Dec 13, 2015

Akhir Tahun, Lintasan KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok Akan Dibuka

Tribunnews.com - Usai dilakukan serangkaian uji coba lintasan Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta Kota-Tanjung Priok sekaligus perbaikan kembali Stasiun Tanjung Priok sejak beberapa bulan lalu, Kementerian Perhubungan melalui Satuan Kerja Direktorat Jenderal Kereta Api, PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta telah merampungkan hasil. Sehingga dipastikan jika lintasan Commuter Line Jalur Utara tersebut akan diaktifkan kembali pada akhir tahun mendatang.

Lama tidak aktif, terhitung tujuh tahun lalu atau sekitar tahun 2008, Lintasan Jakarta Kota-Tanjung Priok akhirnya kembali dibangun PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta. Karena tidak hanya berperan strategis sebagai penghubung masyarakat Ibukota, lintasan Commuter Line Jalur Utara tersebut telah menjadi salah satu peninggalan sejarah berdirinya Kota Jakarta.

Pengaktifan kembali lintasan tersebut diungkapkan Senior Manager Corporate Comunication PT KAI Daop 1 Jakarta, Bambang Setiyo Prayitno merupakan kabar baik bagi pihaknya. Karena, seperti diketahui sebelumnya, jika pengaktifan lintasan tersebut juga akan kembali menghidupkan aset PT KAI yang telah lama tidak dimanfaatkan.

"Hidupnya kembali Lintasan Jakarta Kota-Tanjung Priok ini akan menjadi akses warga Ibukota yang hendak menuju utara Jakarta ataupun sebaliknya. Bukan hanya itu, lewat pengaktifan lintasan ini juga kami berupaya untuk melestarikan bangunan Stasiun Tanjung Priok yang kini masuk dalam cagar budaya DKI Jakarta," ungkapnya bersemangat.

Namun, guna mengejar target pengaktifan kembali lintasan tersebut, sejumlah pekerja rumah masih harus dilakukan pihaknya, diantaranya penyelesaian perbaikan Stasiun Tanjung Priok, pengujian lintasan rel, dan pemeriksaan sistem persinyalan dan listrik aliran atas. Selain itu, pihaknya pun akan bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan penertiban ribuan bangunan liar yang berada di sepanjang lintasan antara Stasiun Jakarta Kota dengan Stasiun Tanjung Priok.

"Berdasarkan uji coba, pada beberapa titik masih padat permukiman liar warga di sepanjang lintasan rel, dan ada satu perlintasan yang belum memiliki pintu. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan penataan bersama Pemprov DKI Jakarta tentunya," ungkapnya.

Sejumlah pekerjaan tersebut ditunjukkannya dalam laporan uji coba Lintasan KRL Jakarta Kota - Tanjung Priok pada Senin (23/11). Berdasarkan pemantau yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto, didapatkan beberapa catatan penting, seperti percepatan perbaikan Stasiun Tanjung Priok, sterilisasi lintasan rel dari permukiman liar dan pemasangan prasarana KRL.

"PR (Pekerjaan Rumah-red) masih terus kita kebut, karena target peresmian sudah dekat, akhir tahun ini. Pada saat bersamaan, pihak PT KCJ (KAI Commuter Jabodetabek-red) juga masih melakukan pekerjaan, seperti pembuatan gate di Stasiun Tanjung Priok dan beberapa hal terkait penambahan rute ini," tutupnya.

Dihubungi terpisah, Senior Manager Corporate Comunication PT KCJ, Eva Chairunisa menambahkan, pengaktifan kembali lintasan KRL Jakarta Kota- Tanjung Priok menyusul pembukaan Lintasan Citayam-Nambo yang dilakukan pihaknya pada tahun 2015 ini. Sehingga, lewat diaktifkannya kembali lintasan tersebut dapat menjadi akses warga, khususnya warga yang bermukim di wilayah utara Jakarta.

"Lintasan Jakarta Kota-Tanjung Priok ini melayani empat Stasiun, mulai dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Kampung Bandan, Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok. Jadi, lewat aktifnya lintasan ini dapat menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian," jelasnya.

No comments:

Post a Comment