Gaga konser di Korea, Taiwan, Filipina dan Singapura. Harusnya setelah Singapura ke Indonesia.

Tapi karena di Indonesia kehadirannya diributkan melulu, banyak selebriti Indonesia memborong tiket konser Lady Gaga di Singapura. Para personel boyband SM*SH contohnya, jauh-jauh hari sudah memborong tiket Gaga di Negeri Singa itu.

"Jadi akhirnya pertarungan FPI VS Lady Gaga ini dimenangkan oleh Singapura, mendapat jatah penonton Indonesia," tulis Christian Sugiono lewat akun Twitternya.

Apr 29, 2012

Gus Dur: Islam Kaset dan Kebisingannya

Emka.web.id - SUARA bising yang keluar dari kaset biasanya dihubungkan dengan musik kaum remaja. Rock ataupun soul, iringan musiknya dianggap tidak bonafide kalau tidak ramai.

Kalaupun ada unsur keagamaan dalam kaset, biasanya justru dalam bentuk yang lembut. Sekian buah baladanya Trio Bimbo, atau lagu-lagu rohani dari kalangan gereja. Sudah tentu tidak ada yang mau membeli kalau ada kaset berisikan musik agama yang berdentang-dentang, dengan teriakan yang tidak mudah dimengerti apa maksudnya.

Tetapi ternyata ada “persembahan” berirama, yang menampilkan suara lantang. Bukan musik keagamaan, tetapi justru bagian integral dari upacara keagamaan: berjenis-jenis seruan untuk beribadat, dilontarkan dari menara-menara masjid dan atap surau.

Apalagi malam hari, lepas tengah malam di saat orang sedang tidur lelap. Dari tarhim (anjuran bangun malam untuk menyongsong saat shalat subuh) hingga bacaan Quran dalam volume yang diatur setinggi mungkin. Barangkali saja agar lebih “terasa” akibatnya: kalau sudah tidak dapat terus tidur karena hiruk-pikuk itu, bukankah memang lebih baik bangun, mengambil air sembahyang dan langsung ke masjid?

Bacaan Al Quran, tarhim dan sederet pengumuman, muncul dari keinginan menginsafkan kaum musilimin agar berperilaku keagamaan lebih baik. Bukankah shalat subuh adalah kewajiban? Bukankah kalau dibiarkan tidur orang lalu meninggalkan kewajiban? Bukankah meninggalkan kewajiban termasuk dosa? Bukankah membiarkan dosa berlangsung tanpa koreksi adalah dosa juga? Kalau memang suara lantang yang mengganggu tidur itu tidak dapat diterima sebagai seruan kebajikan (amar ma’ruf), bukankah minimal ia berfungsi mencegah kesalahan(nahi munkar)?

Sepintas lalu memang dapat diterima argumentasi skolastik seperti itu. Ia bertolak dari beberapa dasar yang sudah diterima sebagai kebenaran: kewajiban bersembahyang, kewajiban menegur kesalahan dan menyerukan kebaikan. Kalau ada yang berkeberatan, tentu orang itu tidak mengerti kebenaran agama. Atau justru mungkin meragukan kebenaran Islam? Undang-undang negara tidak melarang. Perintah agama justru menjadi motifnya. Apa lagi yang harus dipersoalkan? Kebutuhan manusiawi bagaimanapun harus mengalah kepada kebenaran Ilahi. Padahal, mempersoalkan hal itu se benarnya juga menyangkut masalah agama sendiri.

Mengapa diganggu?

Nabi Muhammad mengatakan, kewajiban (agama) terhapus dari tiga macam manusia: mereka yang gila (hingga sembuh), mereka yang mabuk (hingga sadar), dan mereka yan tidur (hingga bangun). Selama ia masih tidur, seseorang tidak terbebani kewajiban apa pun. Allah sendiri telah menyedia kan “mekanisme” pengaturan bangun dan tidurnya manusia. dalam bentuk metabolisme badan kita sendiri.

Jadi tidak ada alasan untuk membangunkan orang yang sedang tidur agar bersembahyang – keculai ada sebab yang sah menurut agama, dikenal dengan nama ‘illat. Ada kiai yang menotok pintu tiap kamar di pesantrennya untuk membangunkan para santri. ‘Illat-nya: menumbuhkan keiasaan baik bangun pagi, selama mereka masih di bawah tanggung jawabnya. Istri membangunkan suaminya untuk hal yang sama, karena memang ada ‘illat: bukankah sang suami harus menjadi teladan anak-anak dan istrinya di lingkungan rumah tangganya sendiri?

Tetapi ‘illat tidak dapat dipukul rata. Harus ada penjagaan untuk mereka yang tidak terkena kewajiban: orang jompo yang memerlukan kepulasan tidur, jangan sampai tersentak. Wanita yang haid jelas tidak terkena wajib sembahyang. Tetapi mengapa mereka harus diganggu? Juga anak-anak yang belum akil baligh (atau tamyiz, sekitar umur tujuh delapan tahunan, menurut sebagian ahli fiqh mazhab Syafi’i).

Tidak bergunalah rasanya memperpanjang illustrasi seperti itu: akal sehat cukup sebagai landasan peninjauan kembali “kebijaksanaan” suara lantang di tengah malam — apalagi kalau didahului tarhim dan bacaan Al Quran yang berkepanjangan. Apalagi, kalau teknologi seruan bersuara lantang di alam buta itu hanya menggunakan kaset! Sedang pengurus masjidnya sendiri tenteram tidur di rumah.

TEMPO, 20 Februari 1982

Mar 29, 2012

Berhenti Gunakan Palestina Sebagai Dalih Serangan Teror

Detik.com - Perdana Menteri (PM) Palestina Salam Fayyad menyerukan para ekstremis untuk berhenti menggunakan masalah Palestina sebagai dalih atas aksi-aksi kekerasan. Seruan ini disampaikan menyusul serangan penembakan brutal di sebuah sekolah Yahudi di Prancis.

"Sekarang waktunya bagi para penjahat ini untuk berhenti memasarkan aksi-aksi teroris mereka yang atas nama Palestina dan berhenti berpura-pura membela hak-hak anak-anak Palestina yang cuma meminta kehidupan yang layak," kata Fayyad dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (21/3/2012).

PM Palestina itu pun mengecam serangan penembakan brutal di sekolah Yahudi di Prancis yang menewaskan empat orang pada Senin, 19 Maret lalu.

"Kejahatan teroris ini dikecam sekeras mungkin oleh rakyat Palestina dan anak-anak mereka," cetus Fayyad. "Tak ada anak Palestina yang bisa menerima kejahatan yang menargetkan orang-orang tak bersalah," imbuhnya.

Pernyataan itu disampaikan Fayyad di tengah berlangsungnya pengepungan pasukan khusus Prancis di Kota Toulouse atas seorang pria, yang diduga sebagai tersangka pelaku penembakan sekolah Yahudi dan aksi-aksi penembakan lainnya di Prancis.

Pria yag diidentifikasi sebagai Mohammed Merah, warga Prancis keturunan Aljazair itu, menyebut dirinya sebagai anggota jaringan teroris Al-Qaeda. Pria berumur 24 tahun itu mengaku telah melakukan aksi-aksi penembakan brutal tersebut sebagai pembalasan dendam atas anak-anak Palestina yang tewas dalam konflik dengan Israel.