Showing posts with label Padang. Show all posts
Showing posts with label Padang. Show all posts

Sep 17, 2012

Legit Gurih Bubur Kampiun

Kompas.com - Rumah makan ini sangat strategis, lokasinya tepat di pinggir jalan raya sering dilewati pelancong yang berkunjung ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Ya, jalan raya tersebut menghubungkan kota Padang dan kota Bukittinggi.

Kota Padang memang menjadi satu-satunya akses masuk ke Sumatera Barat melalui jalur udara. Sementara kota Bukittinggi merupakan daerah favorit bagi wisatawan yang melancong ke Sumatera Barat.

Tak heran, rumah makan Aie Badarun seringkali menjadi tempat singgah untuk melepas lelah dan mengisi perut keroncongan saat di perjalanan. Apalagi perlu waktu sekitar 2 jam perjalanan dari Padang ke Bukittinggi.

Jika Anda melewati rumah makan ini di sore hari dan merasa belum lapar karena baru makan siang, jangan buru-buru langsung melajukan mobil. Mampirlah dan nikmati hidangan bubur kampiun.

Walau daftar menu yang dipajang di dinding menampilkan masakan-masakan khas Minang begitu menggiurkan. Saat melangkah masuk, di sisi kiri tampak aneka bubur dan hidangan manis lainnya. Ya, bubur kampiun khas Minang merupakan campuran berbagai bubur.

Anda doyan bubur sumsum ataupun kolak pisang dan bingung mau makan yang mana di antara keduanya? Maka bubur kampiun adalah jawabannya. Bubur kampiun dihidangkan dalam wadah mangkuk bertangkai.

Bubur hitam dari ketan hitam, lalu kolak pisang dicampur. Jangan lupa bubur putih sumsum, bubur cande, dan bubur dalimo. Campur semua dalam satu mangkuk dan jadilah bubur kampiun.

Rasanya sudah tak diragukan. Paduan antara gurih dari santan kelapa dan legit dari gula merah dan pisang yang manis, menjadikan bubur kampiun Aie Badarun memiliki aneka rasa, namun tak saling berlawanan malah berpadu apik.

Rasa manis menjadi tak terlalu kuat karena adanya santan yang gurih dan bubur putih yang terbuat dari tepung beras. Begitu pula sebaliknya, gurih santan mampu diimbangi gula merah. Cocok untuk dinikmati di sore hari dengan segelas teh tawar panas.

Selain bubur kampiun, Aie Badarun juga menjual aneka kuliner khas Minang seperti randang atau rendang, sup, aneka gulai, dendeng, kalio ayam, sampai gulai ikan. Untuk minumah bisa coba yang khas seperti teh telur dan jus jagung. Tertarik mencoba? Langsung saja mampir ke rumah makan Aie Badarun, lokasinya berada di Aie Angek, Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar.

Jul 17, 2011

Harimau Sumatra Akhirnya Dievakuasi

Liputan6.com - Harimau Sumatra yang tertangkap di Padang Pariaman, Sumatra Barat, akhirnya berhasil dievakuasi, Selasa (12/7) malam. Sebelumnya, proses evakuasi terkendala keinginan warga Lubuk Bonta, Sicincin, yang ingin menggelar ritual khusus sebelum menyerahkan harimau tersebut.

Bobot harimau yang dievakuasi diperkirakan mencapai 150 kilogram dengan panjang dua meter. Satwa tersebut depresi dan mengalami dehidrasi ringan. Maklum sudah empat hari sang raja hutan berada dalam perangkap warga.

Menurut Kepala BKSDA Sumbar Agusril, pihaknya berkali-kali berunding dengan warga agar harimau tersebut diserahkan. Semula warga enggan menyerahkan sang harimau. Namun karena kondisi kesehatan harimau terus menurun, ritual adat pun tidak jadi digelar.

Setelah warga menyerahkan, ternyata tak mudah memindahkan harimau dari perangkap ke kerangkeng besi yang disiapkan pihak BKSDA. Setidaknya diperlukan waktu tiga jam. Selain itu, medan yang cukup berat mempersulit upaya evakuasi harimau ke mobil milik BKSDA. Selanjutnya harimau akan dibawa ke Kebun Binatang Bukit Tinggi untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Harimau Sumatra ditangkap warga Sabtu silam karena dianggap meresahkan. Selain sudah memakan belasan hewan ternak, warga juga khawatir akan menjadi korban. Video

Mar 22, 2011

SKB Tiga Menteri Diminta Dicabut

Kompas.com - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi tidak memercayai adanya intervensi dari anggota Kongres AS. Dikatakan, anggota Kongres itu mengirimkan surat agar Pemerintah Indonesia mencabut Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri Nomor 3 Tahun 2008 tentang Jemaah Ahmadiyah Indonesia.


Gamawan, Jumat (18/3) di Padang, mengatakan belum menemukan surat dimaksud. ”Surat yang ditujukan ke Kementerian Dalam Negeri belum ada, tetapi saya mendengar ada surat dari Kongres AS. Namun, belum saya terima dan rasanya tidak mungkin,” ujarnya.

Ditambahkan, isu Ahmadiyah merupakan urusan internal Indonesia. Gamawan mengatakan, SKB tiga menteri yang ditetapkan pada 2008 itu merupakan jalan keluar terbaik untuk menyelesaikan kasus-kasus terkait jemaah Ahmadiyah Indonesia.

Menurut Gamawan, kemungkinan adanya surat tersebut juga tidak berhubungan dengan protes keras Pemerintah Indonesia terhadap AS sehubungan dengan bocornya kawat diplomatik diplomat AS di WikiLeaks yang menyerang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ”Itu dua hal yang berbeda,” katanya.

Dia menambahkan, Presiden Yudhoyono tetap menginginkan penyelesaian isu Ahmadiyah lewat kerja sama Menteri Agama, Mendagri, dan Jaksa Agung. ”Ini tidak mudah,” kata Gamawan.

Oleh karena itu, kata Gamawan, sebuah dialog nasional dilakukan untuk membahas persoalan Ahmadiyah pada 22 Maret mendatang. ”Dialog bertujuan memberikan masukan untuk pengambilan keputusan yang lebih permanen,” katanya.