Kompas.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2016 tentang Pelayanan Transjakarta Gratis dan Bus Gratis bagi Masyarakat.
Showing posts with label Transportasi. Show all posts
Showing posts with label Transportasi. Show all posts
Oct 6, 2016
Oct 5, 2016
May 1, 2016
Sandiaga Minta Pemprov DKI Kaji Lagi Larangan Sepeda Motor di Sudirman
| Sandiaga Uno |
Kompas.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk memperluas pelarangan sepeda motor dari Jalan MH Thamrin sampai sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Apr 26, 2016
Apr 9, 2016
Solusi Taksi Aplikasi vs Taksi Pangkalan
Anak muda...Persaingan taksi berbasis aplikasi dan taksi pangkalan yang mengakibatkan kerusuhan beberapa waktu lalu seperti bara dalam sekam yang dapat terbakar sewaktu-waktu.
Feb 6, 2016
Ke Pulau Seribu, Naik Kapal Sabuk Nusantara 46 Hanya Bayar Rp 15.000
Kompas.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan subsidi sebesar Rp 5,9 miliar untuk operasi kapal perintis Sabuk Nusantara 46.
Dec 13, 2015
Akhir Tahun, Lintasan KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok Akan Dibuka
Tribunnews.com - Usai dilakukan serangkaian uji coba lintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta Kota-Tanjung Priok sekaligus perbaikan kembali Stasiun Tanjung Priok sejak beberapa bulan lalu, Kementerian Perhubungan melalui Satuan Kerja Direktorat Jenderal Kereta Api, PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta telah merampungkan hasil. Sehingga dipastikan jika lintasan Commuter Line Jalur Utara tersebut akan diaktifkan kembali pada akhir tahun mendatang.
Oct 26, 2015
Mulai November, tarif Commuter Line bakal naik
Merdeka.com - Terhitung mulai November 2015, tarif angkutan KRL Commuter Line akan berubah. Perubahan ini terjadi karena masa kontrak subsidi public service obligation (PSO) dengan PT Kereta Commuter Line (KCJ) akan habis pada 18 November mendatang.
Sep 2, 2015
Kini, Ada Kapal Bertarif Murah dari Sorong ke Raja Ampat
Kompas.com - Kementerian Perhubungan meluncurkan kapal perintis bertarif murah dari Sorong ke Raja Ampat. KMP Lema yang memiliki rute Pelabuhan Penyeberangan Arar di Sorong ke Pelabuhan Penyeberangan Waigeo, pintu masuk Raja Ampat, ini mulai beroperasi, Sabtu (29/8/2015).
Sep 7, 2014
KAI Luncurkan Aplikasi Pemesanan Tiket di Android, BB, dan iPhone
Kompas.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali meluncurkan aplikasi pemesanan tiket via online dengan tambahan aplikasi di ponsel Android, IOS, dan ponsel lain. Sebelumnya, calon penumpang dapat memesan tiket secara online di www.kereta-api.co.id atau melalui aplikasi ponsel BlackBerry "Paditrain".
Aplikasi yang bernama KAI Access tersebut dapat diunduh secara gratis di Playstore, BlackBerry Application Word, dan App Store. Aplikasi ini diluncurkan demi memudahkan pengguna jasa kereta api dalam memesan tiket KA jarak jauh.
"Jadi, tidak usah dua kali datang ke stasiun. Ini memudahkan pengguna," kata Direktur Komersial PT KAI, Bambang Eko Martono, dalam acara peluncuran aplikasi KAI Access di lobi selatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2014).
Dalam aplikasi itu, mereka menawarkan berbagai fitur, di antaranya Booking Ticket, Schedule, Booking Check, History, Profile, News, Maps, dan About.
"Aplikasi ini memudahkan user untuk melakukan pemesanan tiket dan juga memperoleh informasi seputar jadwal dan rute kereta api," ujar Bambang.
Cara mengaktifkannya pun mudah. Calon penumpang baru yang belum memiliki akun di KAI Access dapat melakukan registrasi dan memasukkan identitas diri, seperti nama, identitas lengkap, nomor ponsel, e-mail, dan password.
Nomor ponsel dan e-mail bertujuan untuk melakukan verifikasi apakah aplikasi tersebut sudah benar diunduh dengan identitas yang didaftarkan. Apabila verifikasi telah berhasil maka aplikasi langsung dapat digunakan.
"Dengan mengunduh aplikasi KAI Access di handphone menjadikan loket serasa di genggaman, seperti slogan KAI 'Beli tiket semudah update status'," tulis KAI dalam keterangannya.
Aplikasi yang bernama KAI Access tersebut dapat diunduh secara gratis di Playstore, BlackBerry Application Word, dan App Store. Aplikasi ini diluncurkan demi memudahkan pengguna jasa kereta api dalam memesan tiket KA jarak jauh.
"Jadi, tidak usah dua kali datang ke stasiun. Ini memudahkan pengguna," kata Direktur Komersial PT KAI, Bambang Eko Martono, dalam acara peluncuran aplikasi KAI Access di lobi selatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2014).
Dalam aplikasi itu, mereka menawarkan berbagai fitur, di antaranya Booking Ticket, Schedule, Booking Check, History, Profile, News, Maps, dan About.
"Aplikasi ini memudahkan user untuk melakukan pemesanan tiket dan juga memperoleh informasi seputar jadwal dan rute kereta api," ujar Bambang.
Cara mengaktifkannya pun mudah. Calon penumpang baru yang belum memiliki akun di KAI Access dapat melakukan registrasi dan memasukkan identitas diri, seperti nama, identitas lengkap, nomor ponsel, e-mail, dan password.
Nomor ponsel dan e-mail bertujuan untuk melakukan verifikasi apakah aplikasi tersebut sudah benar diunduh dengan identitas yang didaftarkan. Apabila verifikasi telah berhasil maka aplikasi langsung dapat digunakan.
"Dengan mengunduh aplikasi KAI Access di handphone menjadikan loket serasa di genggaman, seperti slogan KAI 'Beli tiket semudah update status'," tulis KAI dalam keterangannya.
Sep 25, 2013
Jul 12, 2013
Aug 10, 2012
Asyik, Kini Sudah Bisa Pesan Tiket di www.kereta-api.co.id
Detik.com - PT. Kereta Api Indonesia meluncurkan Layanan Internet Reservation di Main Atrium Gandaria City, Jakarta Selatan. Layanan baru bertujuan memudahkan calon penumpang untuk memesan tiket kereta api.
"Internet Reservation adalah layanan baru pemesanan dan pembelian tiket kereta api yang bisa diakses lewat www.kereta-api.co.id ," kata Direktur Komersial PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito dalam konprensi pers, Jumat (3/8/2012).
Wimbo menjelaskan, setelah log in ke situs tersebut, calon penumpang harus mengisi data diri, lalu pilih jadwal kereta api yang sesuai keinginan. Setelah itu pelanggan akan mendapatkan kode booking yang dapat di bayar melalui ATM (Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, BII, CIMB Niaga, NISP, Panin, BPR-KS, BPD DIY), Mini market Alfa mart, BCA Klik Pay, atau menggunakan kartu kredit Visa/Master Card.
Penerapan sistem tiketing PT.KAI yang berbasi web bernama Rail Ticket System (RTS) membuat pelanggan tidak lagi harus ke loket stasiun. "Jadi di manapun dan kapanpun dapat melakukan reservasi tiket kereta api," ujar wimbo.
Lelaki berbatik coklat ini juga menambahkan bahwa layanan ini untuk sementara hanya melayani pemebelian tiket kelas komersial saja.
"Untuk sementara hanya melayani kelas komersial yaitu kelasd eksekutif, Bisnis, dan Ekonomi AC di wilayah Jawa, Sumatra Utara dan Selatan," imbuhnya.
Wimbo berharap dengan launchingnya Internet Reservation ini PT.KAI tidak kalah lagi dari calo. Dan bisa membuat PT. Kereta Api jauh lebih modern.
"Internet Reservation adalah layanan baru pemesanan dan pembelian tiket kereta api yang bisa diakses lewat www.kereta-api.co.id ," kata Direktur Komersial PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito dalam konprensi pers, Jumat (3/8/2012).
Wimbo menjelaskan, setelah log in ke situs tersebut, calon penumpang harus mengisi data diri, lalu pilih jadwal kereta api yang sesuai keinginan. Setelah itu pelanggan akan mendapatkan kode booking yang dapat di bayar melalui ATM (Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, BII, CIMB Niaga, NISP, Panin, BPR-KS, BPD DIY), Mini market Alfa mart, BCA Klik Pay, atau menggunakan kartu kredit Visa/Master Card.
Penerapan sistem tiketing PT.KAI yang berbasi web bernama Rail Ticket System (RTS) membuat pelanggan tidak lagi harus ke loket stasiun. "Jadi di manapun dan kapanpun dapat melakukan reservasi tiket kereta api," ujar wimbo.
Lelaki berbatik coklat ini juga menambahkan bahwa layanan ini untuk sementara hanya melayani pemebelian tiket kelas komersial saja.
"Untuk sementara hanya melayani kelas komersial yaitu kelasd eksekutif, Bisnis, dan Ekonomi AC di wilayah Jawa, Sumatra Utara dan Selatan," imbuhnya.
Wimbo berharap dengan launchingnya Internet Reservation ini PT.KAI tidak kalah lagi dari calo. Dan bisa membuat PT. Kereta Api jauh lebih modern.
Mar 25, 2011
Asik, Mulai Bulan Mei, Kopaja AC Layani Rute Ragunan-Grogol
Otomotifnet.com - Kabar gembira bagi anda para penumpang angkutan umum yang sering numpang bus Kopaja S13 yang bertrayek Ragunan-Grogol. Sebab pada bulan Mei mendatang sebanyak 20 unit Kopaja Eksekutif siap mengganti kendaraan yang ada saat ini.
Kopaja Eksekutif sendiri mengambil basis Toyota Dyna 110 PS yang telah dilengkapi fasilitas AC dan pintu otomatis. Selain itu mobil berdesain modern ini memang diproyeksikan untuk melayani trayek Kopaja S13 untuk langkah sosialisasi dan perkenalannya.
Selanjutnya, Kopaja Eksekutif akan mulai merambah trayek lain menggantikan bus Kopaja yang telah usang secara bertahap. jadi, setidaknya 20 unit Kopaja Ac tersebut sudah akan mulai beroperasi di bulan Mei.
"Tak hanya Kopaja, selanjutnya Toyota selaku produsen Dyna yang dipercaya untuk menggarap bus Kopaja Eksekutif ini juga akan meremajakan bus Kowanbisata dan menyusul koperasi angkutan lainnya," jelas M. Fitra Syahputra, Sales Executive Toyota saat ditemui di pameran INAPA 2011pada Selasa (23/3).
Nah, untuk urusan ongkos diperkirakan akan terjadi kenaikan. Tapi besarannya tergantung dari kebijakan Organda. Berapa tarifnya? Pastinya ada kenaikan, tapi estimasinya tidak akan lebih dari Rp 5000 sekali jalan!
Feb 2, 2011
Alternatif Kendaraan yang Mudah Didapat, Murah, Cepat, Praktis, tetapi Mematikan
Kompas.com - Rina (24) berjalan sekitar 50 meter dari rumahnya di Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, menuju mulut gang tempat tukang ojek mangkal. ”Ke depan ya, Bang,” katanya seraya naik di boncengan salah satu ojek langganannya, Sabtu (29/1).
Sekitar 500 meter kemudian Rina turun tepat di halte di Jalan Saidi Raya dan membayar Rp 3.000. Lima menit kemudian mikrolet jurusan ke Kebayoran Lama datang. Ongkos sekali naik mikrolet ini Rp 2.000. ”Kadang, kalau saya turun di teminal Blok M, kernetnya minta Rp 2.500,” ujarnya.
Dari depan pasar, Rina jalan kaki lagi untuk naik bus transjakarta menuju halte Kebayoran Lama. Dia membayar Rp 3.500 lagi untuk bus transjakarta menuju tempat kerjanya di Harmoni, Jakarta Pusat.
”Saya belum punya kendaraan sendiri. Pilihannya cuma naik angkutan umum, tetapi mahal. Pulang pergi butuh Rp 17.000 – Rp 18.000,” kata Rina.
Pada hari kerja, Senin-Jumat, Rina harus berangkat sebelum pukul 06.00 agar bisa sampai di tempat kerjanya antara pukul 08.00–08.30.
”Kantor memberi toleransi karyawannya harus sampai maksimal pukul 09.00. Terkadang kalau macet banget, saya turun saja dari bus dan ganti pakai ojek lagi. Bisa keluar uang Rp 10.000 sampai Rp 25.000, tergantung jauhnya jarak ke kantor,” katanya.
Rina menyediakan minimal Rp 450.000 – Rp 600.000 untuk ongkos transportasi. Anggaran itu berat bagi Rina, apalagi penghasilan per bulannya tidak sampai Rp 3 juta.
”Saya mulai berpikir ingin membeli sepeda motor. Kebetulan masa kerja hampir setahun. Mungkin bisa dipercaya untuk ambil kredit,” kata Rina.
Beban ongkos yang mahal dan lamanya waktu perjalanan dengan angkutan umum juga dirasakan Wiwin (30), agen asuransi. Dia memilih naik sepeda motor sejak Oktober 2008.
”Pertimbangan saya naik sepeda motor adalah pekerjaan yang membutuhkan mobilitas tinggi,” ucap Wiwin.
Sebelum bersepeda motor, Wiwin pernah mencoba sebulan penuh naik angkutan umum di tahun 2008. Alhasil, dia harus merogoh Rp 600.000 untuk ongkos bekerja.
”Kalau macet parah, saya pakai ojek. Kalau badan terlalu capek, saya pilih taksi. Jadinya, pengeluaran untuk angkutan sangat besar,” ujar warga Tanah Abang, Jakarta Pusat itu.
Beratnya ongkos transportasi dengan angkutan umum juga membuat Ahmad, petugas keamanan di satu bank di Jalan Fatmawati, memilih naik sepeda motor. Ahmad hanya memerlukan uang Rp 10.000 guna membeli bensin setiap tiga hari untuk perjalanan dari rumahnya di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, ke kantornya.
Selain berbiaya murah, sepeda motor juga dinilai sebagai kendaraan yang praktis dan mudah menembus kemacetan. Celah di antara mobil dan bus dapat digunakan untuk terus melaju ke lokasi tujuan.
Jarot (30), warga Cibubur yang menjadi manajer pemasaran sebuah perusahaan susu bayi di Jalan TB Simatupang, mengatakan kemampuan bermanuver di jalan macet membuatnya memilih sepeda motor untuk berangkat kerja. Sepeda motor juga sangat praktis karena dia tidak perlu berganti moda kendaraan untuk ke kantor.
Mudah didapat
Banyaknya pengguna angkutan umum yang beralih ke sepeda motor juga dipicu kemudahan mendapat kredit kendaraan roda dua itu. Di berbagai mal besar sampai mal tingkat kecamatan selalu ada penjual sepeda motor dengan uang muka yang sangat rendah.
Di Mal Pamulang Square, Tangerang Selatan, misalnya, satu sepeda motor seharga Rp 12,5 juta dijual dengan uang muka Rp 400.000. Cicilan sepeda motor ini juga tergolong ringan, mulai dari Rp 400.000 sampai Rp 750.000, tergantung pada jumlah uang muka dan lamanya masa angsuran.
Di bursa motor bekas, uang muka hanya Rp 350.000 dan cicilannya juga lebih rendah dibanding motor baru. Mereka hanya meminta fotokopi KTP.
”Persaingan perdagangan sepeda motor sangat ketat sehingga kami harus menerapkan syarat seringan mungkin. Asalkan alamatnya jelas, kami lepas saja sepeda motor dengan uang muka rendah,” kata Slamet, pedagang sepeda motor di Ciputat, Tangerang Selatan.
Mematikan
Namun, ada risiko kecelakaan fatal dibalik biaya transportasi murah, kecepatan, kepraktisan, serta kemudahan memiliki sepeda motor. Jumlah sepeda motor yang terlalu banyak dan perilaku berlalu lintas yang buruk membuat risiko kecelakaan terus meningkat.
Data Polda Metro Jaya menunjukkan, jumlah kecelakaan sepeda motor tahun 2007 mencapai 3.939 kasus. Kemudian melonjak menjadi 7.605 kasus atau sekitar 21 kasus setiap hari pada tahun 2010.
Sementara jumlah korban tewas karena kecelakaan mencapai tiga orang per hari dan sebagian besar adalah pengguna sepeda motor.
Zaenal, warga Depok, Jawa Barat, mengaku pernah mengalami kecelakaan lalu lintas pada tahun 2009. Dia terjatuh dari sepeda motor dan kaki kanannya terlindas mobil.
Kecelakaan itu membuatnya dirawat di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, selama sebulan. Namun, kini Zaenal tetap kembali mengendarai sepeda motor.
”KRL dan bus kota tidak nyaman. Saya tetap merasa lebih nyaman naik sepeda motor,” katanya berkilah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
