Kompas.com - Chevrolet Trax merupakan mobil jenis sport utility vehicle (SUV) yang mulai diperkenalkan di Indonesia sejak Desember 2015. Selama tiga tahun beredar di Indonesia, ada salah satu kelemahan yang sering dikeluhkan oleh para pengguna mobil tersebut, yakni ban asli yang gampang sobek. Permasalahan ini diketahui menjadi rahasia umum di kalangan pengguna Trax.
Showing posts with label Perlindungan Konsumen. Show all posts
Showing posts with label Perlindungan Konsumen. Show all posts
Apr 19, 2018
Nov 23, 2016
Bio Solar Terkontaminasi Air, Pertamina Siap Ganti Rugi
Kompas.com - Pertamina sudah menemukan penyebab adanya kandungan air dalam Bio Solar. Masalah ini disebabkan pada FAME yang terkontaminasi air laut pada saat proses pengiriman melalui kapal.
Oct 21, 2016
Toyota Segera Investigasi Masalah Transmisi Innova dan Fortuner
Kompas.com - Menindaklanjuti pertemuan konsumen All-New Innova dan All-New Fortuner yang mengeluh transmisi otomatis bermasalah pada 8 Oktober lalu, pihak Toyota Astra Motor (TAM) mengajak pihak yang bersangkutan untuk bertatap muka.
Oct 5, 2016
Alasan Mengapa "Seat Belt" Sigra Cuma Dua Titik
Kompas.com - Walau lahir di rahim yang sama dan kembar identik, Daihatsu Sigra dan Toyota Calya punya detail perbedaan. Salah satunya dari perangkat keamanan, yakni sabuk pengaman.
Sep 8, 2016
Ini Perkembangan Kasus Dugaan Praktik Kartel Ayam
Kompas.com - Ketua Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf menjelaskan perkembangan dugaan praktik kartel ayam.
Polisi Geledah Marugame Udon, Ini Barang Buktinya
Tempo.co - Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian sudah menggeledah gerai Marugame Udon di Gandaria City, Jakarta Selatan, pada 18 April 2016. Menurut sejumlah sumber Tempo yang mengikuti penggeledahan, penyidik Bareskrim menyita barang bukti dari gerai Marugame Udon tersebut.
Kronologi Dugaan Bahan Kedaluwarsa Marugame Udon & Pizza Hut
Cnnindonesia.com - Restoran Marugame Udon Indonesia yang menyajikan kuliner asal Jepang diduga menggunakan bahan pangan yang telah kedaluwarsa. Dugaan itu bermula dari sebuah kopi surat elektronik yang diterima beberapa media, termasuk CNNIndonesia.com.
Sep 7, 2016
Pizza Hut Asia Akui Ada Perpanjangan Masa Kedaluwarsa
Tempo.co - Investigasi majalah Tempo dan BBC Indonesia menemukan indikasi penggunaan bahan makanan kedaluwarsa pada tiga restoran waralaba milik PT Sriboga Raturaya, yaitu Pizza Hut, Pizza Hut Delivery (PHD), dan Marugame Udon. Perpanjangan masa kedaluwarsa itu diduga sudah berlangsung lebih dari tiga tahun terakhir.
Aug 19, 2016
Tips Menghindari Jebakan "Argo Kuda" Sopir Uber
Kompas.com - Penumpang Uber bernama Dolly Surya harus membayar Rp 595.000 untuk perjalanan dari daerah Kasablanka ke Setiabudi, Jakarta. Padahal jarak tempuh kedua titik itu cuma berkisar 4 kilometer. Jika merujuk pada tarif wajar Uber, Dolly semestinya hanya membayar sekitar Rp 18.000.
Aug 3, 2016
Aug 2, 2016
KPPU Siap Eksekusi Perusahaan Kartel SMS Rp 77 Miliar
Tempo.co - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengatakan pihaknya akan segera meminta para perusahaan operator pelaku kartel layanan pesan singkat (SMS) membayar denda total Rp 77 miliar menyusul putusan Mahkamah Agung yang memenangkan permohonan kasasi lembaga itu. BACA: Ini Jawaban Telkomsel dan XL
Jul 17, 2016
Hati-hati Motor Bekas "Kanibal"!
Kompas.com - Harga murah menjadi pertimbangan utama konsumen untuk memilih jalur membeli motor bekas. Kejelian memilih produk jadi yang utama jika ingin mendapat barang bagus.
Ancam dan Tampar Penumpang, Sopir Uber Ditangkap Polisi
Kompas.com - Pengalaman tak menyenangkan menimpa penumpang angkutan berbasis aplikasi Uber berinisial BCC (22). Perempuan tersebut diancam dengan benda mirip pistol oleh sopir Uber yang ditumpanginya dan mengalami tindakan kekerasan.
Mar 4, 2016
Kualitas Honda HR-V Indonesia Dikeluhkan Banyak Pengguna di Internet
Autonetmagz.com - Salah satu tujuan dari membeli mobil baru adalah untuk mendapatkan rasa worry-free karena kita tidak perlu repot-repot lagi ke bengkel jika adanya kerusakan yang diakibatkan oleh usia kendaraan. Namun bagaimana jika mobil baru yang kita beli ternyata memiliki banyak permasalahan yang tidak wajar? Rupanya hal ini dialami oleh banyak pengguna Honda HRV yang belum genap 1 tahun.
Dec 16, 2015
Honda Indonesia "Recall" 20.000 Mobilio CVT
Kompas.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) menggulirkan kampanye perbaikan massal (recall) terhadap sekitar 20.000-an Mobilio, Jazz, dan City di Indonesia. Agen tunggal pemegang merek (ATPM) akan melakukan pembaruan program (Program Update) pada Electronic Control Unit (ECU) pada ketiga model andalan Honda itu.
Aug 12, 2015
Yamaha Indonesia ”Berantem” Soal Suspensi NMAX
Kompas.com - Masih seputar suspensi Yamaha NMAX yang dikeluhkan cukup keras di berbagai forum otomotif, ternyata PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sudah berusaha membuatnya jadi lebih nyaman sesuai keinginan dan kondisi jalan di Indonesia.
Jul 23, 2015
Taksi Gelap di Bandara Soekarno-Hatta Ditertibkan Marinir
Detik.com - Setelah sukses melakukan penertiban di kereta api, Marinir kembali dimintakan bantuan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Marinir diminta Kemenhub melakukan penertiban, selama ini kondisi Bandara Soekarno-Hatta memang butuh penanganan, salah satunya saja urusan taksi gelap.
Namun, penertiban yang dilakukan Marinir atas taksi gelap ini rupanya tak disukai sekelompok orang. Hingga akhirnya beredar broadcast message via BBM soal aksi Marinir menganiaya sopir taksi gelap.
Kadispen TNI AL Kolonel Zainudin memberikan penjelasan soal insiden yang terjadi pada Jumat (17/7) itu. Menurut Zainudin, Marinir merupakan bagian dari tim Satgas setelah diminta bantuan Kemenhub.
"Pada hari Jumat, 17 Juli 2015 pukul 00.30 WIB telah terjadi keributan di terminal 2D Bandara Soetta yang dikarenakan adanya provokasi dari para sopir taksi gelap yang beroperasi disekitar terminal 2D bandara Soetta," terang Zainudin, Minggu (19/7/2015).
Berikut kronologi penertiban taksi gelap menurut Zainudin:
A. Sekitar pukul 00.10 WIB, terdapat sopir TG yang melakukan transaksi dgn WNA di lobi terminal 2D pada saat itu salah satu anggota PAM Marinir Lettu Mar Danang mengetahui hal tersebut sehingga menegur sopir TG namun teguran diabaikan bahkan cenderung melakukan perlawanan.
B. Setelah dilakukan teguran berulang-ulang namun tidak mendapat tanggapan, maka sopir TG tersebut diamankan menuju pos security terminal 2D untuk dimintai keterangan, teman-teman dari sopir TG yang mengetahui hal tersebut berusaha untuk membantu dengan cara meneriaki anggota Pam Marinir yang membawa sopir TG.
C. Setelah sampai di pos security terminal 2D tidak lama kemudian datang 3 org teman sopir TG sehingga ikut diamankan untuk selanjutnya dibawa menuju PKP-PK dengan menggunakan mobil patroli security.
D. Setibanya di PKP-PK 4 orang tersebut diberikan tindakan berupa buka baju, scotjump dan pus up sambil menanyakan siapa koordinator dari TG kemudian salah satu dari sopir TG menjawab baahw koordinatornya bernama sdr. Bintar.
E. Sekitar pukul 00.45 WIB, Pam Marinir dan anggota security Bandara Soeta melakukan sweeping (menggunakan baju preman, celana doreng) dan mendapati para sopir TG yang sedang berkumpul di depan lobi terminal 2D, kemudian anggota Pam Marinir menyampaikan bahwa koordinatornya untuk menghadap ke anggota Pam Marinir namun tidak ada yang menghadap sehingga sekitar 29 orang sopir TG yang berkumpul tersebut diamankan menuju ke PKP-PK dengan menggunakan mobil patroli security.
F. Sesampainya di PKP-PK para sopir TG yang terjaring sweeping diberikan tindakan yang sama (buka baju, pus up dan scutjump) namun ada yang menggunakan pelepah pepaya.
G. Setelah mendapatkan tindakan, seluruh sopir TG membuat surat pernyataan yang berisi "bahwa apabila masih mengulangi hal tersebut maka sopir TG bersedia menerima tindakan tegas dari petugas keamanan bandara"
H. Pada tubuh sdr.fendi terdapat beberapa luka yang diduga akibat pukulan pelepah pepaya namun diberikan pengobatan di klinik angkasa pura.
I. Sekitar pukul 03.00 WIB, seluruh sopir TG dilepaskan kembali.
J. Sekitar pukul 08.00 WIB, 2 anggota subgar mendatangi Ltt Mar Danang di PKP-PK dan hanya menanyakan kejadian terjadi pada pukul berapa? Kemudian dijawab oleh Ltt Mar Danang kejadian sekitar pukul 00.10 WIB selanjutnya anggota subga meninggalkan PKP-PK.
"Tidak ada anggota Marinir yang melakukan pemukulan dgn menggunakan besi melainkan menggunakan pelepah pepaya dan selang air. Sebelum melakukan sweeping terlebih dahulu anggota Pam Marinir melakukan koordinasi dengan pihak security dan pihak dari security bandara juga terlibat dalam giat tersebut," tutup Zainudin.
Namun, penertiban yang dilakukan Marinir atas taksi gelap ini rupanya tak disukai sekelompok orang. Hingga akhirnya beredar broadcast message via BBM soal aksi Marinir menganiaya sopir taksi gelap.
Kadispen TNI AL Kolonel Zainudin memberikan penjelasan soal insiden yang terjadi pada Jumat (17/7) itu. Menurut Zainudin, Marinir merupakan bagian dari tim Satgas setelah diminta bantuan Kemenhub.
"Pada hari Jumat, 17 Juli 2015 pukul 00.30 WIB telah terjadi keributan di terminal 2D Bandara Soetta yang dikarenakan adanya provokasi dari para sopir taksi gelap yang beroperasi disekitar terminal 2D bandara Soetta," terang Zainudin, Minggu (19/7/2015).
Berikut kronologi penertiban taksi gelap menurut Zainudin:
A. Sekitar pukul 00.10 WIB, terdapat sopir TG yang melakukan transaksi dgn WNA di lobi terminal 2D pada saat itu salah satu anggota PAM Marinir Lettu Mar Danang mengetahui hal tersebut sehingga menegur sopir TG namun teguran diabaikan bahkan cenderung melakukan perlawanan.
B. Setelah dilakukan teguran berulang-ulang namun tidak mendapat tanggapan, maka sopir TG tersebut diamankan menuju pos security terminal 2D untuk dimintai keterangan, teman-teman dari sopir TG yang mengetahui hal tersebut berusaha untuk membantu dengan cara meneriaki anggota Pam Marinir yang membawa sopir TG.
C. Setelah sampai di pos security terminal 2D tidak lama kemudian datang 3 org teman sopir TG sehingga ikut diamankan untuk selanjutnya dibawa menuju PKP-PK dengan menggunakan mobil patroli security.
D. Setibanya di PKP-PK 4 orang tersebut diberikan tindakan berupa buka baju, scotjump dan pus up sambil menanyakan siapa koordinator dari TG kemudian salah satu dari sopir TG menjawab baahw koordinatornya bernama sdr. Bintar.
E. Sekitar pukul 00.45 WIB, Pam Marinir dan anggota security Bandara Soeta melakukan sweeping (menggunakan baju preman, celana doreng) dan mendapati para sopir TG yang sedang berkumpul di depan lobi terminal 2D, kemudian anggota Pam Marinir menyampaikan bahwa koordinatornya untuk menghadap ke anggota Pam Marinir namun tidak ada yang menghadap sehingga sekitar 29 orang sopir TG yang berkumpul tersebut diamankan menuju ke PKP-PK dengan menggunakan mobil patroli security.
F. Sesampainya di PKP-PK para sopir TG yang terjaring sweeping diberikan tindakan yang sama (buka baju, pus up dan scutjump) namun ada yang menggunakan pelepah pepaya.
G. Setelah mendapatkan tindakan, seluruh sopir TG membuat surat pernyataan yang berisi "bahwa apabila masih mengulangi hal tersebut maka sopir TG bersedia menerima tindakan tegas dari petugas keamanan bandara"
H. Pada tubuh sdr.fendi terdapat beberapa luka yang diduga akibat pukulan pelepah pepaya namun diberikan pengobatan di klinik angkasa pura.
I. Sekitar pukul 03.00 WIB, seluruh sopir TG dilepaskan kembali.
J. Sekitar pukul 08.00 WIB, 2 anggota subgar mendatangi Ltt Mar Danang di PKP-PK dan hanya menanyakan kejadian terjadi pada pukul berapa? Kemudian dijawab oleh Ltt Mar Danang kejadian sekitar pukul 00.10 WIB selanjutnya anggota subga meninggalkan PKP-PK.
"Tidak ada anggota Marinir yang melakukan pemukulan dgn menggunakan besi melainkan menggunakan pelepah pepaya dan selang air. Sebelum melakukan sweeping terlebih dahulu anggota Pam Marinir melakukan koordinasi dengan pihak security dan pihak dari security bandara juga terlibat dalam giat tersebut," tutup Zainudin.
Jul 9, 2015
Lazada Salah Kirim Lagi, Kali Ini Beli Ponsel Dapat Pewangi
Tempo.co - Situs jual-beli online Lazada kembali menjadi perbincangan netizen karena kasus salah kirim. Kali ini seorang pengguna Twitter mengeluh karena telepon seluler merek Asus Zenfone 6 yang dipesan temannya tak sampai di tangan.
"Hi @LazadaID, ini gimana ya, teman saya order hp asus zenfone6 yang datang isinya KISPRAY!! Tlp ke CC-nya lazada gak bisa dihubungi, thanks," cuit Villy Zulaiqa yang menggunakan akun @VILLYZM, Rabu, 8 Juli 2015. Cuitan Villy pun mendapatkan retweet sebanyak 23 kali.
Tak hanya itu, komentar dari para netizen lain pun bermunculan. Cuitan mereka umumnya bernada kesal. Misalnya akun @sitihamidah03. "@VILLYZM @LazadaID kemarin beli iphone6 yang datang sabun nuvo skrg kispray. Layanan NOL BESAR," cuitnya.
Melalui akunnya yang sudah terverifikasi oleh Twitter, @LazadaID pun menjawab keluhan tersebut. "Terimakasih, akan kami sampaikan ke bagian terkait ya untuk ditindak lanjuti," cuit akun itu.
Kasus salah kirim sebelumnya juga pernah dilakukan Lazada. Pembeli yang menggunakan akun @danisdarusman mengaku membeli sebuah iPhone 6 Plus. Namun, bukannya ponsel yang diterima, Danis justru menerima sabun batangan.
Kekesalan Danis disampaikan melalui akun Twitter-nya. "Minggu lalu beli iphone 6+ di @LazadaID & yg dateng kayak gini. Enteng & 100% bukan iphone isinya. Aku mesti gimana min?" tulis Danis pada akunnya, Minggu, 28 Juni 2015.
Akibat kasus tersebut, Co-Chief Executive Officer Lazada Indonesia Alexandre Dardy mengatakan pihaknya memeriksa semua pihak yang terlibat dalam pengiriman barang itu. Hal ini juga untuk mencegah kasus serupa terjadi pada waktu mendatang.
Tak hanya melakukan pemeriksaan internal, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Sebastian Sieber juga bertemu langsung dengan Danis untuk mengantarkan sendiri barang yang dipesan.
"Hi @LazadaID, ini gimana ya, teman saya order hp asus zenfone6 yang datang isinya KISPRAY!! Tlp ke CC-nya lazada gak bisa dihubungi, thanks," cuit Villy Zulaiqa yang menggunakan akun @VILLYZM, Rabu, 8 Juli 2015. Cuitan Villy pun mendapatkan retweet sebanyak 23 kali.
Tak hanya itu, komentar dari para netizen lain pun bermunculan. Cuitan mereka umumnya bernada kesal. Misalnya akun @sitihamidah03. "@VILLYZM @LazadaID kemarin beli iphone6 yang datang sabun nuvo skrg kispray. Layanan NOL BESAR," cuitnya.
Melalui akunnya yang sudah terverifikasi oleh Twitter, @LazadaID pun menjawab keluhan tersebut. "Terimakasih, akan kami sampaikan ke bagian terkait ya untuk ditindak lanjuti," cuit akun itu.
Kasus salah kirim sebelumnya juga pernah dilakukan Lazada. Pembeli yang menggunakan akun @danisdarusman mengaku membeli sebuah iPhone 6 Plus. Namun, bukannya ponsel yang diterima, Danis justru menerima sabun batangan.
Kekesalan Danis disampaikan melalui akun Twitter-nya. "Minggu lalu beli iphone 6+ di @LazadaID & yg dateng kayak gini. Enteng & 100% bukan iphone isinya. Aku mesti gimana min?" tulis Danis pada akunnya, Minggu, 28 Juni 2015.
Akibat kasus tersebut, Co-Chief Executive Officer Lazada Indonesia Alexandre Dardy mengatakan pihaknya memeriksa semua pihak yang terlibat dalam pengiriman barang itu. Hal ini juga untuk mencegah kasus serupa terjadi pada waktu mendatang.
Tak hanya melakukan pemeriksaan internal, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Sebastian Sieber juga bertemu langsung dengan Danis untuk mengantarkan sendiri barang yang dipesan.
Jul 2, 2015
Gara-gara "Airbag" Fortuner Tak Mengembang, Toyota Astra Digugat Rp 11 Miliar
Kompas.com - Hartono alias Toni (45), warga Grand Ville, Cengkareng, Jakarta Barat, menggugat PT Toyota Astra Motor Rp 11 miliar. Saat mengalami kecelakaan, kantong udara (airbag) mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1491 BJJ miliknya tidak mengembang.
Gugatan itu dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan nomor perkara 534/Pdt.G/2014/Pn.Jkt.Ut tertanggal 29 Desember 2014.
"Hari ini dilakukan sidang dengan agenda pemeriksaan barang bukti," ujar Toni di PN Jakut, Selasa (16/6/2015).
Pantauan Kompas.com, mobil Fortuner warna putih bernopol B 1491 BJJ itu diangkut menggunakan mobil truk. Bagian depan mobil ringsek karena bekas tabrakan. Toni merasa dirugikan dengan insiden yang nyaris merenggut nyawanya.
Toni mengaku sempat menanyakan terkait airbag mobilnya yang tidak mengembang itu ke PT Toyota Astra Motor. Namun, dia merasa tidak mendapat respons positif.
"Sebenarnya simpel. Kita cuma nanyain kenapa bisa terjadi seperti itu? Tapi, seolah disepelekan. Ini menyangkut keselamatan orang banyak," ujar Toni.
Kecelakaan yang dialami Toni itu terjadi pada 26 Juli 2014 di Jalan Raya Hankam, arah barat dekat Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Saat itu, Toni menabrak pohon saat perjalanan ke rumahnya seusai bermain golf.
Naas, airbag yang ada di mobil tersebut tidak mengembang meski bagian depan mobil mengalami benturan keras. Selain ringsek, setir mobilnya juga bengkok, sedangkan airbag tidak mengembang.
Akibat insiden tersebut, Toni menderita luka-luka. Dia mengaku masih merasakan sakit di dadanya.
Toni sudah meminta pertanggungjawaban PT Toyota Astra Motor (TAM) dengan berbagai cara. Dia menghubungi nomor hotline berkali-kali agar melakukan investigasi hingga mengirimkan e-mail.
"Saya telepon dan komplain via e-mail. Karena ini sangat membahayakan dan sudah sering kejadian. Waktu kita komplain, mereka bilang ada tim yang datang. Tapi yang datang cuma orang bengkel doang, bukan tim investigasi," ujarnya.
Menurut Toni, pihak PT TAM menjelaskan melalui e-mail mengenai keluhannya. Menurut e-mail tersebut, penyebab airbag tidak mengembang karena sistem airbag kendaraan Toni belum memenuhi syarat terkait. Sistem airbag Fortuner dalam kondisi normal, sesuai standar Toyota, serta dapat digunakan sesuai ketentuan di buku pedoman pemilik kendaraan.
"Jawaban ini standar, tidak menjelaskan secara detail kenapa airbag mobil tidak berfungsi. Untuk sementara, klaim asuransinya saya tunda, tapi tetap sudah dilaporkan ke pihak asuransi,” ucapnya.
"Saya sangat kecewa dengan mobil ini (Fortuner). Padahal, saat kecelakaan terjadi, kondisinya masih baru karena dapat hadiah usai memenangkan ajang hole in one Turnamen Golf HKBP di Palem Hill, Bogor, 27 Juli 2013," ungkapnya.
Menanggapi gugatan Toni, kuasa hukum PT TAM, Dedy Kurniady, mengatakan bahwa gugatan tersebut tidak berdasar. Sebab, kondisi mobil Fortuner yang digugat tidak sesuai dengan apa yang disebutkan Toni.
"Gugatannya tidak berdasar karena peristiwa tersebut belum memenuhi syarat untuk mengembangnya airbag. Tidak ada malfunction. Saat dicek, airbag-nya juga masih ada kok," ujar Dedy.
Gugatan itu dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan nomor perkara 534/Pdt.G/2014/Pn.Jkt.Ut tertanggal 29 Desember 2014.
"Hari ini dilakukan sidang dengan agenda pemeriksaan barang bukti," ujar Toni di PN Jakut, Selasa (16/6/2015).
Pantauan Kompas.com, mobil Fortuner warna putih bernopol B 1491 BJJ itu diangkut menggunakan mobil truk. Bagian depan mobil ringsek karena bekas tabrakan. Toni merasa dirugikan dengan insiden yang nyaris merenggut nyawanya.
Toni mengaku sempat menanyakan terkait airbag mobilnya yang tidak mengembang itu ke PT Toyota Astra Motor. Namun, dia merasa tidak mendapat respons positif.
"Sebenarnya simpel. Kita cuma nanyain kenapa bisa terjadi seperti itu? Tapi, seolah disepelekan. Ini menyangkut keselamatan orang banyak," ujar Toni.
Kecelakaan yang dialami Toni itu terjadi pada 26 Juli 2014 di Jalan Raya Hankam, arah barat dekat Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Saat itu, Toni menabrak pohon saat perjalanan ke rumahnya seusai bermain golf.
Naas, airbag yang ada di mobil tersebut tidak mengembang meski bagian depan mobil mengalami benturan keras. Selain ringsek, setir mobilnya juga bengkok, sedangkan airbag tidak mengembang.
Akibat insiden tersebut, Toni menderita luka-luka. Dia mengaku masih merasakan sakit di dadanya.
Toni sudah meminta pertanggungjawaban PT Toyota Astra Motor (TAM) dengan berbagai cara. Dia menghubungi nomor hotline berkali-kali agar melakukan investigasi hingga mengirimkan e-mail.
"Saya telepon dan komplain via e-mail. Karena ini sangat membahayakan dan sudah sering kejadian. Waktu kita komplain, mereka bilang ada tim yang datang. Tapi yang datang cuma orang bengkel doang, bukan tim investigasi," ujarnya.
Menurut Toni, pihak PT TAM menjelaskan melalui e-mail mengenai keluhannya. Menurut e-mail tersebut, penyebab airbag tidak mengembang karena sistem airbag kendaraan Toni belum memenuhi syarat terkait. Sistem airbag Fortuner dalam kondisi normal, sesuai standar Toyota, serta dapat digunakan sesuai ketentuan di buku pedoman pemilik kendaraan.
"Jawaban ini standar, tidak menjelaskan secara detail kenapa airbag mobil tidak berfungsi. Untuk sementara, klaim asuransinya saya tunda, tapi tetap sudah dilaporkan ke pihak asuransi,” ucapnya.
"Saya sangat kecewa dengan mobil ini (Fortuner). Padahal, saat kecelakaan terjadi, kondisinya masih baru karena dapat hadiah usai memenangkan ajang hole in one Turnamen Golf HKBP di Palem Hill, Bogor, 27 Juli 2013," ungkapnya.
Menanggapi gugatan Toni, kuasa hukum PT TAM, Dedy Kurniady, mengatakan bahwa gugatan tersebut tidak berdasar. Sebab, kondisi mobil Fortuner yang digugat tidak sesuai dengan apa yang disebutkan Toni.
"Gugatannya tidak berdasar karena peristiwa tersebut belum memenuhi syarat untuk mengembangnya airbag. Tidak ada malfunction. Saat dicek, airbag-nya juga masih ada kok," ujar Dedy.
Subscribe to:
Posts (Atom)
