Showing posts with label Cendana. Show all posts
Showing posts with label Cendana. Show all posts

Oct 7, 2009

Tilep Utang US$ 50 Juta, Mbak Tutut Digugat TPI

PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) mengajukan gugatan perdata kepada Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut. Mbak Tutut dituntut untuk mengembalikan pinjaman perusahaan yang masuk ke rekening pribadinya sebesar US$ 50 juta.

"Kita pinjam dari Brunei Invesment Agency (BIA). Seharusnya masuk ke kita tapi ternyata masuk kepada Mbak Tutut yang terhormat," ujar kuasa hukum TPI Marx Andrian di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Rabu (30/9/2009).

Gugatan terhadap Mbak Tutut didaftarkan Selasa (29/9/2009) di bagian perdata Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Utang itu terjadi pada 27 April 1993, saat putri sulung mantan presiden Soeharto ini menjabat sebagai presiden direktur TPI. Kala itu Tutut mengirimkan permintaan tertulis kepada BIA agar pinjaman tersebut dimasukan ke rekening pribadinya di Chase Manhattan Bank.

Pihak TPI sebenarnya sudah mencoba menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan namun belum juga ketemu jalan keluarnya. Bahkan, pihak TPI sudah memberikan surat somasi sebanyak tiga kali. Somasi terakhir yang dilayangkan 7 September 2009 dan tidak juga ditanggapi.

"Kita kemarin menggugat Mbak Tutut ke pengadilan perdata. Kita minta kembalikan uang itu untuk modal usaha, karena kita lagi sulit-sulitnya. Sudah berapa tahun dari 1993 hingga sekarang, ditambah bunga 12 persen per tahun," imbuhnya.

Jul 4, 2009

Menantu Tipu Mbak Tutut Rp 2 Triliun?


Sidang menantu Siti Hardianti Indra Rukmana atau suami Danty Indriastuty Rukmana, Adrianto Supoyo, akan digelar pekan depan. Ini merupakan kasus rumah tangga yang dipicu oleh dugaan penggelapan kekayaan mertua (Mbak Tutut) senilai Rp 2 triliun.
"Sidang pertama digelar Kamis tanggal 18 Juni. Pekan dilanjutkan sidang kedua," kata Kepala Humas Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Nuheri.

Danty dan Adrianto memiliki tiga anak. Rumah tangga mereka mulai goyang dua tahun lalu. Desakan perceraian semakin kuat setelah Adrianto dituding mencairkan harta keluarga Mbak Tutut senilai Rp 2 triliun.
Gugatan Danty ke Pengadilan Agama merupakan gugatan kumulatif, perceraian dan hak asuh anak sekaligus. Tapi Nuheri enggan merinci kasus ini dengan alasan tidak etis.
"Yang jelas, pada sidang pertama keluarga tergugat (Adrianto) tidak datang. Pekan depan harus datang agar kita bisa melakukan mediasi," kata Nuheri.
Kisruh rumah tangga Danty dengan Adrianto yang berujung di Pengadilan Agama Jakarta Pusat berbanding terbalik dengan kondisi rumah tangga orangtua Danty, Mbak Tutut dan Indra Rukmana, yang harmonis.
Mbak Tutut yang ditanya wartawan soal keretakan rumah tangga putrinya, enggan berkomentar banyak. Ditemui seusai merayakan pesta ulang tahun Danty ke-34 di Buddha Bar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6) dini hari, Mbak Tutut hanya menjawab singkat soal kisruh rumah tangga putrinya. ”Saya tidak tahu,” katanya seperti dikutip Cek & Ricek.