Oct 29, 2014
Aug 6, 2014
Jan 26, 2014
Ketika Perempuan Pernah Hidup Bebas di Afganistan
| Perempuan di sebuah toko kaset di Kabul |
Taliban dikecam di seluruh dunia karena perlakukan mereka terhadap perempuan. Berdasarkan peraturan mereka, perempuan dilarang untuk disekolahkan, bisa dipukuli secara terbuka jika menunjukkan ketidaktaatan dan dipaksa untuk memakai burqa, pakaian yang menutupi seluruh tubuh, kecuali mata.
| Foto ini menunjukkan sejumlah perempuan Afganistan memasuki universtas pada tahun 1967 |
Foto-fotonya dari tahun 1950-an, 60-an dan 70-an menunjukkan bagaimana mereka dulu diberikan pendidikan tingkat universitas, pergi ke toko musik dengan mengenakan rok pendek dan mempelajari sains.
| Mahasiswa universtias di Kabul |
Qayoumi mengatakan, "Mengingat masa lalu Afganistan yang penuh harapan hanya membuat penderitaan yang sekarang tampak lebih tragis. Tetapi penting untuk mengetahui bahwa kekacauan, terorisme, dan kekerasan terhadap sekolah-sekolah yang mendidik anak-anak perempuan bukan tidak bisa dihindari. Saya ingin menunjukkan kepada kaum pemuda Afganistan dewasa ini bagaimana orang tua dan kakek-nenek mereka dulu hidup."
| Sejumlah perempuan memerhatikan seorang perawat di sebuah rumah sakit yang menunjukkan kepada mereka bagaimana memandikan bayi. |
Karzai menegaskan, aturan itu sesuai dengan ajaran Islam dan tidak membatasi perempuan. "Ini hukum syariah yang berlaku bagi semua Muslim dan semua warga Afganistan," kata Karzai.
Jan 2, 2009
Up and Eat Them

CIA agents are using a potent new weapon to aid the fight against the Taliban – Viagra pills.
The sex-boost drug is being used to bribe Afghan tribal warlords in return for vital intelligence information.
The elderly chiefs often have up to four wives to keep happy – and one ex-CIA agent in
The chief had extensive knowledge of the area and controlled key passages, but was reluctant to help. US forces won his loyalty by handing over four blue pills after a medical check-up.
When troops returned four days later, the satisfied chief happily spilled the beans on Taliban movements and supply routes.
The CIA agent said: “He came up to us beaming. He said, ‘You are a great man.’
“After that, we could do whatever we wanted in his area.”
Bribing chiefs with medicine and school supplies has been standard practice since the Coalition entered
Jamie Smith, another retired CIA agent, said: “You’re trying to bridge a gap between people living in the 18th Century and people from the 21st. So you look for those common things that motivate people everywhere.”